Monday, February 28, 2022

Review: Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel SPF 45 PA ++++

February 28, 2022



Holla...

 

Ini produk yang aku pakai dari tahun lalu, tapi baru review di blog sekarang. Wkwk. Luar biasa ya sibuknya ((((sibuk))))!

 

Sebenarnya tuh ya udah sering banget sebenarnya lihat Azarine ini. Tapi entah kenapa hati ngga tergerak-gerak untuk mencoba. Haha. Sampai pada akhirnya, aku merasa butuh sekali sunscreen yang enteng, ngga greasy tapi memberikan efek hidrasi yang pas untuk kulit keringku. Setelah kulik sana-sini, sampai pada kesimpulan bahwa si Azarine ini mendekati kebutuhanku.

 

Benarkah?

 

Apalagi, ini katanya viral banget ya di tik-tok. Mmmm, worth the hype-kah?

 

Tabir Surya Untuk Para Sunscreen Haters?

 

 


“Daily Skin Protection for the Suncreen Haters”

 

Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel SPF 45 PA++++ tabir surya organik dengan tekstur gel, yang diharapkan dapat memberikan sensasi dingin, ringan, mudah diserap kulit dan tidak menimbulkan whitecast.

 

Selain melembabkan kulit, diklaim memiliki efek menenangkan kulit dan melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar matahari.

 

Dengan hero ingredients berupa ekstrak-ekstrak yang dikenal bermanfaat untuk kulit wajah. Seperti Propolis, Aloe Vera, Green Tea dan Pomegranate.

 

Ingredients

 

Aqua, Glycerin*, Propanediol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Aloe Barbadensis Leaf Extract*, Polymethylmethacrylate, Portulaca Oleracea Extract*, Sodium Hyaluronate, Niacinamide, Curcumis Sativa (Cucumber) Fruit Extract*, Tea (Camelia Sinesis) Extract*, Punica Granatum Fruit Extract*, Phenoxyethanol, Octocrylene, Butylene Glycol, Sodium Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylates Crosspolymer, Propolis*, Picea Abies Extract*, Allantoin, Xanthan Gum*, Panthenol, Disodium EDTA, Lechitin.

(Note: *Ingredients From Natural Resources)

 

Info Produk

 

Netto: 50ml

Produced by: PT. Wahana Kosmetika Indonesia

BPOM: NA18201700868

Price: @65.000 IDR

Where To Buy: Tokopedia - Shopee – Sociolla (For more info, please check IG: @azarinecosmeticofficial / www(dot)azarinecosmetic(dot)com)

 

Tube Praktis Dengan Sentuhan Retro, Cute!

 

Dikemas dalam box tube yang didominasi dengan warna kuning dan tosca. Retro banget sih ini kesannya. Ini juga yang bikin sunscreennya Azarine ini mudah ditandai, kalau berjejer dengan sunscreen lain. Cukup mentereng desainnya.

 



Tutupnya bermodel flip top berwarna putih. Model tutup begini memang umum banget ya ditemui, tapi menurutku tetap fleksibel dan aman. Lubang tempat akses produk keluar juga pas. Membuat produk keluar dengan mudah dan tidak beleber. Meskipun memang akan terputus-putus. Ngga bisa full panjang sejari gitu kalau dikeluarin, namun menurutku lebih karena teksturnya sih.

 

Keterangan dan deskripsi produk cukup jelas dan juga detail. So far sih, ngga ada masalah dengan kemasaannya.

 

Oia! Yang aku sadari juga dari kemasaannya ini adalah, menurutku untuk ukuran seperti ini, isinya juga lumayan banyak. Karena setelah aku lihat sunscreenku yang sama besarnya, tapi isinya lebih sedikit dari sih Azarine ini.

 

Gel Padat Dengan Feel Watery

 

Tesktur gelnya lumayan padat dan cukup watery. Sempat siaga satu, kalau udah gini biasanya bakalan susah diterima oleh kulit dan efek basahnya akan lama. Setelah dipakai, memang efek basahnya terasa sekali ya. Namun, cukup cepat menyatu di kulitku dengan nyaman.

 




Sedikit tips dari aku ya. Setelah diratakan ke seluruh permukaan kulit, langsung dibiarin aja. Karena (dari pemangatanku nih ya..) semakin dipoles-poles, akan semakin lama efek basahnya terasa.

 

Tanpa Fragrance dan Aromanya Nyaman di Penciuman

 

Kalau dilihat dari ingredientsnya, aku ngga menemukan adanya fragrance. Di penciumanku juga ngga menangkap adanya aroma khas parfume. Akan tetapi aromanya tuh masih nyaman sekali. Ngga tercium seperti khas chemical yang mengganggu.

 

How to use

 

Seperti biasanya ya, aku selalu menyarankan untuk menggunakan sunscreen pada wajah dan leher sepanjang dua jari. Oleskan secara merata pada wajah dan leher.

 

Pada direction di kemasaannya, di sarankan untuk menggunakannya 15 menit sebelum melakukan aktifitas di luar ruangan.

 

Namun tetap saja nih Beb, mau keluar ruangan atau tidak, selalu gunakan sunscreen pada day routine kamu ya. Tentunya selalu reapply juga dong.

 

OMG! Begini Ternyata Performanya di Kulitku…

 

Benar-benar ya, ini feelnya ringan banget. Aku tuh pakai ini, rasanya kayak pakai sunscreen. Kayak hanya pakai gel moisturizer gitu aja. Ngga ada ngerasa gerah. Ngga ada whitecast atau pilling. Nyaman banget deh pokoknya. Aku udah sering nemu sunscreen enak. Tapi ini paling nyaman dan nyantol deh di kulitku.

 



Untuk yang masih risih pakai sunscreen karena takut sensasi ngga nyaman. Sepertinya bakalan suka deh sama Hydrasoothe Sunscreen Gel ini. Beneran ramah untuk para "sunscreen haters" seperti klaimnya. Walaupun aku bukan sunscreen haters, tapi yakin deh. Karena rasanya tuh, ngga ada alasan untuk ngga pakai sunscreen, kalau ketemu produk ini. Semua yang ngebetein dari sunscreen, ditangkis sama dia. Tapi ini kulitku ya, kemungkinan untuk berbeda dengan yang lain pasti ada.

 

Oia, ini besar banget kansnya untuk repurchase.

 

Worth The Hype?

 

Jujur aja ya, aku nih mau to the point aja deh. Nyesel banget aku! Nyesel banget baru nyoba produk ini sekarang. Ya ampun. Ke mana sajahkah diriku selama ini? Kok bebal banget, udah banyak orang pada bilang bagus, ringan, ngga whitecast, ngga pilling dan ngga bikin kantong jebol. Aku masih denial (kemarin-kemarin ya), sekarang sih aku akui, semua itu valid!

 

Mungkin karena aku belum pernah coba produk Azarine sebelumnya juga ya. Jadi awalnya agak ragu. Tak kenal maka tak sayang kalau kata orangtua kita ((kita)) dulu.

 

Untuk yang kulitnya kering, gampang gerah dan keringatan kayak aku. Coba deh Beb sunscreen ini. Harganya juga terjangkau, jadi ngga rugi juga sih kalau nyoba.

 

Pros

 

Teksturnya gel yang ringan

Ngga whitecast

Ngga bikin wajah gerah

Ngga pilling

Harga terjangkau

 

Cons

 

Apa ya? belum nemu sesuatu yang berarti untuk dijadikan kekurangannya. Hahayyy!

 

Repurchase

 

Ya jelas dong!

 

Rate

 

(4,8/5)

 

XOXO

 

Madamabi___

 

 

 

Tuesday, February 22, 2022

Review: Elsheskin Radiant Skin Serum | Limited Packaging #YourBeautyGuardian

February 22, 2022



Holla...

 

Gemes banget deh lihat tampilan baru dari si "serum langganan award" ini. 




FYI, sebenarnya ini bukan kali pertama aku mengenal Elsheskin Radiant Skin Serum. Aku menggunakannya pertama kali, sekitar tiga tahun lalu. Kemudian berhenti, lalu coba pakai lagi, berhenti lagi. Putus-sambung lah kalau istilah orang pacaran. LOL.

 

Pada postingan kali ini, fokusku bukan hanya review produk semata. Namun lebih seperti membeberkan apa sih bedanya pemakaian sekarang dengan dulu. Mengingat waktu dan kondisi kulit juga udah berbeda kan? Apalagia ini tampilannya juga berbedan dari yang dulu pernah aku review juga di blog ini.

 

Bisa dibilang bahasannya mirip lah sama review Elsheskin Retinol Rejuvenating Night Serum kemarin. 

 

BacaJuga: Review Elsheskin Retinol Rejuvenating Night Serum

 

Lalu, gimana ya kira-kira hubungan balikan-ku ((balikan)) dengan serum ini?

 

“Luminous Skin, Even Skin Tone, Smooth and Glow”

 



Mengusung Arbutin, Niacinamide, Glutathione, Sodium Ascorbyl Phosphate dan Grape Seed Extract sebagai hero ingredients. Serum ini diklaim membantu mencerahkan kulit kusam. Menyamarkan noda hitam pada wajah yang disebabkan oleh bekas jerawat atau Post-Inflammatory Hypergimentation (PIH). Serta warna kulit yang tidak merata.

 



Selain sebagai pencerah kulit, juga melembabkan kulit juga kaya akan kandungan yang terkenal sebagai antioxidant.

 



Elsheskin Radiant Skin Serum, diformulasikan dengan level pH 5.5. Yang dimana mendekati pH alami kulit. Selain itu, active ingredientsnya diformulasi dengan teknologi liposom. Hal ini diharapkan agar bahan aktifnya dapat meresap lebih baik ke kulit.

 

Dapat digunakan untuk semua jenis kulit dan bumil friendly (namun tetap konsultasikan dengan dokter OBGYN kamu ya). Sudah tersertifikasi BPOM dan Halal MUI dong tentunya.

 

Ingredients

 

 


Info produk

 

Diproduksi Oleh: PT. Immortal Cosmedika Indonesia

 

Untuk: PT. Elshe Estetika Nusantara

 

BPOM: NA18171900256

 

Size & Price: 15 ml (129.000) & 30 ml (215.000)

 

Where To Buy: Sociolla – Official Store Elsheskin via Tokopedia & Shopee – Website Elsheskin – WA

 

Untuk pembelian via website dan WA yang ada di bio akun Instagram @elsheskin. Kalian bisa pakai kode "SQUADSARIHATI" untuk diskon 10% dan bisa konsultasi kulit online juga lho.

 

Kemasaan Lilac-nya, Kekinian Sekaliii

 



Secara bentuk fisiknya sama ya, dengan kemasaan Radiant Skin Serum yang dahulu. Sama-sama dikemas dalam botol kaca tebal dengan aplikator berupa pipet tetes yang menyatu dengan tutupnya.

 

Namun, perbedaan terdapat pada warna dan desain boxnya.

 

Boxnya berbentuk tabung segitiga (bentuk apa sih ini namanya? LOL! yang paham bebentukan boleh info di comment ya Beb) yang bisa dibongkar-pasang seperti puzzle. Setiap sisinya sengaja tidak direkatkan dengan lem, agar bisa dibuka dan terlihat info tambahan di dalamnya. Yaitu keterangan pH dan tips agar pemakaian lebih maksimal.

 




Boxnya tadi didominasi dengan warna ungu pastel atau lilac. Yap, warna yang lagi heits banget saat ini. Begitupun botol kacanya. Meskipun badan botol berwarna putih, namun font di botol dan tutupnya berwarna lilac. Meskipun masuk kategori warna soft dan pastel, namun dia memiliki keunggulan dibanding packaging pastel dari serum Elshe lainnya. Yaitu, font di botolnya masih jelas kebaca dan cukup ketangkap oleh kamera jadulku.

 

Deskripsi dan info produk lengkap dan jelas. Hanya saja, tulisannya masih kekecilan untuk kemasaan 30 ml. Masih banyak space yang bisa dipakai, jadi gedein dikit tulisannya kayaknya bisa sih.

 

Aku punya yang size 30 ml. Meskipun diberi alternatif, size 15 ml untuk dibawa-bawa bepergian, yang gede ini masih oke sih. Ngga begitu makan tempat kok.

 

Gel Bening Yang Cair dan Mudah Meresap

 

Serum ini teksturnya gel liquid bening yang cair, licin dan mudah meresap. Kalau diingat-ingat dan dirasa-rasa ya Bok, kayaknya lebih lite dikit dari yang dulu deh.


Apakah aku saja yang merasa begini?

 



Oia, kalau dilihat dari chart-nya memang yang Radiant Skin ini paling cair di antara semua saudara-saudaranya.

 



Dulu Tuh Dipakai Masih Ada Efek Tingling, Sekarang Gimana Ya?

 

Nah, setelah kembali menggunakan yang versi baru ini. Menurutku, baik yang dulu ataupun yang sekarang ini, sama-sama masih ngasih efek tingling di pemakaian awal. Namun, sekarang kulitku lebih mudah dan cepat beradaptasi dengan Radiant Skin Serum ini.

 

Aromanya Tuh Khas Banget Ya Si Radiant Skin Ini…

 

Meskipun kabarnya nih hanya ganti baju. Tapi first impression aku pas pakai yang versi lilac ini tuh ngerasa aromanya ngga sekuat dulu. Masih khas lah aromanya Radiant Skin yang agak nyengat ini, namun rasanya yang ini lebih smooth dikit. Hihi.  Namun tetap sih, aku kurang suka aromanya yang seperti obat di penciumanku

 

How To Use

 

Kamu bisa gunakan sekitar 4-6 tetes Elsheskin Radiants Skin Serum pada seluruh area wajah yang sudah bersih. Atau kamu bisa juga gunakan sebagai spot treatment, di area bekas jerawat kehitaman saja. Dapat digunakan pada pagi dan malam.

 

Serum ini dapat di-layer dengan serum Elshe lainnya, yaitu:

 

Elsheskin Smoothing Serum

Elsheskin Daily Boost Antioxidant

Elsheskin Hydracare Calming Serum

Elsheskin Retinol Rejuvenating Night Serum

Elsheskin Bakuchiol Revitalizing Serum

 

Note: Tidak digunakan pada jerawat aktif!

 

Yang Punya Bekas Jerawat Kehitaman, Sini Mariii…

 

Serum ini diklaim untuk menghilangkan noda hitam akibat bekas jerawat dan dapat meratakan warna kulit. Pada awal aku pakai, sekitar 3 tahun lalu, efek ini sebenarnya terasa, tapi cukup santai dikulitku.

 

Tapi di kulit wajahku yang paling terasa dengan cepat adalah, mampu mengontrol produksi sebum. Sehingga kulit wajahku tidak begitu oily dan terkesan kucel. Lalu membuat tekstur kulit jadi halus, bekas jerawatku mulai rata perlahan. Niacinamide-nya berkerja dengan baik menurutku.

 

Di pemakaian yang sekarang, aku juga paling ngeh bahwa serum ini juga membantu meratakan warna kulitku dan membantu menyamarkan bekas jerawatku. Lav! Kondisi kulit juga jadi stabil. Ngga ngambek, haha. Tekstur juga terlihat makin terawat.

 



Saat menggunakan serum ini, kondisinya aku juga sedang menggunakan Daily Boost Antioxidant yang aku smoothies bareng si Radiant ini dan juga Hydra Boost Oil Free Moisturizer pada day routine. Lalu pada night routine aku pakai Retinol Rejuvenating Night Serum. Jadi perpaduan tadi memang membuat kerja dari serum lilac ini semakin optimal.

 

Conclusion

 

Meskipun di awal masih ada tingling, namun serum ini ampuh untuk meratakan warna kulit dan menyamarkan dark spot/PIH. Belum lagi teksturnya enak pula kan... Meskipun tipis banget, tapi aku sih ngerasa pemakaian yang sekarang dengan yang dahulu tuh ada bedanya. Baik dari experience sampe performanya di kulitku.

 

Yaaaa, jelas sih ya. namanya juga rentang waktu cukup jauh. Ditambah kondisi kulitku juga sudah jauh berbeda dengan yang dulu.

 

Meskipun bukan sesuatu yang baru, namun aku senang deh menggunakan serum ini lagi. Tetap bikin aku terkagum-kagum. Baik karena tampilannya yang makin ciamik, juga formulasinya yang (aku rasakan) semakin nyaman di kulitku.

 

Mengingat ini udah langganan award dari dua beauty platform jagoan Indonesia, kalian para skincare addict yang belum coba. Yukkk deh, cus cobain! Apalagi ada mini sizenya, oke buat yang mau ngetes dulu. Untuk yang udah pernah pakai packaging lama kayak aku, boleh lagi sih ini dipakai lagi.

 

Pros

 

Packaging cantik dan semakin eye catching

 

Tekstur cair dan ringan

 

Cepat meresap

 

Efektif menyamarkan bekas jerawat

 

Cons

 

Aromanya kurang bersahabat di hidung, hihi

 

Repurchase

 

Maybe. Karena serum Elsheskin lainnya masih menanti dicobain tu-atu.

 

Rate

 

(4/5)

 

XOXO

 

Madamabi___

 

 

Monday, January 24, 2022

Review: Rintik Skincare Shower Oil

January 24, 2022



Holla...

 

Baru kali ini banget deh denger dan tahu yang namanya shower oil. Sebagai orang yang gandrung dengan body care, tertarik banget dong pastinya mau nyobain shower oil ini. Apalagi kulitku super kering kan, jadi merawat kulit tubuh tuh termasuk prioritas. Belum lagi nama brandnya teduuuh banget kan Beb, R.I.N.T.I.K. Hihi.

 

First, Kenapa Sih Kita Butuh Rintik Skincare Shower Oil Ini?

 

Sebelum bahas produknya dan gimana pengalaman aku pakai produk ini. Aku mau infoin dulu nih, kenapa sih kita butuh yang  namanya Shower Oil dari Rintik Skincare ini?

 



Jadi begini, Shower Oil merupakan body care yang difungsikan sebagai conditioner tubuh. Nah, menarik kan? Karena selama ini kita tahunya hanya hair conditioner aja. Sekarang ada juga nih body conditioner. Selain memiliki manfaat sebagai pengganti body wash, dapat juga dijadikan pelengkap dalam bath routine kamu. Agar suasana mandi di rumah bisa sama mewahnya kayak di spa gitu Beb. Jadi selain membersihkan tubuh, sekalin me time. Treat your body, reward yourself gitu deh.

 



Tidak hanya itu, produk ini juga diformulasi agar menutrisi kulit, menjadikannya lebih halus, lembut dan lembab.

 

Produk body care dari brand lokal asal Lampung ini ditujukan untuk pemilik kulit tubuh yang kering dan normal. Oia, selain Vegan juga sudah ada izin BPOM-nya ya.

 

Dengan 5 Kandungan Oil Yang Terkenal Baik Untuk Kulit

 

Shower Oil ini  terdiri 5 jenis minyak berbahan natural yang sudah terkenal manfaatnya untuk merawat keindahan dan kesehatan kulit. Yaitu: Almond Oil, Cananga Oil (Ylang Ylang), Sunflower Oil, Bergamot Oil dan Grapeseed Oil.

 

Almond Oil mengandung Vitamin E yang mampu melembabkan kulit.

 

Cananga Oil (Ylang Ylang) dapat membantu mencerahkan kulit dan sebagai aromatherapy.

 

Sunflower Oil sangat kaya akan asam lemak omega-6 dan vitamin E yang dapat meredakan kemerahan, iritasi dan menghaluskan kulit.

 

Bergamot Oil selain sebagi Anti-bakteri, juga berfungsi sebagai Anti-inflamsi untuk kulit lho.

 

Last but not least, ada Grapeseed Oil yang mengandung Antioksidan dan Antimikroba yang dapat membantu membersihkan kotoran yang menempel di kulit tubuh.

 

Ingredients

 



Info Produk

 

Manufactured by: PT.Mash Moshem Indonesia

 

Distributed by: PT. Rintik Natural Indonesia

 

BPOM: NA18210701473

 

Netto: 100 ml

 

Price: @149.000 IDR

 

Where To Buy: Shopee (yang mau belanja, langsung klik di sini ya) & Tokopedia.  Bisa juga via WA yang ada di link bio IG Rintik Skincare, di sini kalian dapat berkonsultasi online sebelum membeli lho.

 

For more info, kalian bisa langsung mengunjungi akun Instagram mereka ya : @rintik.skincare 

 

Selain Desainnya Aesthetic dan Vintage Kemasaannya Super Safety Lho!

 

Dari awal lihat kemasaan Shower Oil Rintik, aku tuh ngebatin. Ini sih tipe aku banget desainnya. Haha. Mulai dari warna sampai detail ilustrasinya aku suka banget deh ngelihatnya. Aesthetic dan Vintage.

 



Boxnya didominasi dengan warna cream dan ilustrasi berupa tanaman Almond, yang tidak lain dan tidak bukan adalah salah satu kandungan utamanya. Keterangan dan info seputar produk sangat lengkap pada box ini. Mulai dari deskripsi produk, ingredients, how to use dan info penting lainnya. Tidak hanya itu, boxnya juga dilapisi dengan segel plastik bening.

 



Untuk botolnya, memiliki desain serupa. Dengan material plastik bening yang hampir seluruh badan botolnya dilapisi oleh stiker kertas yang memuat keterangan produk. Desain dan ilustrasinya masih sama dengan yang ada di box. Tutupnya model press top berwarna putih. Botolnya ini juga di-seal lagi dengan plastik lho. Ngga sampai di situ aja usaha Rintik untuk mengamankan isi produk yang berupa minyak dan rentan tumpah ini. Pada mulut botolnya ditutup lagi dengan segel alumunium foil. Cakep sih ini usahanya. Karena memang rentang tumpah kan kalau minyak.

 

Mmm… Kalau Oil Begini, Greasy Ngga Sih?

 

Teksturnya itu berupa minyak berwarna keemasan yang konsistensinya ngga terlalu kental ataupun cair. Pekat namun ringan. Medium lah.




Sempat mikir bakalan greasy di kulit, karena namanya juga oil kaaaan. Eh tahunya dia langsung teremulsi. Jadi begitu kenak ke kulitku, ngga seperti lapisan minyak yang licin dan lengket, melainkan teremulsi menjadi seperti creamy wash yang ringan dan sedikit foaming.




Oia,ketika dibilas memang terasa seperti ada lapisan yang melaminasi kulit dan terasa melembabkan. Namun bagiku, tidak sampai menimbulkan rasa lengket ataupun risih yang ngga nyaman kok. Hanya saja (mungkiiiin) untuk yang terbiasa dengan body wash dengan finish keseut akan sedikit ngerasa aneh.

 

Aroma Kenanga-nya Mendominasi dan Bikin Relax Banget

 

Ketika aku unboxing Shower Oil ini, aromanya itu berhasil menyelinap ke penciumanku. Padahal, kayak yang aku  bilang sebelumnya, segelnya berlapis-lapis dan rapat banget. Akan tetapi, bukan dalam artian wangi yang menyengat, nyegrak dan tajem ya. Melainkan aroma wangi yang feelnya natural dan pure, meskipun masih terdapat fragrance pada kandungannya. To be honest, aku sih pengen agak lebih strong dikit lagi sih aromanya. Tim aroma kuat soalnya.

 

Yang paling mendominasi adalah aroma khas Ylang Ylang atau Cananga Oil atau Bunga Kenanga. Aku tahu benar aroma ini, karena dulu punya pohonnya dan terbiasa dengan aromanya. Aroma bunga kenanga yang alami, floral segar dengan sedikit hint asam. Lalu samar-sama, tercium juga aroma almond yang manis, menenangkan serta berhasil jadi mood booster.

 

Memang, ketika digunakan akan terjadi perubahan kualitas aroma. Nah, ini tuh tergantung dari cara pengunannya lho. Jika dipakai langsung ke badan, aromanya kenanga-nya masih tercium hanya saja akan tercium juga aroma khas minyak yang sedikit langu dan nutty. Tetap tercium, namun tidak begitu semerbak lagi. Tapi tetap ngga mengurangi efek relaksasinya kok.

 

Sedangkan kalau ditetesin ke bak air hangat, aromanya semakin menyeruak layaknya aromatherapy. Init uh dapat banget sih feel kayak di spa-nya.

 

3 Cara Penggunaan Dengan Sensasi Yang Berbeda

 

Ngga hanya aroma, cara penggunaan juga mempengaruhi sensasi dari si Shower Oil ini. Selama menggunakan ini, aku tuh udah tiga kali eksperimen cara penggunaan lho.

 

Pertama, bisa digunakan langsung (tanpa menggunakan sabun terlebih dahulu) setelah membasuh badan dengan air. menurutku, ketika dipakai langsung, efek moisturizingnya sangat maksimal. Lebih terasa rich. Cocok untuk yang kulitnya super kering (sepertiku), dan nyaman-nyaman aja dengan sensasi moisturizer yang melapisi kulit.

 

Kedua, kamu bisa gunakan setelah penggunaan sabun. Ini efeknya mirip dengan yang pertama. Lembab namun tidak terlalu rich. Oke sekali untuk yang mau efek moisturizing optimal namun tidak mau lapisan moisturizernya terlalu melekat di kulit.

 

Ketiga, diteteskan pada bak air hangat. Atau kalau punya bath tub silahkan berendam ya. Karena aku ngga punya, jadi nya seperti air siraman kayak orang mau nikahan atau nujuh bulanan gitu aja deh Beb. LOL. Ketika dituang ke bak air hangat, aromanya lebih intense dan efeknya lebih ke arah relaksasi. Enak banget deh kalau dipakai malam hari mau bobo. Calming-nya dapat. Tetap memberikan kelembaban pada kulit, namun tidak semaksimal ketika digunakan langsung.

 

Menurutku, ketiganya oke, sesuaikan dengan kebutuhan kamu dan kondisi kulitmu saat menggunakanya aja ya.

 

Dry Skin Bestie Banget dan Meminimalisir Aroma Tidak Sedap Pada Tubuh

 

Selama rutin pakai ini sekitar dua minggu, aktifitas mandiku jadi menyenangkan banget. Jadi lebih relax dan kulit lebih lembab, halus, lembut dan glowing. Sel kulit mati ngga kelihatan terlalu menumpuk dan membuat kulit jadi kayak bersisik. Kalau habis mandi, ngga yang kayak buru-buru banget gitu nyari body lotion karena takut kulit jadi kering kerontang. Tapi meskipun begitu, aku tetap selalu menggunakan body lotion, karena ngga mau jadi habit aja gitu, ngeskip body care. Semoga ntar Rintik ngeluarin body lotion juga deh, biar wanginya lebih klop. Kode ini mah. Hihi.

 




Oia, selain kelembaban kulit. Ada hal penting yang aku rasain selama pakai produk ini. Yaitu, aroma tubuh yang tidak sedap semakin terminimalisir. Awalnya ngga kepikiran ke sini ya. Tapi setelah aku rasakan, kok memang iya ya. Aroma tubuh jadi lebih menyenangkan. Bahkan tanpa disadari, wangi bunga kenanganya tuh kecium di sela-sela lipatan kulit. Seperti siku, telapak tangan dan jari-jari. Padahal udah mandi beberapa jam lalu.

 

Worth To Buy?

 

Baru ini pakai Shower Oil, dan aku sangat suka. Menyenangkan sekali rasanya mengenal produk ini. Bangga banget sama produk lokal. Good job sih buat Rintik yang bisa mengusung konsep dan inovasi baru seperti si Shower Oil ini.

 

Aku suka mulai dari packagingnya, kandungan yang terdapat di dalamnya, sampai bagaimana dia berkerja di kulitku tuh sangat memuaskan. Selain itu, bagiku produk ini berhasil banget sih menjawab kebutuhanku. Si kulit kering yang gandrung me time dengan cara merawat diri.

 

Rekom banget deh untuk dicoba. Selain kualitasnya memang bagus. Produk ini akan memberikan experience yang berbeda dan menyenangkan pada proses mandi kamu. Coba deh. Belum lagi, harganya juga cukup terjangkau, untuk sensasi yang menyerupai perawatan tubuh di spa.

 

Pros

 

Konsep menarik

 

Packaging safety dan aesthetic

 

Teskturnya mudah ter-emulsi dan tidak greasy

 

Aromanya bikin relax

 

Membuat kulit lembab, lembut dan halus

 

Meminimalisir aroma tubuh yang tidak sedap

 

Cons

 

Pengennya sih, aromanya lebih strong dikit lagi deh

 

Boleh dong ada size yang gede dengan harga lebih ekonomis, hihi.

 

Repurchase

 

Maybe!

 

Rate: 4,5/5

 

XOXO

 

Madamabi___

 

Review: Mother Of Pearl My Lips But Prettier Skin Tint | 07 Pretty Bold

Okeh.. waktunya kita review lipennya mama ayang!! Dari awal kemunculan Mother Of Pearl, aku udah ngebatin "harus coba nih!". At ...