Showing posts with label skincare. Show all posts
Showing posts with label skincare. Show all posts

Friday, September 15, 2023

Review: Rintik Skincare No Bump Lotion

September 15, 2023



Bebs, Merawat kulit dan menjaga skin barrier itu,ngga hanya berlaku untuk kulit wajah lho! Namun juga kulit tubuh kita. Kenapa? Karena... Kulit tubuh juga kerap memiliki problemnya sendiri. Sebut saja jerawat, bruntusan, kasar dan kusam. Hampir mirip juga dengan permasalahan kulit wajah kan?


Nah, kalau aku sendiri nih mengalami yang namanya chicken skin pada area keti. Juga siku dan lutut yang bertekstur, kasar dan cenderung gelap. Hal ini bikin ngga nyaman. Karena kondisi kulit yang bermasalah tersebut selain mengganggu estetika, juga mempengaruhi kondisi kulit. Contohnya nih, kulit yg kasar pada lutut dan siku. Ngga asyik lho itu.


Yah, namanya juga usaha Beb, aku tuh rutin pakai lotion atau cream yang diklaim mampu mengatasi hal-hal tersebut, seperti axillary cream atau produk eksfoliasi tubuh. Sampai akhirnya ketemu No Bump Lotion dari Rintik Skincare ini. Fyi, ini tuh produk Rintik ketiga yang aku pakai. Dua produk sebelumnya (Shower Oil dengan Stretch Mark Oil) tuh aku cocok dan cinta sekali.


Mmm, kira-kira yang ini cocok juga ngga ya?


Rintik Skincare No Bump Lotion | 1 Lotion Untuk 6 Manfaat



Rintik Skincare No Bump Lotion adalah produk dari brand lokal asal Lampung yang memiliki klaim "for rough and bumpy skin".


Jadi maksudnya tuh, bodycare ini diformulasi khusus untuk mengatasi chicken skin, jerawat badan, kulit bruntusan dan kulit budukan dengan star ingredients seperti AHA, Ceramide, Collagen dan Cica.


Selain memperbaiki tekstur kulit, lotion ini diklaim dapat membantu memperbaiki skin barrier agar kulit tetap sehat dan terlindungi. Kulit juga akan tampak lebih cerah karena adanya kandungan AHA (eksfoliator) di dalamnya.


No Bump Lotion ini tentunya sudah dermatologically tested dan memiliki izin BPOM jadi aman ya.


Ingredients



Tubenya Simpel, Praktis dan Anti Luber


Untuk kemasaannya simpel dan tetap usefull. Tube yang didominasi warna putih dengan detail navy yang feelnya ala-ala Scandinavian ya (hihi).


Tutupnya mudah ngeklik ketika dibuka Dan ditutup. Lalu produknya juga mudah keluar dari celah lubang pada tutupnya tersebut. Ukuran lubangnya juga pas. Ngga bikin produknya luber ketika keluar, ataupun macet.




Produk ini dipasarkan tanpa box, namun terlindungi segel plastik di seluruh badan kemasaan. Pada bagian lubang tempat keluar produk juga di segel aluminum foil lagi. Jadi tetap safety kok.


Selain itu, meskipun tanpa box, keterangan produknya juga jelas dan lengkap. Jadi menurutku, ngga masalah sih meskipun tanpa box.


Oia, untuk ukuran 100 ml. Size tubenya juga sesuai. Tidak terlalu travel friendly memang, akan tetapi ngga bulky yang sampe makan tempat juga sih.


Tekstur Krim Padat, Tanpa Rasa Lengket




Teksturnya berupa krim yang padat dan terasa rich. Namun kabar bagusnya nih, meskipun terlihat sepekat itu. No Bump Lotion ini mudah diratakan dan meresapnya pun ngga makan waktu lama. Udah gitu, feelnya di kulit juga ngga lengket. Malah terasa ringan. Sama sekali ngga ada rasa oily walaupun efek lembabnya pun terasa maksimal.


Selama pakai produk ini nyaman-nyaman aja. Meskipun digunakan pada area yang rentan terhimpit dan berlipat seperti underarm, tetap nyaman dan terasa "kering". Jadi ngga risih.


Intinya tuh, kelihatan berat tapi sebenarnya ringan sekali untuk tekstur dan formulasinya.


How To Use


Karena mengandung AHA, pemakaiannya hanya di malam hari ya Bebs dan siang harinya dianjurkan untuk memakai sunscreen.


Cara pakainya juga mudah saja, tinggal dioleskan tipis pada bagian kulit yang bermasalah. Seperti kasar, bertekstur, chicken skin atau yang berjerawat maupun bruntusan.


Hindari penggunaan pada seluruh tubuh dan bagian kulit yang terluka ya.


Lalu Bagaimanakah Performa Produk Ini? 


Oke, aku jabarin di sini ya. 


Tapi, sebelumnya aku jelasin lagi. Bahwa yang jadi concern aku adalah chicken skin di keti. Kemudian lutut serta siku yang kasar, bertekstur juga gelap. Jadi fokusku memang hanya pada ketiga bagian ini saja.


Jadi, pada awal-awal pemakaian (sekitar 1-3 hari pertama) aku merasakan kulit aku jadi terasa lebih lembab dan halus. Apalagi ketika lotionnya baru diaplikasikan, lembabnya tuh nampol banget.


Lalu setelah lanjut lagi pemakaian sampai satu mingguan, aku mulai melihat kulitku ngga hanya terasa halus. Tapi juga teksturnya semakin mulus. Untuk bagian siku dan lutut yang berlipit-lipit, terlihat lebih samar dan tidak begitu bergerutu. Namun, di sini aku belum merasa perubahan yang signifikan pada bagian underarm karena No bump lotion memang fokusnya untuk memperbaiki tekstur kulit. Mencerahkannya itu bonusnya.


Lalu di sekitar 3 mingguan, aku udah mulai ngeh nih kalau lutut dan siku jadi lebih mulus. Garis-garis lipitannya lebih ngeblur kalo diperhatikan. Kalau disentuh tuh lebih lancar.  Minim terjalan, kayak jalan berkerikil baru di aspal. LOL. Bahkan sebelumnya di lutut dan siku terdapat bagian kulit yang mengeras, tapi sekarang tuh aku pegang-pegang kok kulitku di area tersebut jadi pada lembut-lembut ya? Hihi.


Bagian underarm juga terasa lebih halus dan tekstur chicken skinnya memudar.


Fyi, aku sudah pakai selama satu bulan pada malam hari. Kondisi terakhir yang aku pantau, kulit ngga hanya lembab, halus dan jadi lebih mulus (tekstur kulit terminimalisir) tapi juga kelihatan lebih cerah. Hal ini karena No Bump Lotion  juga dapat mengeksfoliasi kulit kan. Sehingga sel kulit matiku yang tadinya menumpuk jadi terangkat. 


Worth To Buy?


Di antara krim-krim serupa yang pernah aku pakai, Rintik Skincare No Bump Lotion ini yang progress-nya kelihatan paling gercep.


Benar-benar kerasa sekali perubahannya dari waktu ke waktu. Khususnya fungsi menghaluskan kulit dan eksfoliasi. Hasilnya terlihat cukup signifikan. Plus dapat kulit lembab nampol tapi feelnya tetap nyaman tanpa rasa lengket lagi. Aaaa, suka deh!


Untuk kalian yang memiliki concern kulit tubuh seperti yang aku paparkan di atas. Misalnya nih, kulit yang kasar, bertekstur atau bahkan body acne. Boleh deh coba pakai ini. Recommended.


Belum lagi ya nih, isinya banyak dan harganya terjangkau. Cuss!


Pros


Cepat meresap

Lembab

Tidak lengket

Isinya banyak

Affordable

Efek smoothing skin dan eksfoliasinya terlihat signifikan


Cons


Oke-oke aja sih akutuh..


Info Produk


BPOM: NA18220109173


Netto: 100 ml


Price: Rp 89.000


Where to buy: Official store Rintik Skincare @ Shopee: Rintik Skincare Official| Tokopedia: Rintik Skincare Official 


For more info please check IG @rintik.skincare atau TikTok @RintikSkincareIndonesia


Rate


4/5


XOXO


Madamabi___


Friday, June 2, 2023

Review: Heimish Matcha Biome Hydrogel Eye Patch

June 02, 2023



Merawat kulit pada area mata sering terabaikan. Padahal, pada area ini kulit lebih tipis dibanding bagian lain. Sehingga sangat penting dirawat, karena paling rentan mengalami efek penuaan dini. Seperti kerut, garis halus, lingkaran hitam dan kantung mata.


Menyadari hal itu, akupun mencatat beberapa produk eye care yang ingin aku gunakan. Salah satunya adalah Heimish Matcha Biome Hydrogel Eye Patch ini. Dengan klaim Calming, Brightening dan Anti Wrinkle.


Aku ulas di bawah ini ya...


Heimish Matcha Biome Hydrogel Eye Patch | Calming and Repairing




Heimish Matcha Biome Hydrogel Eye Patch merupakan produk perawatan intensive pada kulit area mata, yang memiliki fungsi calming and repairing.


Karena mengusung Matcha dan Probiotics sebagai hero ingredients. Matcha dikenal dapat menenangkan kulit dan meningkatkan kelembaban. Sedangkan probiotics meningkatkan skin barrier dan menutrisi kulit.


For your information juga nih, bahwa Matcha Biome merupakan kandungan yang hak patentnya dipegang oleh Heimish lho. Yaitu merupakan fermentasi dari ekstrak matcha, probiotics dan enzim yang tumbuh di Pulau Jeju lho.


Info Produk


Netto:1,4g x 60 patch


Price: 20,000 KRW


How To Buy: Shopee Heimish Official| Shopee Style Korean Indonesia| Website Style Korean Indonesia| Tokopedia Style Korean Indonesia| Sociolla


Ingredients


Kemasaannya Jumbo dan Oriental Sekali..


Dari ketiga produk Heimish yang aku punya, ada kesamaan yang sangat menonjol. Yaitu, jarnya pada jumbo semua.




Didominasi oleh warna hijau matcha pada box dan jar putih dengan tutup sage. Selain size jumbonya, yang menurutku menarik dari packaging eye patch ini adalah tekstur pada kertas boxnya. Udah gitu, patternnya cantik deh. Oriental vibes-nya kerasa sekali.Sensory dan visual terpuaskan deh dibuatnya.


Selain aesthetic, fungsi safety-nya juga terlihat. Terdapat lid yang menjaga agar essence tidak mudah tumpah atau merembes. Kemudian higienis juga, karena dilengkapi dengan spatula untuk mengambil eye patch ini.


Menurutku, karena sifatnya lebih ke home treatment yang tidak harus dilakukan setiap saat, kemasaannya jelas tidak travel friendly. Yang pengen bawa ketika berpergian, bisa disalin aja ya ke wadah travel kit kamu.


Eye Patch Yang Sungguh "Memanjakan Mata"


Penampakannya bukan main ya. Cantik sekali! Eye patch hijau zamrud dengan kemilau shimmer berwarna silver . Benar-benar definisi "memanjakan mata" sih ini.


Ketebalan eye patchnya pas, ngga ketipisan juga ngga terlalu tebal.


Essencenya cukup melimpah namun meresapnya cepat. Nah, selama proses si essence meresap, patchnya agak melorot-melorot. Paling enak kalau sambil rebahan deh.


How To Use


Sesuai instruksi, bisa dipakai selama 20-30 menit pada area mata yang sudah dibersihkan atau setelah step toner.




Untuk posisi eye patch, bisa disesuaikan aja. Kalau aku sih paling nyaman jika bagian lancipnya di bagian dalam mata, lebih sesuai aja dengan bentuk mataku. Tapi balik lagi ke-kenyamanan masing-masing ya.


Bisa juga dipakai di area smile line lho.


Claim: Calming, Brightening & Anti Wrinkle | Benarkah?


Setelah dilepas, kulit area mata terasa basah dan fresh. Nyamaaan deh. Oia, awalnya ada efek tingling. Tapi setelah itu hilang kok. Selebihnya berasa adeeem banget. Padahal ngga ditarok di kulkas dulu.


Selain calming, aku juga ngerasa bagian bawah mata kayak lebih kencang. Ya karena memang ada klaim anti wrinkle tadi ya.


Untuk brightening, aku ngga gitu ngerasa ada perubahan yang signifikan ya. Meskipun udah pakai beberapa kali. Tapi oke aja sih, karena memang ngga gitu masalah dengan mata panda.


Masih ada feel lengket, tapi masih bisa ditolerir kok. Lembabnya pas.


Yay Or Nay?


Aku sih Yay!! Untuk experience perawatan mata yang menenangkan dan menyenangkan seperti yang aku jabarkan di atas.


Udah gitu efeknya juga berasa sih. Kulit pada area sekitar mata terlihat lebih lembab, segar dan sehat.


Walaupun kesannya kayak pricey, tapi worth it kok, karena isinya juga banyak.


Pros


Tampilannya cantik


Ketebalan eye patchnya pas


Eye patch ngga mudah melorot


Terasa adem di kulit


Essencenya melimpah


Cepat meresap


Ada spatula, higienis


Cons


Wadahnya bulky


Lumayan pricey


Repurchase?


Maybe no. Karena kayaknya mau explore yang lain juga sih.


Rate


(4/5)


XOXO


Madamabi___

Monday, May 1, 2023

Review: Tavi Urban Shield 3 In 1 Super Fine Mist

May 01, 2023



Face mist adalah salah satu produk skincare yang menurutku experiencenya selalu menyenangkan dan cukup memanggilku sebagai si pemilik kulit kering. Kebayang adem dan seneng aja gitu makeknya. Spray.. spray.. spray.. cocok juga untuk tim sat set sat set.


Namun, selain itu.. face mist juga memiliki segudang manfaat untuk kulit. Seperti, melembabkan dan menyegarkan wajah. Membantu agar kulit mampu meresap skincare. Menenangkan kulit. Ngademin kulit disaat cuaca panas. Meredakan kemerahan pada kulit wajah. Membantu agar makeup lebih tahan lama, dan masih banyak manfaat lainnya.


Face mist sering juga sering dijadiin produk multi-fungsi yang memiliki manfaat lebih dari satu. Contohnya seperti produk yang mau aku review berikut. Yaps, Tavi Urban Shield 3 In 1 Super Fine Mist.


Simak reviewnya di bawah ini ya...


Face Mist Yang Melindungi Kita Dari Permasalahan Urban




Tavi Urban Shield 3 in 1 Super Fine Mist diformulasi dengan Superberries (Goji, Acai dan Japanese Beauty Berry) + Amino Acid Complex. Selain untuk melindungi kulit dari masalah urban seperti polusi debu, asap, kotoran dan blue light. Face mist ini juga dapat membantu menghidrasi, menyegarkan kulit, sebagai primer dan set makeup.


Sehingga dapat digunakan sebagai face mist, toner maupun setting spray. Multifungsi ya?


Oia, selain hypoallergenic, produk juga ophthalmologically tested lho.


Info Produk


BPOM: NA18211207107

Manufactured by: PT Paragon Technology and Innovation 

Netto: 90 ml

Price: Rp 100.000 (tapi sering banget promo lho *asyik*)

Where To Buy: Tokopedia: Tavi Official | Shopee: Tavi Official Shop | Sociolla

Untuk info lebih lanjut, kalian bisa cek IG mereka @worldoftavi


Ingredients

Aqua, Propanediol, PVP, 1,2-Hexanediol, Glycerin, Diglycerin, Zinc PCA, Phenoxyethanol, Allantoin, Chlorphenesin, Disodium EDTA, Trideceth-9, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Isomalt, Polysorbate 20, Artemisia Capillaris Flower Extract, Butylene Glycol, Betaine, Fragrance, Sodium PCA, Sodium Lactate, PCA, Serine, Alanine, Euterpe Oleracea Fruit Extract, Glycine, Lecithin, Lycium Barbarum Callus Culture Extract, Glutamic Acid, Lysine HCL, Threonine, Arginine, Callicarpa Japonica Fruit Extract, Proline.


Packaging Gemes Ala Gen Z 


Mulai dari box pengiriman aja, sampai kemasaan dari produknya itu sendiri aja udah kece maksimal. Cute sekali! Benar-benar menggambarkan semangat dan keceriaan para gen Z. Hihi.





Dikemas dalam tabung spray bermaterial kaleng berwarna biru muda, yang kokoh dan tebal. Ngga mudah penyok meskipun berkali-kali terjatuh dan terbentur ringan.


Desainnya simpel namun, eye catching, playful dan cute. Meskipun ngga banyak warna, namun retro vibes-nya kerasa banget.




Aplikatornya juga menarik perhatianku deh. Semprotannya halus dan ngga kerasa kayak terbuang gitu. Tepat sasaran dan merata ke seluruh permukaan wajah (biasa kan kalo spray gini, mau terbuang ke mana-mana dia kannnn).


Jadi, teksturnya tuh...


Isinya sendiri berasa kayak air. Mungkin basi banget ya kalau bilang face tuh "kayak air biasa aja" namun faktanya emang ada face mist yang ngga "kayak air biasa aja". Pernah nemu face mist yang kalau disemprotin tuh ngga seringan ituh, agak seperti gel atau agak oily. Nah ini tuh nggak begitu. Bener-bener (sekali lagi ya) kayak air aja.


Di kulit juga nyaman seperti layaknya ngebasuh wajah pakai air aja gitu. Ngga ada greasy atau feel ngga nyaman apapun. Enteng aja pokoknya.


Apakah Ada Wanginya?


Fine Mist Tavi ini tidak memiliki aroma khas fragrance. Polosan aja kayak air biasa gitu. Aku pribadi sih oke aja kalau ada wewangian, namun untuk yang memiliki concern "no fragrance" sih ini oke untuk dimasukin wishlist.


How To Use


Pada kemasaannya dijelaskan bahwa dapat digunakan prime & set makeup, menyegarkan kulit dan untuk proteksi wajah dari masalah urban.


Semprotkan dari jarak 10 cm dengan membentuk formasi X,T atau O.


Kalau aku pribadi sih, pakainya sebagai toner, setting spray dan face mist di kala gerah.


Nah, Setelah Dipakai Gimana?


Duh asli ya, nagih dan enaaaak kali pake ini. Kulit terjaga hidrasinya. Fyi, aku pake di step toner dan setting spray. Kalo gerah jadi face mist juga . Ngga lengket, ngga basah lebay.


Ketika dipakai di step toner, lembabnya cukup terasa. Tapi harus sekitar dua kali semprot tiap sisi wajah.


Sebagi face mist untuk menambah kesegaran kulit di saat udah berasa kering dan gerah, juga enaaak banget. Auto jeglek gitu, seger dan ngepush semangat.




Sebagai setting spray juga meminimalisir efek powdery dari bedak. Riasan jadi lebih glowing dan natural. Cukup menjaga keawetan riasan juga. Cakep deh, andalanku sih ini.


Ini tuh memang ditujukan untuk gen z. (tapi di kulit milenial-ku masih masuk lah)


Yay or Nay?


Zuzur sih.. pas mau nyobain ini tuh, sebenarnya aku penasaran sama brandnya. Konsepnya kok "ngena" aja gitu di aku. Terus coba deh milih satu produk yang dibutuhkan, dan jatuh pada fine mist ini.


Setelah dipakai (malah sekarang tuh udah habis lho lol) oke sekali sih ini produknya, multifungsi. Sering banget dipake, tapi ngga cepat habis. Worth to buy banget. Salah satu best buy aku di tahun 2022 kemarin malah. Ngga heran kalau dia bisa dikatakan viral.


Harga terjangkau, kualitasnya oke dan bener-bener berguna juga. Aku sih Yay!


Pros


Packaging praktis dan cute

Aplikatornya nyaman dan semprotannya rata

Melembabkan

Ngga greasy

Ringan dan nyaman di kulit

Terjangkau

Multifungsi


Cons


So far sih aku ngga nemu, oke-oke aja


Repurchase


Yasss... Udah niat sih mau repurchase (meskipun pengen coba yang dari brand lain juga). Ngga hanya produk ini, tapi udah wishlist produk Tavi lain. Semoga terealisasi deh. Amiiin


Rate


4,8/5


XOXO


Madamabi___

Sunday, February 19, 2023

Review: Heimish All Clean Balm

February 19, 2023


Pernah ngga sih kalian tuh nge-wishlist suatu produk, eh terealisasinya beberapa tahun kemudian. Aku sih sering. Wkwk. Biasanya tuh, kayak udah pasrah aja kalau ngga kesampaian. Tetiba malah nongol sendiri. Rezeki ya.


Salah satunya kayak produk yang mau aku review ini, Heimish All Clean Balm. First cleanser yang masuk di jajaran skincare hits, sekitar tahun 2017-2018. Masa-masa di mana Korean skincare juga lagi menggeliat-geliatnya di Indonesia.


Lalu, gimana nih kira-kira? Apakah sesuai dengan ekspektasiku? Harus baca tuntas sampai bawah dong tentunya. *Wink*


Heimish All Clean Balm | Cleansing Balm Korea Yang Legend dan Best Seller




Heimish All Clean Balm ini udah legend banget ya. Salah satu produk best seller juga. Diklaim 100% Vegan dan Cruelty Free. Dengan star ingredients, Shea Butter, Citrus Herb Oil, Coconut Fruit Extract, dan White Flower Complex.


Second cleanser ini diklaim mampu mengangkat serta membersihkan sel kulit mati, makeup, kotoran dan blackhead.


Dapat digunakan untuk semua jenis kulit dan sudah dermatologi tested.


Info Produk


Netto: 120 ml


Price: 18.000 KRW atau Rp330.000 tapi sering promo sampe di sekitaran Rp150.000-an deh


Where To Buy: Shopee Heimish Official| Shopee Style Korean Indonesia| Website Style Korean Indonesia| Tokopedia Style Korean Indonesia| Sociolla


Ingredients




Jar Gede Yang Puas Banget Liatnya | LOL


Cleansing balm Heimish ini dikemas dalam jar putih bulky, dengan detail motif dedaunan nuansa pink pada bagian atas tutupnya. Boxnya lebih dominan dipenuhi motif dedaunan tadi. Lebih rame desain boxnya lah.


Memang sama sekali ngga travel friendly ya. Tapi jujur aja, kadang tuh "puas" aja kalau lihat kemasaan skincare segede gaban gini. Rasanya kek aman tentram stock beberapa bulan gitu. LOL. Apalagi cleanser kan, bakalan kepake terus. Mungkin. Yang mau bepergian bisa disalin aja ke wadah lain ya.




Oia, tutup itu bisa jadi dua model. Bisa jadi tutup ulir yang diputar. Bisa juga jadi flip top, yang tinggal jepret aja. Terdapat spatula pada bagian lid di atas mulut wadahnya. Jadi lebih higienis ketika digunakan.


Teksturnya Waxy, Namun Gampang Lumer


Awalnya agak takut dengan cleansing balm yang padat dan kelihatan keras kayak lilin gini. Feeling bakalan berat, anget dan ngga nyaman. Eh ternyata produk ini mematahkan dugaanku mentah-mentah.




Keliatan waxy, tapi mudah banget lumernya. Transformasi dari balm ke oilnya juga asik aja gitu. Perlahan melebur, terasa licin dan enak dipakai bersihi wajah sambil pijat-pijat. Relax dan nyaman sekali deh. Begitu tercampur air juga mudah teremulsi dan bertransformasi lagi jadi milky. Ngga kerasa greasy atau kayak ngga nyatu antara air dan oilnya sama sekali.


Oia, ini dipake ngga sampe setengah sendok bawaannya udah cukup semuka.


Aromanya Seger...


Aromanya aku suka. Eucalyptus-nya dominan, berpadu dengan aroma tumbuhan lain (lavender, rose, orange, tea tree, dll). Unik dan segar deh.


Jujur aja, ada juga beberapa yang kurang suka dengan aromanya. Tapi kalau aku seneng aja sih sama aromanya. Seger, meskipun ya iya sih kayak minyak kayu putih. Hihi.


Beneran Bersih Ngga?


Udah gitu kemampuan membersihkannya juga mantep. Pelan tapi pasti makeup dan kotoran di wajah keangkat. Mascara yang biasa selalu jadi PR berat, serasa ringan. Lip cream yang agak pekat dan nempel banget di bibir, blasss keangkat!Untuk lip tint masi tetap ada sedikit stain (ya udah sifatnya lip tint begitu kan), tapi di permukaan bibir terasa bersih. Pokoknya ngga perlu usaha keras sampe digusrek gitu.


Tanpa iritasi di kulit maupun mata jadi perih. Oia, ngga ada cerita bulu mata rontok. Hihi.


Dibilas memang masih kerasa kayak berlemak dikit ya. Tapi aku ngga masalah, toh bakalan lanjut ke second cleanser kaaaan. Double cleansing ya Bok pokoknya.


Selain bersih, segar, kulit juga terasa jadi lebih halus dan ngga bikin kulit kering ketarik kalau habis cuci muka.


Worth The Hype?


Menurutku worth the hype deh ini si Heimish All Clean Balm. Baik dari experience sampai performa produknya cakep. Rasanya tuh walaupun harga agak pricey, tapi wajar aja gitu sama kualitasnya.


Terus ya... Seperti yang kita ketahui, sekarang kan inovasi skincare semakin yahud. Namun meskipun bukan produk baru, All Clean Balm-nya Heimish ini ngga ketinggalan deh.


Oia, mereka juga ngeluncurin variant baru yaitu Heimish All Clean Balm - Mandarin. Semoga next nyobain yang baru juga deh. Hehe.


Pros


Teksturnya gampang lumer


Kemampuan membersihkannya good


Ngga perih di mata


Ngga bikin kulit kering


Cons


Bulky dan ngga travel friendly


Dibilas masih terasa berlemak. Tapi memang akan dibilas lagi, bukan?


Repurchase?


Maybe yes. Terutama yang variant Mandarin.


Rate


4/5


XOXO


Madamabi___

Monday, December 5, 2022

Review: Heimish Black Tea Mask Pack

December 05, 2022



Manfaat menggunakan masker wajah itu ngga hanya satu ya. Melainkan ada banyak manfaat lain, yang baik untuk kulit wajah kita. Beberapa diantaranya adalah:


- Untuk menutrisi kulit wajah


- Membersihkan wajah secara menyeluruh


- Menenangkan kulit (soothing)


- Melembabkan kulit


- Mengangkat sel kulit mati (exfoliasi)


- Mencerahkan kulit


- Relaksasi


Rame juga kan benefitnya. Sebab itu aku ngga bosan-bosan untuk maskeran. Apalagi ini juga merupakan me time favorite aku. Udahlah gampang, terjangkau dan manfaatnya ngga hanya untuk wajah, tapi juga bikin tubuh dan pikiran jadi lebih relax. Apalagi kalau maskernya memiliki aroma yang calming. Kayak Heimish Black Tea Mask Pack, yang lagi sering aku pakai ini nih.


Heimish Black Tea Mask Pack | Skin Firming & Relaxing Care




Heimish Black Tea Mask Pack merupakan masker wajah bilas (wash-off), yang diklaim memiliki fungsi untuk soothing, moisturizing, menjaga elastisitas kulit dan cooling effect.
Selain menenangkan kulit yang lelah, kandungan extract black tea juga memberikan nutrisi sehingga menjaga kulit lebih halus dan cerah.


Dapat digunakan untuk semua jenis kulit. Terutama untuk yang memiliki kulit sensitive dan sering terpapar sinar UV.


Produk ini sudah dermatologist tested dan cruelty free.


Ingredients




Info Produk


Netto: 110 ml


Price: Rp 340.000 (tapi sering diskon miring bangeeeet lho)




Where To Buy: Sociolla, Shopee Heimish Official, Shopee Style Korean Indonesia, Tokopedia Style Korean Indonesia, Website Style Korean Indonesia & Lazada




Packagingnya Mevvaaaah Sih Inih...




Kemasaannya tuh termasuk waaah deh (se-waaah harganya *eh). Baik Dari box-nya, yang ngga hanya cantik tapi juga unik. Dengan motif paisley yang didominasi warna coklat, kertasnya juga memiliki tekstur. Jadi ngga hanya visual aja yang dimanjakan, sensory juga.


Jar kaca coklat yang tebal, kerasa kokoh dan juga mewah. Ngga kaleng-kaleng gitu lah (memang bukan kaleng juga). Setelah tutup ulirnya terdapat lid pembatas sekaligus tempat sendoknya. Semuanya tuh coklat tua. Begitu dibuka kontras banget sama warna isinya. Tapi jadi kece gitu sih, dan kelihatan produknya.


Meskipun cakep, namun tidak travel friendly sih. Bulky dan berat. Memang cocok untuk stock di rumah aja. Kalau yang mau traveling pakai ini, bisa disalin lagi deh Beb ke dalam jar mini.


Teksturnya Unik, Seperti Bubur Bayi *Eh*


Teksturnya menurutku seperti balm yang halus. Waktu aku posting reviewnya di IG, malah ada yang bilang seperti cleansing balm. Iya juga sih.


Kalau penglihatan ibuk-ibukku berkata, ini mirip bubur beras MPASI wkwk. Begitu dipoles ke wajah feelnya enak banget. Smooth dan adem.





Ketika di dalam jar, dia berwarna cream. Namun, ketika digunakan akan terlihat transparant.


Fyi, ini bukan kategori masker yang akan mengering. Sampai waktunya dibilas dia bakalan basah terus.


Aromanya Bikin Relax


Aromanya tuh kayak teh sih, tapi bukan yang pure black tea. Malah mengingatkan aku sama aroma lemon tea. Ngga tahu deh ini, apa di penciumanku aja ya? Tapi suka dengan aromanya dan relaxnya juga dapat sih.


Namuuun, setelah mengulik-ngulik informasi. Akhirnya aku menemukan bahwa dia tuh emang memiliki karakteristik "perfume therapy" yang menambah efek relax. Tetapi untuk fragrance sebenarnya bukan aroma teh. Melainkan cedarwood. Wkwk.




Nah mungkin aroma si cedarwood dengan si black tea dari kandungannya udah bercampur baur. Maksa deh aku.


Aromanya tipe yang cukup intense tapi ngga nyengrak maupun strong. Samar-samar dan perlahan-lahan ((halah)) menelusup ke penciuman.


Performanya Gimana?


Pertama kali pakai, memang seperti ada efek tingling. Tapi beberapa detik aja sih, selebihnya dan seterusnya amaaaan.


Ternyata masker black tea ini, ketika dibersihkan cukup mudah. Padahal aku awalnya udah suudzon, mikir bakalan kayak lengket dan nempel gitu. Lah, rupa-rupanya dia tuh ngga usah pakai banyak tenaga. Bilas-bilas sambil pijat udah luntur deh dia. Tapi teteup saran aku sih, lebih baik pakai cleansing puff ya, biar lebih ngangkat sisa-sisa produknya.


Kulit auto berasa lembut, halus, kenyal dan fresh banget. Menyenangkan deh maskeran pake masker ini. Kulit jadi enakan, mood juga jadi relax sekali.


Yeay Or Ney?


Kalau lihat harganya tuh emang bikin jiper ya. Tapi dipikir-pikir wajar juga sih, karena ini isinya banyak. Selain itu emang panties banget untuk stock di rumah. Karena selain fungsinya cakep (soothing, moisturizing, menjaga elastisitas kulit dan cooling effect), experiencenya juga nyamaaan sekali. Enak dipakai me time atau relax disaat hidup terasa berat (kan mellow kann). Pikiran dan badan jadi enteng, kulit wajah juga glowing dan sehat. Asyiiik.


Aku sih yeay!! Untuk produk ini.


Pros


Aroma bikin relax


Teksturnya cakep


Mudah dibersihkan


Kulit jadi lembut, kenyal dan fresh


Cons


Packaging bulky dan ngga travel friendly


Lumayan pricey


Repurchase


No, karena ngabisin ini aja udah syukur deh. Banyak sekaliii isinya darleeeeng.


Rate


4,5/5


XOXO


Madamabi__

Wednesday, November 9, 2022

Review Reset The Skin: 2% BHA Pore-refining Exfoliant & 10% Niacinamide + 2% Alpha Arbutin Brightening Serum

November 09, 2022
Reset-The-Skin.jpg


Setiap orang pasti punya skin goals masing-masing. Begitupun dengan aku. Tapi semakin ke sini, skin goals-ku udah ngga muluk lagi. Pokoknya terhidrasi, sehat dan bersih aja udah. Bersih tuh maksudnya, ngga kusam dan pori-pori terawat. Karena masih langganan jerawat hormonal, harapannya hanya kalau jerawatan tuh semoga bekasnya cepat pudar.


Untuk itu, jelas exfoliasi ngga boleh skip dong. Untuk ingredients sendiri, selain hamba Retinol, aku juga masih bucin banget sama Niacinamide.


Pas banget deh, udah sebulanan ini aku pakai dua produk lokal yang sesuai dengan misi kulit impianku tadi. Exfoliator dan brightening serum dari Reset The Skin. Apalagi kalau bukan 2% BHA Pore-refining Exfoliant dengan 10% Niacinamide + 2% Alpha Arbutin Brightening Serum.


Mmm.. gimana ya kira-kira pengalaman aku pakai dua produk ini? Baca terus ya Beb...


Reset The Skin | Minimalist - Effective - Comfortable




Sebelumnya, aku mau infoin sedikit tentang Reset The Skin ini. Merupakan brand lokal yang baru launching pada bulan Februari tahun 2022 kemarin (tepatnya 2-2-2022, tanggal cantik banget kan ya). Mengusung konsep minimalist - effective - comfortable. Sampai saat ini, Reset telah meluncurkan 4 produk. Yaitu:




- 2% BHA Pore-refining Exfoliant


- 10% Niacinamide + 2% Alpha Arbutin Brightening Serum


- 1% Actosome Retinol Serum


- 2% Actosome Retinol Serum


Semua produk Reset sudah BPOM Certified, Cruelty Free, Paraben Free, Alcohol Free Dan Fragrance Free.


For More Information:


www.resettheskin.com


IG: @resettheskin


Where To Buy:


Tokopedia: Reset the Skin Indonesia


Shopee: Reset The Skin Official Shop


Tersedia juga di Sociolla


Reset The Skin 2% BHA Pore-refining Exfoliant


Reset-The-Skin-2%-BHA-Pore-refining-Exfoliant.jpg


"An exfoliating toner to remove dead skin cells thoroughly from inside the pores, for blemish-free, bright and smooth skin."


The Skin 2% BHA Pore-refining Exfoliant ini merupakan liquid exfoliant, yang mengusung 2% BHA _ Beta Hydroxy Acid (Salicylic Acid) dengan Green Tea Extract dan Sodium Hyaluronate sebagai hero ingredients-nya.


Reset-The-Skin-2%-BHA-Pore-refining-Exfoliant.png


Sehingga selain untuk membersihkan pori-pori secara mendalam dan mengangkat sel kulit mati, juga diklaim dapat mencerahkan sekaligus menghaluskan tekstur kulit.


Packagingnya berupa tabung putih dengan material plastik yang tebal dan kokoh. Tutup ulir berwarna hitamnya juga rapat, sehingga produk tidak mudah bocor ataupun merembes.


Kemasaannya juga dilengkapi dengan box yang keterangan produknya lengkap, sehingga memudahkan pengguna untuk mendapatkan informasi seputar produk. Ada segel sticker hologram pada bagian atas box yang menambah nilai keamanan produknya.


Reset-The-Skin-2%-BHA-Pore-refining-Exfoliant.png


Oia, untuk ukuran 100 ml, menurutku packagingnya termasuk travel friendly sih. Walaupun ngga kecil, tapi bisa diselip-selip gitu lho Beb.


Liquid exfoliant ini teksturnya cair, bener-bener cair se-apa-ada-nya air gitu. Bisa dibilang mirip banget sama teksturnya hydrating toner.


Reset-The-Skin-2%-BHA-Pore-refining-Exfoliant.png


Di kulit juga enak banget, gentle dan ngga Dari pertama pakai ngga ada efek ngga nyaman kayak cekit-cekit atau anget sama sekali. Gentle dan nyaman di kulitku. Cepat meresap dan ngga ada feel lengket di kulit. Malah yang aku rasain, produk ini juga ngasih sedikit efek seger gitu lho.


Dari klaimnya aja udah jelas kalau dia fragrance free. Memang akupun ngga mencium aroma khas parfum. Namun ngga ada aroma chemical yang menyengat juga. Aman di penciuman.


Terus untuk performanya sendiri juga kelihatan lho. Gentle, tapi kerjanya dikulitku tuh kerasa banget. Jadi akutuh mantau dari pemakaian sekitar semingguan aja, aku udah ngelihat gradakan di hidung terminimalisir, komedonya berkurang. Kalau disentuh berasa lebih halus, ngga terlalu bergerutul seperti sebelumnya. Itu dengan cara pakai, diselang-seling dan pakai malam aja ya.  Karena emang semingguan pakai produk baru tuh, aku sekali pelan-pelan dulu.


Sekalian juga ya aku infoin how-to-use-nya liquid exfoliant ini. Dari direction di box-nya dikatakan dapat digunakan pada pagi dan malam hari, setelah membersihkan wajah. Caranya juga praktis, tinggal tuang di kapas secukupnya, lalu usapkan deh ke seluruh wajah (dan juga leher jangan lupa ya).


Kalau aku sendiri,  menggunakan produk ini setiap hari, namun hanya pakai pada  malam hari aja (balik lagi ke kondisi kulit dan habit skincare masing-masing ya). Setelah liquid exfoliant ini aku lanjut deh pake hydrating toner dan skincare lainnya.


Oia, jangan pernah skip sunscreen ya Beb! Koenci banget ituh!


Lalu dengan cara pengaplikasian seperti yang aku jabarin di atas tadi. Sampai di pemakaian sekitar sebulan ini, kulit aku kelihatan banget jadi lebih mulus teksturnya secara keseluruhan. Jadi kalau ngaca, jadi ngebatin "eh ini kulit kok makin smooth  ya teksturnya" (uhuk). Komedo di daerah hidung juga makin bersih deh.


Reset-The-Skin-2%-BHA-Pore-refining-Exfoliant.png


Udah gitu, ngga ada cerita kulit jadi kayak kemerahan. Aku juga senang banget, karena dia juga menjaga kelembaban kulitku. Meskipun belum lanjut ke step hydrating toner, udah berasa aja kulit tuh lembab dan terhidrasi.


Jadi intinya, ini masuk di kategori exfoliator yang nyaman di kulitku. Fyi, dulu akutuh agak takut pakai chemical exfo, karena serem sama efek tingling-yang kerap muncul. Tapi punya-nya Reset ini tuh approved banget! Gentle, lembab, nyaman dan hasil kerjanya juga kelihatan


Netto: 100 ml


BPOM: NA26211200427


Price: Rp 118.000


Rate: 4,8/5


Reset The Skin 10% Niacinamide + 2% Alpha Arbutin Brightening Serum


Reset-The-Skin-10%-Niacinamide-+-2%-Alpha-Arbutin-Brightening-Serum.jpg


"A Brightening Serum to even out skin tone, fade dark spots, acne scars and redness."


Oke... Next kita lanjut ke Reset The Skin 10% Niacinamide + 2% Alpha Arbutin Brightening Serum ya. Serum yang diperuntukan bagi semua jenis kulit ini, memiliki 10% Niacinamide 2% Alpha Arbutin sebagai hero ingredients-nya. Seperti yang kita ketahui, Niacinamide dikenal selain sebagai anti oksidan, juga membantu mencerahkan kulit. Sedangkan Alpha Arbutin, dapat membantu memudarkan dark spot.


Reset-The-Skin-10%-Niacinamide-+-2%-Alpha-Arbutin-Brightening-Serum.png


Sama seperti exfoliatornya, brightening serum ini kemasaannya dilengkapi dengan box yang juga lengkap deh info produknya. Plus, ada segel hologramnya juga. Jadi lebih safety.


Hanya saja, serum ini dikemas dalam botol pump dengan material plastik putih yang dikombinasikan dengan tutup berwarna hijau terang. Lagi-lagi salut deh sama Reset yang niat dan oke banget dalam menjaga keamanan kemasaan-nya. Bagian lubang tempat produk keluar dilengkapi dengan lid, sehingga mengantisipasi kebocoran produk.


Reset-The-Skin-10%-Niacinamide-+-2%-Alpha-Arbutin-Brightening-Serum.png


Pump-nya tuh enak sebenarnya, ngga keras. Hanya aja aku kayak kagok gitu, karena menurutku, mulut pump-nya agak kegedean. Tips dari aku nih, agak produk ngga muncrat terlalu banyak, mencetnya dalam posisi botol tegak aja. Kalau mau dimiringkan, dikit aja deh Beb, agar produk ngga terlalu banyak keluarnya.


Lalu untuk teksturnya, berupa gel liquid bening yang cukup thick dan berasa licin di kulit. Ketika diaplikasikan enak banget deh, karena licin jadi kayak cepat gitu ngeratainnya.


Namun, ada yang menarik perhatianku ketika pakai serum ini, jadi dia tuh agak berbuih gitu. Khususnya ketika diusap-usapkan atau digosokan ke wajah. Tapi aku nemu cara mengatasinya, yaitu dengan cara ngga diapply langsung ke wajah. Melainkan diratain ke tangan dan tap-tap aja. Ngga pake digeser-geser. Dengan cara begitu, buihnya Masih ada di telapak tangan, tapi ketika ditap-tap ke wajah udah ngga berasa lagi buihnya.   Jadi ngga gitu ganggu dan skinkeran-pun aman nyaman.


Reset-The-Skin-10%-Niacinamide-+-2%-Alpha-Arbutin-Brightening-Serum.png


Oia, seperti petunjuk penggunaan-nya. Aku pakai serum ini (1 atau 2 pump) di pagi dan malam. Setelah cleanser, kalau malam aku pakai liquid exfoliator-nya dulu, hydrating toner, serum ini, baru deh ditutup dengan moisturizer dan tentunya sunscreen di day routine.


Meskipun hero ingredientsnya tuh termasuk potent, namun formulasinya di kulit cukup ringan lho. Dari awal pakai, ngga ada efek tingling, kemerahan atau ngga nyaman lainnya. Aman dan nyaman aja.


Memang, masih berasa kayak agak lengket pas abis apply. Hanya beberapa saat di awal aja sih. Selebihnya oke-oke aja. Terus ini tuh brightening serum kan ya? Tapi asli deh, efek hydrating-nya nampoool banget. Belum lanjut ke moisturizer aja, kulit itu udah oke rasanya. Lembab, kenyal dan plumpy.


Selama pakai sebulanan, hasil yang aku dapatkan juga terlihat signifikan mendekati klaimnya. Skin tone terlihat lebih cerah dan bekas jerawat di pipi juga semakin samar. Berhasil deh mengatasi kulit kusam dan menyamarkan dark spot. Performa kulit jadi terlihat lebih sehat pokoknya.


Reset-The-Skin-10%-Niacinamide-+-2%-Alpha-Arbutin-Brightening-Serum.png


Recommended deh ini juga serumnya. Brightening serum dengan konsistensi Niacinamide yang cukup tinggi, tapi formulasinya nyaman, lembabnya mantep dan performanya juga kelihatan.


Netto: 30 ml


BPOM: NA18211901404


Price: Rp 98.000


Rate: 4,5/5


•


•


•


Whuaaa happy banget deh pakai kedua produk ini. Jujurly aku jadi kepo sama Retinol Serumnya juga. Semoga next terealisasikan untuk pakai Retinol Serum mereka.


Kalian ada yang udah pakai kedua produk di atas, atau produk Reset yang lain?


XOXO


Madamabi___

Review: Mother Of Pearl My Lips But Prettier Skin Tint | 07 Pretty Bold

Okeh.. waktunya kita review lipennya mama ayang!! Dari awal kemunculan Mother Of Pearl, aku udah ngebatin "harus coba nih!". At ...