Showing posts with label Body Care. Show all posts
Showing posts with label Body Care. Show all posts

Friday, September 15, 2023

Review: Rintik Skincare No Bump Lotion

September 15, 2023



Bebs, Merawat kulit dan menjaga skin barrier itu,ngga hanya berlaku untuk kulit wajah lho! Namun juga kulit tubuh kita. Kenapa? Karena... Kulit tubuh juga kerap memiliki problemnya sendiri. Sebut saja jerawat, bruntusan, kasar dan kusam. Hampir mirip juga dengan permasalahan kulit wajah kan?


Nah, kalau aku sendiri nih mengalami yang namanya chicken skin pada area keti. Juga siku dan lutut yang bertekstur, kasar dan cenderung gelap. Hal ini bikin ngga nyaman. Karena kondisi kulit yang bermasalah tersebut selain mengganggu estetika, juga mempengaruhi kondisi kulit. Contohnya nih, kulit yg kasar pada lutut dan siku. Ngga asyik lho itu.


Yah, namanya juga usaha Beb, aku tuh rutin pakai lotion atau cream yang diklaim mampu mengatasi hal-hal tersebut, seperti axillary cream atau produk eksfoliasi tubuh. Sampai akhirnya ketemu No Bump Lotion dari Rintik Skincare ini. Fyi, ini tuh produk Rintik ketiga yang aku pakai. Dua produk sebelumnya (Shower Oil dengan Stretch Mark Oil) tuh aku cocok dan cinta sekali.


Mmm, kira-kira yang ini cocok juga ngga ya?


Rintik Skincare No Bump Lotion | 1 Lotion Untuk 6 Manfaat



Rintik Skincare No Bump Lotion adalah produk dari brand lokal asal Lampung yang memiliki klaim "for rough and bumpy skin".


Jadi maksudnya tuh, bodycare ini diformulasi khusus untuk mengatasi chicken skin, jerawat badan, kulit bruntusan dan kulit budukan dengan star ingredients seperti AHA, Ceramide, Collagen dan Cica.


Selain memperbaiki tekstur kulit, lotion ini diklaim dapat membantu memperbaiki skin barrier agar kulit tetap sehat dan terlindungi. Kulit juga akan tampak lebih cerah karena adanya kandungan AHA (eksfoliator) di dalamnya.


No Bump Lotion ini tentunya sudah dermatologically tested dan memiliki izin BPOM jadi aman ya.


Ingredients



Tubenya Simpel, Praktis dan Anti Luber


Untuk kemasaannya simpel dan tetap usefull. Tube yang didominasi warna putih dengan detail navy yang feelnya ala-ala Scandinavian ya (hihi).


Tutupnya mudah ngeklik ketika dibuka Dan ditutup. Lalu produknya juga mudah keluar dari celah lubang pada tutupnya tersebut. Ukuran lubangnya juga pas. Ngga bikin produknya luber ketika keluar, ataupun macet.




Produk ini dipasarkan tanpa box, namun terlindungi segel plastik di seluruh badan kemasaan. Pada bagian lubang tempat keluar produk juga di segel aluminum foil lagi. Jadi tetap safety kok.


Selain itu, meskipun tanpa box, keterangan produknya juga jelas dan lengkap. Jadi menurutku, ngga masalah sih meskipun tanpa box.


Oia, untuk ukuran 100 ml. Size tubenya juga sesuai. Tidak terlalu travel friendly memang, akan tetapi ngga bulky yang sampe makan tempat juga sih.


Tekstur Krim Padat, Tanpa Rasa Lengket




Teksturnya berupa krim yang padat dan terasa rich. Namun kabar bagusnya nih, meskipun terlihat sepekat itu. No Bump Lotion ini mudah diratakan dan meresapnya pun ngga makan waktu lama. Udah gitu, feelnya di kulit juga ngga lengket. Malah terasa ringan. Sama sekali ngga ada rasa oily walaupun efek lembabnya pun terasa maksimal.


Selama pakai produk ini nyaman-nyaman aja. Meskipun digunakan pada area yang rentan terhimpit dan berlipat seperti underarm, tetap nyaman dan terasa "kering". Jadi ngga risih.


Intinya tuh, kelihatan berat tapi sebenarnya ringan sekali untuk tekstur dan formulasinya.


How To Use


Karena mengandung AHA, pemakaiannya hanya di malam hari ya Bebs dan siang harinya dianjurkan untuk memakai sunscreen.


Cara pakainya juga mudah saja, tinggal dioleskan tipis pada bagian kulit yang bermasalah. Seperti kasar, bertekstur, chicken skin atau yang berjerawat maupun bruntusan.


Hindari penggunaan pada seluruh tubuh dan bagian kulit yang terluka ya.


Lalu Bagaimanakah Performa Produk Ini? 


Oke, aku jabarin di sini ya. 


Tapi, sebelumnya aku jelasin lagi. Bahwa yang jadi concern aku adalah chicken skin di keti. Kemudian lutut serta siku yang kasar, bertekstur juga gelap. Jadi fokusku memang hanya pada ketiga bagian ini saja.


Jadi, pada awal-awal pemakaian (sekitar 1-3 hari pertama) aku merasakan kulit aku jadi terasa lebih lembab dan halus. Apalagi ketika lotionnya baru diaplikasikan, lembabnya tuh nampol banget.


Lalu setelah lanjut lagi pemakaian sampai satu mingguan, aku mulai melihat kulitku ngga hanya terasa halus. Tapi juga teksturnya semakin mulus. Untuk bagian siku dan lutut yang berlipit-lipit, terlihat lebih samar dan tidak begitu bergerutu. Namun, di sini aku belum merasa perubahan yang signifikan pada bagian underarm karena No bump lotion memang fokusnya untuk memperbaiki tekstur kulit. Mencerahkannya itu bonusnya.


Lalu di sekitar 3 mingguan, aku udah mulai ngeh nih kalau lutut dan siku jadi lebih mulus. Garis-garis lipitannya lebih ngeblur kalo diperhatikan. Kalau disentuh tuh lebih lancar.  Minim terjalan, kayak jalan berkerikil baru di aspal. LOL. Bahkan sebelumnya di lutut dan siku terdapat bagian kulit yang mengeras, tapi sekarang tuh aku pegang-pegang kok kulitku di area tersebut jadi pada lembut-lembut ya? Hihi.


Bagian underarm juga terasa lebih halus dan tekstur chicken skinnya memudar.


Fyi, aku sudah pakai selama satu bulan pada malam hari. Kondisi terakhir yang aku pantau, kulit ngga hanya lembab, halus dan jadi lebih mulus (tekstur kulit terminimalisir) tapi juga kelihatan lebih cerah. Hal ini karena No Bump Lotion  juga dapat mengeksfoliasi kulit kan. Sehingga sel kulit matiku yang tadinya menumpuk jadi terangkat. 


Worth To Buy?


Di antara krim-krim serupa yang pernah aku pakai, Rintik Skincare No Bump Lotion ini yang progress-nya kelihatan paling gercep.


Benar-benar kerasa sekali perubahannya dari waktu ke waktu. Khususnya fungsi menghaluskan kulit dan eksfoliasi. Hasilnya terlihat cukup signifikan. Plus dapat kulit lembab nampol tapi feelnya tetap nyaman tanpa rasa lengket lagi. Aaaa, suka deh!


Untuk kalian yang memiliki concern kulit tubuh seperti yang aku paparkan di atas. Misalnya nih, kulit yang kasar, bertekstur atau bahkan body acne. Boleh deh coba pakai ini. Recommended.


Belum lagi ya nih, isinya banyak dan harganya terjangkau. Cuss!


Pros


Cepat meresap

Lembab

Tidak lengket

Isinya banyak

Affordable

Efek smoothing skin dan eksfoliasinya terlihat signifikan


Cons


Oke-oke aja sih akutuh..


Info Produk


BPOM: NA18220109173


Netto: 100 ml


Price: Rp 89.000


Where to buy: Official store Rintik Skincare @ Shopee: Rintik Skincare Official| Tokopedia: Rintik Skincare Official 


For more info please check IG @rintik.skincare atau TikTok @RintikSkincareIndonesia


Rate


4/5


XOXO


Madamabi___


Monday, February 20, 2023

Review: Rintik Skincare Stretch Mark Oil

February 20, 2023


Sebagai seorang Ibu yang pernah mengandung dan melahirkan, pastinya merawat tanda cinta dari buah hati a.k.a stretch mark jadi concern aku. Ya, walaupun aku paham kok, stretch mark ngga bisa hilang sepenuhnya. Melainkan hanya memudar dan mengoptimalkan kondisi kulit yang sudah merenggang tadi.


Btw, perkara stretch mark ini juga sering dianggap sama dengan selulit. Nah, menurut kamu sama ngga Beb?


Oke kita bahas dulu perbedaan selulit dengan stretch mark..


Singkatnya, selulit gelombang atau kerut pada kulit yang menyerupai kulit jeruk dan tidak mengubah warna kulit. Disebabkan oleh tumpukan lemak di bawah permukaan kulit. Selulit dapat muncul di mana saja.


Sedangkan stretch mark adalah guratan berbentuk garis-garis berwarna putih atau kemerahan yang sangat berbeda dengan warna kulit. Umumnya disebabkan oleh merenggangnya kulit. Seperti saat hamil atau ketika naik maupun turunnya bobot tubuh. Stretch mark kerap muncul di sekitar paha, perut, pinggul dan payudara.


Seperti yang kita ketahui, keduanya memang tidak benar-benar dapat hilang sempurna. Namun, dapat memudar dengan  beberapa jenis treatment. Salah satunya seperti mengolesi minyak, krim atau produk khusus perawatan selulit dan stretch mark.


Nah, seperti yang tengah aku lakukan saat ini. Aku juga lagi pakai produk stretch mark oil dari Rintik Skincare. FYI, sebelumnya aku juga udah pernah pakai produk dari brand Lokal ini. Yaitu Rintik Skincare Shower Oil. Ada yang ingat ngga ulasan aku tentang produk ini?


Baca Juga: Review Rintik Skincare Shower Oil


Sedangkan untuk review Rintik Stretch Mark Oil, aku ulas di bawah ini ya..


Rintik Skincare Stretch Mark Oil| Pudarkan Stretch Mark Serta Selulit dengan Kandungan Collagen dan Stem Cell Infused




Rintik Skincare Stretch Mark Oil adalah body care yang diklaim membantu memudarkan stretch mark dan selulit. Memperbaiki tekstur kulit. Mengurangi rasa gatal di area stretch mark. Membantu mencerahkan warna kulit pada area stretch mark. Juga membuat kulit menjadi lebih kenyal dan elastis.


Diformulasi dengan ingredients power seperti Grape Seed Oil, Astragalus Root Extract, Lemon Extract, Rice Barn Oil, Collagen, Stem Cell Infused.


Stretch Mark Oil ini ditujukan untuk semua jenis kulit. Dapat digunakan mulai usia 14 tahun. Tentunya Ibu Hamil (Bumil) dan Ibu Menyusui (Busui) friendly.


Info produk


Netto: 90 ml


BPOM: NA18210110800


Price: Rp99.000


Where To Buy: Official store Rintik Skincare @ Shopee: Rintik Skincare Official| Tokopedia: Rintik Skincare Official 


For more info please check IG @rintik.skincare atau TikTok @RintikSkincareIndonesia @StretchmarkOilRintik



Ingredients




Aqua, Butylene Glycol, Glycerin, Phenoxyethanol, PEG-40, Oryza Sativa Bran Oil, Sunflower Oil, Vitis Vinifera Seed Oil, Lemon Extract, Parfum, Disodium EDTA, Astragalus Membranaceus Root Extract, Hydrolyzed Codonopsis Pilosula Root Extract, Malus Domestica Fruit Cell Culture Extract, Phospholipids, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Collagen, Xanthan Gum


Packaging Ala Spa yang Travel Friendly


Stretch Mark Oil Rintik ini dikemas dalam box cream dan botol coklat.  Sederhana, namun aura kemasaannya khas produk-produk spa gitu lho.


Sempat lihat produk ini seliweran di Instagram, aku pikir botol kaca. Tapi sebenarnya, dia tuh botol plastik yang ringan dan lebih travel friendly. Karena safety dibawa-bawa tanpa takut pecah. Cukup slim, jadi enak aja gitu diselip-selipin.





Tutupnya model press top berwarna hitam yang rapat, jadi produk ngga mudah bocor.


Oh iya.  Aku mau mengapresiasi brand Lokal satu ini dalam pengemasan produknya. Apik sekali. Segel plastik ngga hanya di box, namun botolnya juga disegel plastik lagi. Mungkin karena mereka sadar benar kalau produknya rentan untuk tumpah ya, jadi ngga gampang tumpah deh.Good job Rintik! Thumbs up.


Stretch Mark Oil? Lengket dong!!




Eits, tenang... Meskipun namanya stretch mark oil, namun menurutku teksturnya lebih seperti emulsion dengan warna keruh. Padahal aku udah siap mental aja di awal kalau feelnya bakalan oily. Eh taunya ngga dong.


Mudah meresap, namun karena dia watery, diratain sambil pijat-pijat pelan juga enak. Ngga ada lengket ataupun rasa risih sama sekali lho.


Ada sensasi sejuk juga di kulit. Ini bikin rasanya jadi makin nyaman deh.


Dengan Aroma yang Menyenangkan dan Menenangkan


Aromanya adalah salah satu hal yang bikin aku terkesan dengan produk ini.


Wangi beras yang condong manis sekaligus segar, dengan hint aroma oatmeal yang yummy (meskipun ngga nemu gandum ya di komposisinya ,haha). Mungkin perpaduan antara parfum dan star ingredientsnya membuat aromanya semakin rich dan menarik.


Hal ini bikin experience pakai Stretch Mark Oil Rintik ini makin menyenangkan, juga menenangkan. Relaxing banget. Oia, wanginya juga termasuk tahan lama lho!


Rasanya aku pengen deh ada parfum atau body lotion yang aromanya begini, sangking sukanya.


How To Use


1. Tuangkan sekitar 2-4 tetes Rintik stretch mark oil.


2. Lalu oleskan secara merata pada area perut, payudara, pinggul dan paha hingga menyerap sempurna.


3. Untuk hasil maksimal, pijat lembut secara cepat selama 5-10 menit dengan gerakan lurus.


4. Lakukan secara rutin di pagi dan malam hari.


Nah, Hasilnya Gimana Nih?


Oke.. setelah aku menggunakan produk ini sekitar dua minggu, apakah yang aku rasain?


Setelah selesai mengaplikasikan produk ini ke area sekitar stretch mark, seperti perut khususnya. Aku memang merasa kulitnya jadi lebih terhidrasi. Lembab dan lebih kenyal aja gitu kalau disentuh. Terasa halus juga. Guratannya pasti masi berasa dong, namun ngga seret kalau disentuh. Lebih lembut lah kulitnya.


Namun untuk efek memudarkan, memang tidak terlihat hasil yang signifikan. Dari yang aku baca juga, memang butuh waktu yang lebih lama. Penggunaan Rintik stretch mark oil ini sendiri disarankan sekitar 4 minggu sampai 6 bulan.




Menurutku hal ini wajar aja sih. Karena stretch mark bukan permasalahan kulit yang bisa teratasi dengan mudah dan instan. Itu sebabnya memang lebih baik digunakan sedini mungkin. Untuk yang sedang hamil udah bisa deh, dipakai sejak kamu mengetahui awal kehamilan. Hitung-hitung investasi dalam merawat tubuh ya kan.


So far sih aku tetap suka dan ngga mau skip pakai body care yang satu ini. Karena aku sadar, bahwa merawat stretch mark bukan hanya perkara memudarkan bekasnya saja. Namun juga merawat performa kulit sekitar stretch mark agar semakin optimal. Seperti kelembaban dan tekstur kulit.


Yay or Ney?


Stretch Mark Oil Rintik Skincare ini rekom banget sih untuk masuk ke jajaran body care harian kita. Karena kulit tubuh memang kerap dihampiri selulit dan stretch mark. Seperti yang aku sebutkan di atas. Hitung-hitung investasi untuk tubuh juga. Aku sih YAY!!


Apalagi experience menggunakan produk ini menyenangkan sekali sih. Teksturnya mudah meresap. Formulasinya nyaman, ngga lengket. Aromanya juga enak sekali. Tekstur kulit juga jadi lebih lembab dan kenyal. Tim self love & self care garis keras, cuss deh pakai produk ini.


Pros


Bisa digunakan mulai usia 14 tahun


Bumil & Busui friendly


Packaging travel friendly


Nyaman, ngga lengket


Cepat meresap


Wanginya enak


Cons


Mungkin harus set ekspektasi ya, karena hasil ngga instan Beb.


Rate

4/5


XOXO


Madamabi___

Friday, October 7, 2022

Review: Herborist Lulur Tradisional Bali Rice | Coconut | Avocado

October 07, 2022



Dulu, setelah lahiran aku pernah manggil tukang pijet sekalian lulur ke rumah (home treatment ala-ala gitu deh LOL). Nah si ibu itu cuma mau kalau lulurnya Herborist ini. Ya udah, nurut ajalah ya. Padahal aku udah nyetok lulur dari brand lain.


Sejak saat itulah aku jadi sering sekali pakai Herborist. Biasanya yang Olive dan Rose. Pernah juga yang Coklat tapi udah lamaaa sih. Sayangnya, varian ini experiencenya kurang berkesan, ngga tahu deh pas kebetulan apa gimana? Next deh pakai lagi dan sharing di sini.




Kali ini aku penasaran dan pengen explore beberapa varian lain sekaligus. Yaitu Rice, Coconut dan Avocado.


Aku ceritain satu-satu ya...


Herborist Lulur Tradisional Bali | Rice




Yang beras ini bisa dibilang paling padat teksturnya. Scrubnya juga lumayan gede. Namun, okenya tuh di kulit malah ngga kasar dan ngga bikin iritasi. Uwawwww sih ini.




Aromanya paling soft, untuk kategori lulurnya herborist yang terkenal cukup kuat kan. Aromanya mirip-mirip dengan sabun beras dari Thailand, yang dulu juga sempat rame banget itu lho!


Hampir sama seperti sodara-sodara semereknya, yang beras ini juga enak banget  ketika diaplikasikan. Gampang ngegerundul dan mengangkat sel kulit mati. Setelahnya tuh terasa banget kulit jadi lebih halus, lembab dan glowing.


Yang beras ini masuk list favorit aku dan bakalan repurchase lagi dong.


Herborist Lulur Tradisional Bali | Coconut




Teksturnya sangat creamy dan lembuut. Butiran scrubnya ngga halus-halus banget, namun ngga terasa kasar dan  ngga bikin iritasi juga. Okelah.


Mudah diratakan ke seluruh permukaan kulit. Untuk sampai ke tahap dia jadi pilling, dan mengangkat sel kulit mati sampai jadi butiran. Memang ngga begitu singkat. Namun pas udah jadi bergerundul begitu, enak dan puas sekali melihatnya. Monmaap kalo geli. Tapi salah satu unsur ketertarikanku sama body scrub, kalau sampai keluar butiran sel kulit mati begitu. Ngerasanya keangkat aja gituuuh.




Aroma kelapanya juga ke arah creamy kayak santan. Dengan percampuran aroma floral yang lazim ada di lulur Bali begini. Selain itu, kayak biasanya lulur-lulur keluaran Herborist lainnya. Aromanya intense, strong dan long lasting. Nempeeeelnya lama banget di badan Bok.


Di antara beberapa lulur Herborist yang pernah aku coba, ini (juga) favorit deh.


Herborist Lulur Tradisional Bali | Avocado




Akutuh juga kayak punya obsesi sama varian Avocado, baik di skincare, body care maupun hair care. Kebayang moisturizing dan yummy aja gitu wkwk.


Untuk lulur Herborist yang Avocado ini, teksturnya lebih padat dari yg coconut tapi scrubnya mirip-mirip. Ngga sampe sepadat yang Rice juga, di tengah-tengah dan bisa dibilang konsistensinya paling cocok samaku sih. Scrubnya cukup jarang, mayan terasa tapi ngga kasar di kulit.




Tapi yg avocado malah paling ngga dapet aroma alpukatnya. Padahal ekspektasi bakalan yummy banget aroma avocadonya. Wanginya udah didominasi sama aroma khasnya Herborist yang khas bebungaan itu.

 

Namun, tetap oke sih ngangkat sel kulit matinya. Enak dipake ngegosok badannya. Efeknya juga terasa bikin kulit lembab dan halus.


•

•

•


Itu dia 3 varian Herborist yang udah pernah aku cobain. Untuk varian lain akan nyusul dong. Apalagi selain mudah dapetinnya, harganyapun terjangkau sekali. Untuk yang 100 ml sekitar 15k dan 200 ml sekitar 25k. Selain tersedia di mini market dan supermarket, juga bisa lho beli on line di official store mereka baik shopee maupun tokopedia. Oia, ada juga di Sociolla nih.


XOXO


Madamabi___

Monday, January 24, 2022

Review: Rintik Skincare Shower Oil

January 24, 2022



Holla...

 

Baru kali ini banget deh denger dan tahu yang namanya shower oil. Sebagai orang yang gandrung dengan body care, tertarik banget dong pastinya mau nyobain shower oil ini. Apalagi kulitku super kering kan, jadi merawat kulit tubuh tuh termasuk prioritas. Belum lagi nama brandnya teduuuh banget kan Beb, R.I.N.T.I.K. Hihi.

 

First, Kenapa Sih Kita Butuh Rintik Skincare Shower Oil Ini?

 

Sebelum bahas produknya dan gimana pengalaman aku pakai produk ini. Aku mau infoin dulu nih, kenapa sih kita butuh yang  namanya Shower Oil dari Rintik Skincare ini?

 



Jadi begini, Shower Oil merupakan body care yang difungsikan sebagai conditioner tubuh. Nah, menarik kan? Karena selama ini kita tahunya hanya hair conditioner aja. Sekarang ada juga nih body conditioner. Selain memiliki manfaat sebagai pengganti body wash, dapat juga dijadikan pelengkap dalam bath routine kamu. Agar suasana mandi di rumah bisa sama mewahnya kayak di spa gitu Beb. Jadi selain membersihkan tubuh, sekalin me time. Treat your body, reward yourself gitu deh.

 



Tidak hanya itu, produk ini juga diformulasi agar menutrisi kulit, menjadikannya lebih halus, lembut dan lembab.

 

Produk body care dari brand lokal asal Lampung ini ditujukan untuk pemilik kulit tubuh yang kering dan normal. Oia, selain Vegan juga sudah ada izin BPOM-nya ya.

 

Dengan 5 Kandungan Oil Yang Terkenal Baik Untuk Kulit

 

Shower Oil ini  terdiri 5 jenis minyak berbahan natural yang sudah terkenal manfaatnya untuk merawat keindahan dan kesehatan kulit. Yaitu: Almond Oil, Cananga Oil (Ylang Ylang), Sunflower Oil, Bergamot Oil dan Grapeseed Oil.

 

Almond Oil mengandung Vitamin E yang mampu melembabkan kulit.

 

Cananga Oil (Ylang Ylang) dapat membantu mencerahkan kulit dan sebagai aromatherapy.

 

Sunflower Oil sangat kaya akan asam lemak omega-6 dan vitamin E yang dapat meredakan kemerahan, iritasi dan menghaluskan kulit.

 

Bergamot Oil selain sebagi Anti-bakteri, juga berfungsi sebagai Anti-inflamsi untuk kulit lho.

 

Last but not least, ada Grapeseed Oil yang mengandung Antioksidan dan Antimikroba yang dapat membantu membersihkan kotoran yang menempel di kulit tubuh.

 

Ingredients

 



Info Produk

 

Manufactured by: PT.Mash Moshem Indonesia

 

Distributed by: PT. Rintik Natural Indonesia

 

BPOM: NA18210701473

 

Netto: 100 ml

 

Price: @149.000 IDR

 

Where To Buy: Shopee (yang mau belanja, langsung klik di sini ya) & Tokopedia.  Bisa juga via WA yang ada di link bio IG Rintik Skincare, di sini kalian dapat berkonsultasi online sebelum membeli lho.

 

For more info, kalian bisa langsung mengunjungi akun Instagram mereka ya : @rintik.skincare 

 

Selain Desainnya Aesthetic dan Vintage Kemasaannya Super Safety Lho!

 

Dari awal lihat kemasaan Shower Oil Rintik, aku tuh ngebatin. Ini sih tipe aku banget desainnya. Haha. Mulai dari warna sampai detail ilustrasinya aku suka banget deh ngelihatnya. Aesthetic dan Vintage.

 



Boxnya didominasi dengan warna cream dan ilustrasi berupa tanaman Almond, yang tidak lain dan tidak bukan adalah salah satu kandungan utamanya. Keterangan dan info seputar produk sangat lengkap pada box ini. Mulai dari deskripsi produk, ingredients, how to use dan info penting lainnya. Tidak hanya itu, boxnya juga dilapisi dengan segel plastik bening.

 



Untuk botolnya, memiliki desain serupa. Dengan material plastik bening yang hampir seluruh badan botolnya dilapisi oleh stiker kertas yang memuat keterangan produk. Desain dan ilustrasinya masih sama dengan yang ada di box. Tutupnya model press top berwarna putih. Botolnya ini juga di-seal lagi dengan plastik lho. Ngga sampai di situ aja usaha Rintik untuk mengamankan isi produk yang berupa minyak dan rentan tumpah ini. Pada mulut botolnya ditutup lagi dengan segel alumunium foil. Cakep sih ini usahanya. Karena memang rentang tumpah kan kalau minyak.

 

Mmm… Kalau Oil Begini, Greasy Ngga Sih?

 

Teksturnya itu berupa minyak berwarna keemasan yang konsistensinya ngga terlalu kental ataupun cair. Pekat namun ringan. Medium lah.




Sempat mikir bakalan greasy di kulit, karena namanya juga oil kaaaan. Eh tahunya dia langsung teremulsi. Jadi begitu kenak ke kulitku, ngga seperti lapisan minyak yang licin dan lengket, melainkan teremulsi menjadi seperti creamy wash yang ringan dan sedikit foaming.




Oia,ketika dibilas memang terasa seperti ada lapisan yang melaminasi kulit dan terasa melembabkan. Namun bagiku, tidak sampai menimbulkan rasa lengket ataupun risih yang ngga nyaman kok. Hanya saja (mungkiiiin) untuk yang terbiasa dengan body wash dengan finish keseut akan sedikit ngerasa aneh.

 

Aroma Kenanga-nya Mendominasi dan Bikin Relax Banget

 

Ketika aku unboxing Shower Oil ini, aromanya itu berhasil menyelinap ke penciumanku. Padahal, kayak yang aku  bilang sebelumnya, segelnya berlapis-lapis dan rapat banget. Akan tetapi, bukan dalam artian wangi yang menyengat, nyegrak dan tajem ya. Melainkan aroma wangi yang feelnya natural dan pure, meskipun masih terdapat fragrance pada kandungannya. To be honest, aku sih pengen agak lebih strong dikit lagi sih aromanya. Tim aroma kuat soalnya.

 

Yang paling mendominasi adalah aroma khas Ylang Ylang atau Cananga Oil atau Bunga Kenanga. Aku tahu benar aroma ini, karena dulu punya pohonnya dan terbiasa dengan aromanya. Aroma bunga kenanga yang alami, floral segar dengan sedikit hint asam. Lalu samar-sama, tercium juga aroma almond yang manis, menenangkan serta berhasil jadi mood booster.

 

Memang, ketika digunakan akan terjadi perubahan kualitas aroma. Nah, ini tuh tergantung dari cara pengunannya lho. Jika dipakai langsung ke badan, aromanya kenanga-nya masih tercium hanya saja akan tercium juga aroma khas minyak yang sedikit langu dan nutty. Tetap tercium, namun tidak begitu semerbak lagi. Tapi tetap ngga mengurangi efek relaksasinya kok.

 

Sedangkan kalau ditetesin ke bak air hangat, aromanya semakin menyeruak layaknya aromatherapy. Init uh dapat banget sih feel kayak di spa-nya.

 

3 Cara Penggunaan Dengan Sensasi Yang Berbeda

 

Ngga hanya aroma, cara penggunaan juga mempengaruhi sensasi dari si Shower Oil ini. Selama menggunakan ini, aku tuh udah tiga kali eksperimen cara penggunaan lho.

 

Pertama, bisa digunakan langsung (tanpa menggunakan sabun terlebih dahulu) setelah membasuh badan dengan air. menurutku, ketika dipakai langsung, efek moisturizingnya sangat maksimal. Lebih terasa rich. Cocok untuk yang kulitnya super kering (sepertiku), dan nyaman-nyaman aja dengan sensasi moisturizer yang melapisi kulit.

 

Kedua, kamu bisa gunakan setelah penggunaan sabun. Ini efeknya mirip dengan yang pertama. Lembab namun tidak terlalu rich. Oke sekali untuk yang mau efek moisturizing optimal namun tidak mau lapisan moisturizernya terlalu melekat di kulit.

 

Ketiga, diteteskan pada bak air hangat. Atau kalau punya bath tub silahkan berendam ya. Karena aku ngga punya, jadi nya seperti air siraman kayak orang mau nikahan atau nujuh bulanan gitu aja deh Beb. LOL. Ketika dituang ke bak air hangat, aromanya lebih intense dan efeknya lebih ke arah relaksasi. Enak banget deh kalau dipakai malam hari mau bobo. Calming-nya dapat. Tetap memberikan kelembaban pada kulit, namun tidak semaksimal ketika digunakan langsung.

 

Menurutku, ketiganya oke, sesuaikan dengan kebutuhan kamu dan kondisi kulitmu saat menggunakanya aja ya.

 

Dry Skin Bestie Banget dan Meminimalisir Aroma Tidak Sedap Pada Tubuh

 

Selama rutin pakai ini sekitar dua minggu, aktifitas mandiku jadi menyenangkan banget. Jadi lebih relax dan kulit lebih lembab, halus, lembut dan glowing. Sel kulit mati ngga kelihatan terlalu menumpuk dan membuat kulit jadi kayak bersisik. Kalau habis mandi, ngga yang kayak buru-buru banget gitu nyari body lotion karena takut kulit jadi kering kerontang. Tapi meskipun begitu, aku tetap selalu menggunakan body lotion, karena ngga mau jadi habit aja gitu, ngeskip body care. Semoga ntar Rintik ngeluarin body lotion juga deh, biar wanginya lebih klop. Kode ini mah. Hihi.

 




Oia, selain kelembaban kulit. Ada hal penting yang aku rasain selama pakai produk ini. Yaitu, aroma tubuh yang tidak sedap semakin terminimalisir. Awalnya ngga kepikiran ke sini ya. Tapi setelah aku rasakan, kok memang iya ya. Aroma tubuh jadi lebih menyenangkan. Bahkan tanpa disadari, wangi bunga kenanganya tuh kecium di sela-sela lipatan kulit. Seperti siku, telapak tangan dan jari-jari. Padahal udah mandi beberapa jam lalu.

 

Worth To Buy?

 

Baru ini pakai Shower Oil, dan aku sangat suka. Menyenangkan sekali rasanya mengenal produk ini. Bangga banget sama produk lokal. Good job sih buat Rintik yang bisa mengusung konsep dan inovasi baru seperti si Shower Oil ini.

 

Aku suka mulai dari packagingnya, kandungan yang terdapat di dalamnya, sampai bagaimana dia berkerja di kulitku tuh sangat memuaskan. Selain itu, bagiku produk ini berhasil banget sih menjawab kebutuhanku. Si kulit kering yang gandrung me time dengan cara merawat diri.

 

Rekom banget deh untuk dicoba. Selain kualitasnya memang bagus. Produk ini akan memberikan experience yang berbeda dan menyenangkan pada proses mandi kamu. Coba deh. Belum lagi, harganya juga cukup terjangkau, untuk sensasi yang menyerupai perawatan tubuh di spa.

 

Pros

 

Konsep menarik

 

Packaging safety dan aesthetic

 

Teskturnya mudah ter-emulsi dan tidak greasy

 

Aromanya bikin relax

 

Membuat kulit lembab, lembut dan halus

 

Meminimalisir aroma tubuh yang tidak sedap

 

Cons

 

Pengennya sih, aromanya lebih strong dikit lagi deh

 

Boleh dong ada size yang gede dengan harga lebih ekonomis, hihi.

 

Repurchase

 

Maybe!

 

Rate: 4,5/5

 

XOXO

 

Madamabi___

 

Review: Mother Of Pearl My Lips But Prettier Skin Tint | 07 Pretty Bold

Okeh.. waktunya kita review lipennya mama ayang!! Dari awal kemunculan Mother Of Pearl, aku udah ngebatin "harus coba nih!". At ...