Wednesday, July 1, 2020

Review: L'oreal Paris Revitalift Pro Youth Mask

July 01, 2020


Holla...

Di usia kepala tiga ini, perawatan anti aging bukan lagi main-main untukku. Bukan hanya sebagai pencegah. Tapi memang seurgent itu. Setiap pakai produk skin care, yang diutamakan jelas kandungan anti aging. Mulai dari cleanser sampai masker.

Waaaah, apalagi masker ya. Untuk yang sering baca blog ini, pasti paham betapa aku gandrung dengan masker. Terutama sheet mask. Karena selain hasilnya langsung terlihat. Sensasi pake sheet mask tuh asyik banget. Pas banget untuk me time.

Apalagi, ternyata L'oreal Paris punya sheet mask yang mengatasi permasalah aging. Mmm, konon katanya kulit bisa menjadi cerah dan kembali muda dalam waktu 15 menit!

Seperti apa ya produknya? Benarkah performanya sesuai dengan klaim?

3 Dimensi Kulit Muda Bercahaya, Lifting, Plumping & Brightening


Revitalift Pro Youth Face Mask, adalah masker wajah L'oreal Paris yang fokus pada peremajaan kulit. Produk ini dirancang dengan konsep yang menarik. Yaitu mengatasi anti aging dalam tiga dimensi.

Yaitu, lifting, plumping dan brightening. Hal ini dimaksud untuk memberi solusi pada tiga hal, yang paling menjadi problem dalam peremajaan kulit. Seperti kulit kendur, keriput, dan kusam. Jadi selain oke untuk aging, produk merupakan masker untuk wajah kusam juga.

Masker wajah yang ditujukan untuk usia 25-40 tahun ini, membawa konsep 1 essence bottle in 1 mask. Dimana, diharapkan dapat memiliki kekuatan layaknya satu botol serum, pada setiap lembar sheet mask.

Info Produk

Netto: 30g

BPOM: NA11190205065

Price: @38.000 IDR

Where To Buy:
Offline = drugstore seperti Guardian & Watson. Mini market & supermarket.

Online = Tokopedia , Shopee, atau Lazada.

For more info, kalian bisa cek di Website Resmi L'oreal Paris ya.

Dikemas Dalam Tiga Tampilan Berbeda Sesuai Dengan Setiap Variant

Produk ini dikemas seperti masker lembaran pada umumnya. Pada kemasaan plastik yang cukup tebal dan kokoh. Didominasi oleh warna merah.

Ukurannya pas, sekitar lebar telapak tangan orang dewasa. Tipis dan travel friendly.


Meskipun terlihat mirip. Tapi setiap variannya dibedakan dengan ciri khas warna masing-masing. Merah untuk lifting. Ungu untuk plumping. Putih untuk brightening. Jadi meskipun mirip, tetap bisa dibedakan ya.

Sheetnya 0.3 MM Cellulose Tissue, Tipis Banget!

Lembaran dari masker wajah L’oreal Paris ini didesain di Jepang beb. Menggunakan generasi advanced cellulose tissue mask. Yang mana, dapat menyerap essence 10x lebih banyak.


Yang menariknya, lembarannya tipis banget. Pas banget untuk aku si pemuja sheet tipis. Kalau biasanya aku pakai sheet mask tertipis itu 0.5 mm. Nah, punya L'oreal ini ketipisannya 0.3 mm. Jadi memang dirancang agar terlihat seperti lapisan kulit kedua kita gitu deh. Wuidiiih. Kece!


Setelah aku gunakan. Sheetnya memang tipis dan lentur banget. Namun meskipun begitu, tetap kokoh dan tidak mudah sobek.  Apalagi ketika aku lepas dari lipatan dan lapisan cover yang berwarna biru. Kondisinya tetap aman-aman saja.


Sizenya terlalu lebar untukku. Detailnya hampir pas sesuai dengan bentuk wajahku. Meskipun ada bagian yang agak sempit. Terutama bagian bibir, agak kekecilan.

Essencenya Diformulasi Dengan Witch Hazel, Damask Rose & Volcanic Spring Water

Essencenya memiliki tekstur cair namun agak licin. Aku simpulkan sebagai liquid gel. Semua variannya memiliki warna essence yang bening.


Karena memiliki fokus yang berbeda-beda. Revitalift Pro Youth Face Mask, ini memiliki kandungan utama yang berbeda-beda juga.

Untuk lifting essence, diperkaya dengan Witch Hazel yang dikenal dapat merawat elastisitas kulit. Agar kulit terasa kencang dan halus.

Plumping essence, diperkaya dengan Damask Rose atau Rose Damaskus. Bunga mawar langka yang dikenal dapat melembabkan dan membuat kulit terasa nyaman serta berkilau.

Sedangkan brightening essence, mengandung Volcanic Spring Water. Kandungan micro-nutrientnya mampu menjaga kulit agar cerah dan halus.

How To Use

Cara menggunakannya seperti penggunaan sheet mask pada umumnya. Bersihkan wajah terlebih dahulu. Kalau aku, selalu menggunakan toner.


Keluarkan sheet mask dari kemasaan dan buka lipatan perlahan. Sebelum menempelkan ke wajah, ingat ya, sisi yang ada lapisan berwarna biru berada di luar. Lalu setelah sheet mask menempel pada wajah, lepaskan lapisan biru perlahan. Lalu rapikan sheet mask sesuai dengan bentuk wajah kamu.

Untuk experience dan performanya. Aku jabarin satu-persatu berdasarkan setiap variannya ya.

L'oreal Paris Revitalift Pro Youth Mask Lifting Essence


Masker L'oreal yang lifting essence ini, pas dipakai ada sensasi cekit-cekit. Ngga parah sih. Cuma begitu blasss kena wajah, cukup terasa.

Tapi hanya sebentar, sekitar dua menitan lah. Habis itu rasanya adem banget. Padahal ngga diletakkan di lemari pendingin sebelumnya. Benar-benar bikin rileks.

Sheetnya meskipun kegedean di sisi pinggir. Lebar banget bok pinggirnya. Bisa sekalian maskerin rambut, hihi. Tapi tetap menempel dengan apik. Memang ada detail yang ngga gitu fix di bagian wajahku. So far sih tetap nyaman.

Setelah dilepas, wajah terasa basah banget. Essencenya di wajah terasa licin dan cukup lama meresap. Meninggalkan rasa lengket juga. Namun bukan dalam artian yang greasy ya. Masih masuk dalam batas toleransiku. Oke-oke aja.

Setelah pakai ini, aku ngga tau kenapa. Kok wajahku kayak kelihatan lebih kecil dan tirus? Sempat berpikir karena pengaruh letak jilbab, namun setelah aku benahi berkali-kali. Ternyata masih begitu. Mmm, sepertinya efek liftingnya berkerja ya?


Oia, aku juga merasa kulitku jadi lebih kenyal dan halus.

L'oreal Paris Revitalift Pro Youth Mask Plumping Essence


Sensasi awal pakainya lebih nyaman dibanding yang lifting essence. Untuk kualitas sheet dan essence juga masih sama. Baik tekstur essence sampai ukuran dan detail sheet. Sheetnya juga enak nempel di wajahku meski agak kebesaran.

Dipakai masih nyaman dan menimbulkan efek rileks.

Untuk yang plumping ini, meskipun terdapat ingredients bunga mawar. Tapi aromanya lumayan samar di penciumanku.


Untuk klaim plumping, menurutku tidak begitu terasa. Memang kulit lebih kenyal dan halus. Lembabnya juga terasa. Namun, hasil seperti itu juga diberikan oleh variant yang lain. Kurang berasa padet gitu lho kulitnya. Mungkin karena aku baru sekali pakai kali ya?

L'oreal Paris Revitalift Pro Youth Mask Brightening Essence


Untuk sheet dan essence masih sama dengan dua varian di atas. Pointnya, berarti masker wajah loreal ini memang konsisten untuk kualitas sheet dan essence ya.

Feelnya juga enak. Yang brightening essence ini awalnya masih ada efek tingling. Namun sebentar selebihnya terasa nyaman dan rileks.

Entah kenapa, aku merasa variant ini sedikit lebih kuat aromanya dibanding dua varian lain.


Performa dari masker untuk mencerahkan wajah ini. Meskipun ngga fantastis banget, aku melihat kulitku lebih cerah setelah pakai sheet mask ini. Rasanya wajah jadi kelihatan lebih bersih. Aku juga melihat wajahku sedikit lebih glowing dari biasanya. Selain itu, efek freshnya berasa banget.

Masih tetap juga ada efek lengket. Ngga parah memang. Tapi kalau dirasa-rasa sih cukup kentara. Masih tetap dalam batas aman sih.

Conclusion


Untuk mengatasi permasalahan aging. Menurutku cukup berhasil. Secara keseluruhan. Kulitku memang terlihat lebih fresh, kencang, cerah dan lembab. Oke banget sih untuk yang mencari masker untuk kulit kering.

Sheet mask ini oke ya untuk yang punya masalah dengan aging. Seperti kulit kusam, kurang terasa kencang, kering, dan kerut di wajah. Bisa dipakai ketiga variantnya secara berturut dan rutin. Karena efeknya memang berasa sekali untuk membuat kulit lebih mudah.

Untuk kualitas sheetnya juga oke banget. Nempel sempurna dan nyaman dipakai. Paling males kan sama sheet yang tebal dan ngga nempel di kulit dengan apik. Kalau sheetnya Revitalift ini bener-bener kayak second skin aku.

Essencenya cukup banyak. Meskipun sudah terserap banyak di lembarannya. Namun masih bersisa. Walaupun tidak langsung cepat, namun penyerapan essence ke wajah cukup baik. Masih ada sensasi lengket ketika kering. Tapi bukan greasy. Masih aman-aman aja.

Selama pakai ini sheet mask ini, tidak menimbulkan reaksi buruk di wajahku.

Pros

Essence banyak

Sheetnya tipis dan nyaman

Hasil mendekati klaim

Mudah didapatkan

Cocok untuk kulit kering sepertiku

Cons

Essencenya masih menimbulkan sensasi lengket di kulit

Repurchase?

Yasss. Terutama untuk yang Lifting Essence.

Rate
4/5

XOXO

Madamabi___

Monday, May 25, 2020

Review: Elsheskin Glam Gloss Crystal Peach

May 25, 2020


Holla...


Ini adalah review terakhir untuk rangkaian lip cream, dari Elshebeauty yang merupakan beauty line dari Elsheskin.


Last but not least! Yang berikut ini merupakan lip gloss bening yang merupakan favoritku. Setelah sekian lama ngga pakai lip gloss, produk ini bikin aku jatuh cinta.


Langsung aja ya aku ulas si Elsheskin Glam Gloss Crystal Peach ini.


Lip Gloss Dengan Kilap Sempurna Yang Mengandung Ester Oil



Smooth | Non Sticky | Lightweight | Luxurious Finish


Glam Gloss adalah variant dari Elsheskin Lip Cream yang memberikan finish berkilau sempurna pada bibir. Ditujukan agar tampilan lebih mewah dan bibir tampak lebih bervolume.


Diformulasi dengan Ester Oil dan Vitamin E. Agar bibir lebih lembab dan sehat.


Gloss bening ini, diracik juga agar tidak menggeser lapisan lipcream/lipstick di bawahnya. Sehingga aman jika ingin dipakai sebagai top coat.


Info Produk


Netto: 6gr


Diproduksi Oleh: PT Cosmax Indonesia Untuk CV Putra Jaya Mandiri (Elsheskin)


Price: @129.000 IDR


Where To Buy: Shopee (Official Store Elsheskin), Website Elsheskin atau Via WA & LINE yang ada di bio Instagram @elsheskin


Atau pakai kode "SQUADSARIHATI" untuk disc 10% min order 250k via website, LINE dan WA.


Dikemas Dalam Tube Bening Yang Menunjukkan Gemerlap Dari Glitternya


Bentuk kemasaanya masih mirip dengan dua variant lain (Intense Gloss Matte & Smooth Lip Matte). Hanya saja, yang glam gloss tidak ada sisi gelap pada tube akliriknya. Semua bening. Sehingga menunjukkan gemerlap dari glitternya.



Boxnya juga berbeda. Yang ini berwarna peach dengan detail glitter gold pada seluruh body box. Terdapat segel stiker bulat juga pada bagian atas dan bawah tutup box.


Untuk aplikatornya juga masih sama. Reservoir tip yang lancip pada bagian ujungnya. Sisi brushnya juga lentur dan sedikit miring. Sejauh ini, masih merupakan aplikator favoritku. Enak banget diswipe ke seluruh permukaan bibir kalau aplikatornya begini.



Kemasaan masih masuk kategori aman dan apik menurutku. Meskipun belum ada sisi yang "unik" banget sih. Tapi tetap eye catching kok.


Teksturnya Kental Seperti Caramel


Tekstur dari lip gloss ini cukup kental. Yasss, aku melihatnya seperti karamel. Hal ini mempengaruhi, ketika ingin mengambil produknya dari dalam tube. Agak sulit untuk dijangkau. Harus bolak-balik celup.


Sempat terpikir untuk menyalahkan lubang tubenya yang terlelalu sempit. Tapi setelah dipikir-pikir. Letak kesalahnnya bukan di kemasaan ataupun aplikator. Karena dua variant lain masih aman-aman aja dan tidak sulit dijangkau.


Setelah menelaah lebih jauh (halaaaaah!). Aku menyimpulkan teksturnya yang terlalu kental itulah yang membuatnya susah untuk dicolek.



Ngga hanya teksturnya yang seperti karamel. Lip gloss ini juga bening dengan hint warna peach. Mirip seperti penampakan karamel yang belum terlalu gosong. Bedanya, terdapat glitter gold yang halus namun kilaunya tetap kelihatan.


Meskipun Kental, Namun Formulanya Tidak Terasa Lengket


Meskipun terlihat seperti karamel yang kental. Tenaaaang. Lip gloss ini tidak lengket seperti karamel juga lho.


Formulanya terasa nyaman di bibir. Meskipun ketika bibir mengatup, kedua sisi bibir terasa seperti melekat. Namun ngga lengket yang sampai bikin risih gitu. Meskipun belum dapat dikatakan benar-benar tidak lengket sempurna juga.


Intinya sih, aku masih merasa nyaman dengan lip gloss ini. Ngga bikin bibir terasa berat dan tebal. Tetap nyaman dibawa beraktifitas.


Makin lama juga semakin ngeset dan ringan ketika digunakan.


Lasting Power Termasuk Awet Untuk Ukuran Lip Gloss


Lasting power dari si Glam Gloss ini juga oke. Apalagi untuk ukuran lip gloss ya. Termasuk awet. Sekitar 5 sampai 6 jam tanpa makan dan minum. Ketika dipakai makan dan minum tidak langsung bubar. Efek kilaunya masih terasa.


Pigmentasi Dan Stainnya Keluar Banget


Untuk ukuran lip gloss (lagi nih), pigmentasinya juga oke. Stainnya terasa banget. Awalnya aku pikir, ngga bakalan mempan menutupi bibirku yang gelap dan pinggirnya yang hitam. Namun ternyata... Waw.


Berhasil bikin bibirku jadi lebih merona. Ngga sekedar ngasih efek kilap aja. Jadi bibirku ngga semata kelihatan berminyak seperti mamam gorengan aja. Ada semburat warna yang bikin makin fresh.


Finishnya Membuat Bibir Berkilau Tanpa Berlebihan


Walaupun klaimnya mengatakan, lip gloss ini membuat bibir tampak mewah. Jatuhnya tetap manis dan tidak berlebihan menurutku.



Berhasil memberi efek glass lips atau candy lips yang berkilau dan tampak fresh.


Menariknya lagi, lip gloss ini berhasil mengupgrade tampilan bibir kita dengan kilaunya.


Hal ini aku buktikan, ketika aku menggunakan lipstick tanpa dan dengan dilapisi Elshekin Glam Gloss ini. Transformasinya benar-benar terlihat. Sebelum dilayer, tampak flat. Ketika dilayer, langsung terlihat lebih manis dan fresh.


Without Elsheskin Glam Gloss

With Elsheskin Glam Gloss


Crystal Peach, Bening Namun Memberi Rona Segar Pada Wajah


Untuk variant Glam Gloss ini, masih tersedia satu shade saja. Semoga next ada shade baru ya.


Seperti namanya, lip gloss ini meskipun bening (seperti kristal?) namun memiliki hint peach yang soft. Meskipun lembut, tetap berhasil membuat bibir lebih merona natural.


Seperti yang aki sebutkan sebelumnya. Shadenya manis sekali. Membuat bibirku lebih fresh dan lebih cerah dari warna aslinya. Benar-benar diluar dugaanku. Aku pikir hanya kasi efek kilau-kilau aja.


Shimmer-glitter goldnya ngga lebay. Halus sekali namun tetap berperan memberi semburat jingga yang lembut pada bibir.


Conclusion


Bisa dibilang, Elsheskin Glam Gloss ini berhasil bikin aku kembali seneng pakai lip gloss.


Meskipun masih ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan harapanku. Seperti tekstur kental yang membuatnya sulit dicolek.


Secara keseluruhan sih aku suka dengan produk ini. Finish glossnya ngga lebay. Warnanya juga kece di bibir.


Cukup candu jadinya sama lip gloss ini. Rasanya pengen dipakai terus. Hihi.


Pros


Finish glossnya tidak berlebih

Shade peachnya bikin bibir merona segar

Shimmernya halus

Cons


Teksturnya terlalu kental, agak sulit dicolek.


Repurchase?


Kemungkinan besar, YASSSS!


Rate


4,5/5


XOXO


Madamabi___

Thursday, May 21, 2020

Review: Elsheskin Smooth Lip Matte | All Shade

May 21, 2020


Holla...


Masih nyambung sama postingan sebelumnya. Aku mau lanjut bahas porduk terbaru dari Elsheskin. Setelah bahas yang Gloss Matte. Kini aku mau review yang Smooth Lip Matte.


Sekilas seperti sama ya? Tapi selain finishnya, ada beberapa hal lagi yang berbeda. Apa aja tuh? Mana yang lebih rekom? Shadenya seperti apa?


Lipcream Matte Yang Mengandung Argan Oil Agar Bibir Tetap Lembab



Smooth | Non-Sticky | Lightweight | Transferproof


Lipcream dengan finish matte ini, diformulasi dengan Argan Oil agar tidak membuat bibir kering dan pecah-pecah. Meskipun lembab, tidak meninggalkan rasa lengket juga.


Fyi, Argan Oil juga disebut sebagai emas cair karena memiliki banyak manfaat. Minyak ini mengandung vitamin A, E dan Antioksidant. Paling dikenal untuk melembabkan kulit dan bibir. Juga mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari.


Dari klaimnya, dapat dilihat juga. Smooth Lip Matte, diracik agar terasa ringan dan lembut ketika digunakan.


Info Produk


Netto: 6gr

Diproduksi Oleh: PT Cosmax Indonesia Untuk CV Putra Jaya Mandiri (Elsheskin)

Price: @139.000 IDR

Where To Buy: Shopee (Official Store Elsheskin), Website Elsheskin atau Via WA & LINE yang ada di bio Instagram @elsheskin


Atau pakai kode "SQUADSARIHATI" untuk disc 10% min order 250k via website, LINE dan WA.


Dikemas Simpel Namun Tetap Berkesan Mewah



Bener banget kalau banyak yang keliru, melihat varian Smooth Lip Matte ini dengan yang Intense Gloss Matte. Emang mirip. Di post sebelumnya (Review Elsheskin Intense Gloss Matte) aku juga nyebutin kemiripan ini.



Sama-sama memiliki box dengan nuansa hitam, dikombinasi warna dari setiap shadenya. Boxnya juga dari aklirik bening, dan terdapat detail transparant menyerupai bentuk lipstick. Hanya saja, yang Smooth Lip Matte dilapis finish doff. Sedangkan Intense Gloss Matte, glossy.


Aplikatornya juga masih sama. Reservoir tip. Aplikator yang brushnya berbentuk lancip. Membuat lebih nyaman memoles bibir sampai ke sisi tersempit.



Oia, meskipun tidak terdapat lapisan segel plastik di seluruh body kemasaan. Produk ini tetap disegel ya. Dengan stiker plastik bening bulat pada bagian atas dan bawah tutup boxnya. Ingat, penting sekali memeriksa kelengkapan dan kondisi kemasaan ketika kamu membeli produk ya.


Tektur Creamy Yang Lembut Di Bibir


Secara garis besar, bisa dibilang teksturnya creamy. Konsistensinya tidak terlalu padat, ataupun terlalu cair.


Namun, dibeberapa shade (khususnya yang nude), aku mendapati teksturnya agak kekentalan. Jadi ketika dipoles ke pinggir bibir jadi ngga rapi.


Namun, beberapa lainnya sangat oke. Bahkan ada yang terasa seperti creamy mousse.


Detailnya yang mana aja, ntar bahas di bagian shade ya.


Formulanya Terasa Ringan Tanpa Sensasi Kering


Formulanya nyaman. Ngga berasa tebal di bibir. Walaupun ngesetnya cepat, tapi ngga bikin bibir kering dan kaku. Apalagi sampe terkelupas, ngga ada kejadian sampe begitu deh.


Lasting powernya standart. Maksimal 4 jam tanpa makan minum. Kalau makan ya bubar. Tapi hilangnya rapi dan ngga ngeblock. Ketika direapply juga masih halus dan rapi.


Masih transfer. Tapi dikit, dan bukan yang kenak langsung nempel. Paling kayak minum di gelas.  Atau kalau di tekan sama tissue.


Pigmentasi dan coveragenya good. Menutup permukaan bibir dalam sekali celup aja. Pinggir bibir itemku, ketutup sempurna. Meski ada beberapa shade yang patchy juga. Terutama yang nude (kayaknya ini ampir disetiap produknya dari brand apapun ya?). Nah ini juga detailnya aku bahas di bagian shade nanti ya.


Finish Matte-nya Halus Di Bibir


Lipcream ini meskipun setelah digunakan, cepat kering. Namun finish mattenya haluuus banget. Mirip-mirip seperti suede matte atau lip mousse. Permukaan bibir kelihatan smooth, meskipun masih terlihat gurat dari garis-garis bibir.


Ada Aroma Yang Manis


Jika yang Intense Gloss Matte tidak ada aromanya. Berbeda dengan yang ini. Elsheskin Smooth Lip Matte, memiliki aroma manis yang cukup terasa ketika digunakan. Seperti aroma kue.


Meskipun begitu, lama-kelamaan aromanya pudar dan menghilang kok.


Sejauh ini, aku sih tidak masalah dengan aromanya. Karena memang punya toleransi yang besar terhadap aroma pada produk makeup. Hihi.


Terdapat 6 Pilihan Warna


Lipmatte dari sister brand Elsheskin, Elshebeauty ini terdapat 6 pilihan shade. Mulai dari nude sampai bold. Meskipun, aku pribadi merasa kurang imbang antara shade nude dengan boldnya.



Walaupun begitu, okelah. Semoga next ada launch shade baru lagi ya.


Hello Beautiful


Aku pernah bertanya di Instagram Storyku, tentang shade mana dari lipcream Elsheskin ini yang paling diingini. Nah, ternyata Hello beautiful ini paling rame disebut.


Fyi, ini merupakan shade favorit dari Abel Cantika juga.


Di diriku, Hello Beautiful ini jatuhnya adalah pinky nude. Meskipun sangaaaat nude untuk medium skintone kayak aku, Alhamdulillah-nya ngga ada hint neon.



Jadi meskipun agak tricky makenya, ngga bikin muka kusem. Tetap aja emang, ngga bisa dipakai pas bare face. Harus dipaduin sama makeup yang lumayan kuat di area mata.


Oh So Nude


Ini masih mirip dengan yang Hello Beautiful. Nude juga. Tapi Oh So Nude warnanya adalah peachy nude. Sayangnya di aku, hint beigenya kenceng banget.



Jadi bener-bener pucet pas aku pakai. Meskipun dengan makeup mata yang full, tetap tidak terlalu membantu untukku.


Aku sempat berpikir, mungkin kece untuk base ombre. Memang sih kece untuk dipakai ombre. Namun yang Oh So Nude ini, teksturnya lebih kental dari yang lain. Aku juga melihat dia patchy ketika digunakan. Harus lumayan kerja kerasa untuk meratakannya agar oke di bibir. Agak pakai trick deh. Apalagi di bagian pinggir bibir. Harus di tepuk-tepuk dengan jari. Kalau tidak seperti ngeblock dan tebal di pinggir.


Daswood

Aku sempat mengira ngga bakalan simpatik dengan shade ini. Karena takut jatuhnya akan kusam. Ternyata....


Shade Daswood ini merupakan browny nude. Dengan cool undertone. Aku melihat ada sedikit yellow hint.



Ajaibnya. Meskipun masih tricky dan jelas bukan warna yang bisa aku pakai pas bare face. Si Daswood ini masih cocok di wajahku. Lagi-lagi tidak ada hint neonnya. Jadi ngga sekusem yang aku bayangkan.


Oia, diantara semua warna pale-nya. Daswood ini adalah shade yang teksturnya paling nyaman ya (diantara shade pucet, bukan di antara semua shade). Enak banget. Mudah rata dan ngga patchy.


Choco Mauve


Meskipun namanya Choco Mauve. Ketika aku poles, awalnya shade ini lebih terlihat pinky mauve dengan brown hint. Namun, sekitar setengah jam. Shade ini bakalan oksidasi. Ketika oksi, barulah dia terlihat lebih browny mauve.



Menurutku, ini agak mirip dengan Sugarberry dari variant Intense Gloss Matte, tapi versi deep mattenya.


Walaupun warnanya seloooow, shade yang ini masih oke untuk dipakai bare face. Masuk juga untuk semua skintone.


Queensberry


Satu-satunya shade merah dari squad Smooth Lip Matte.


Dannnnn. I love it. Karena memang merupakan tipe red lipstick favoritku. Dark red wine. Walaupun merah pekat tapi ngga gonjreng.



Tekstur dan formulanya juga nyamaaan. Biasanya shade dark red begini belum pernah gagal ya di segala warna kulit.


Brick The Rules


Last but not least. Brick the rules ini adalah warna nude yang paling aku suka. Definisi MLBB (My Lip But Better) buat aku.


Browny orange, dengan hint merah. Bener-bener pilihan tepat untuk yang mau pakai lip nude, tapi takut pucet. Warnanya kalem, tapi fresh.



Tekstur dan formulanya juga enak banget. Untuk yang seri nude, aku sih yes banget sama si Brick The Rules ini. Yakin sih, juga bakalan masuk di segala skintone.


Note: penggambaran warna bisa saja berbeda di setiap orang ya beb. Karena menyesuaikan skintone dan undertone masing-masing.


Conclusion


Aku puas dengan lipcream dari Elsheskin ini. Meskipun ada tekstur dan formula yang tidak konsisten di beberapa shade. Namun, secara keseluruhan sih oke. Bagusnya, untuk shade favoritku tekstur dan formulanya nyaman semua.


Aku berharap, next mereka akan reformula menjadi lebih konsisten nyaman dan enaknya untuk seluruh shade.


Selain itu, semoga juga ada shade lain yang lebih beragam dan berimbang. Terutama lebih memperbanyak shade bold atau shade dengan earthy tone yang warm  (yang sedang hits dan memang kece digunakan khususnya untuk wanita Indonesia).


Pros


Pilihan shade lumayan banyak
Hasil finish mattenya smooth di bibir
Tidak bikin bibir kaku dan kering

Cons


Tekstur dan formula di beberapa shade tidak konsisten
Warna nude terlalu mendominasi

Repurchase?


Bisa jadi sih, khususnya shade Queensberry dengan Brick The Rules. Namun, seiring dengan ramainya lipstick dan lipcream baru bermunculan. Aku ngga begitu janji. Hihi.


Rate


4 / 5


XOXO


Madamabi___

Monday, May 18, 2020

Review: Elsheskin Intense Gloss Matte | All Shade

May 18, 2020


Holla...


Perona bibir itu ngga ada matinya ya? Setelah beberapa tahun belakangan kita dibuat cukup nyaman dengan lipstick matte. Kini berbagai finish lipstick semakin bermunculan. Meskipun masih lekat dengan kata "matte", namun inovasi tetap terasa.


Seperti produk terbaru dari Elsheskin, yang berada di sister brand mereka, Elshebeauty. Ngga tanggung-tanggung, sekali meluncurkan produk baru. Mereka langsung membuat tiga varian lip cream. Whoooooa. *Para penggemar lipenpun bersorak-sorak bahagia*


Salah satunya adalah produk yang mau aku review di post ini. Elsheskin Intense Gloss Matte. Seperti apasih produknya? Maksud dari Gloss Matte itu gimana tuh? Lalu, semanis apa ya shadenya? Mmmm, kalau lasting powernya gimana?


Inovasi Terkini Dari Elsheskin, Glossy Tanpa Greasy



Smooth | Non-Sticky | Lightweight | Luxurious Finish


Disebut "Gloss Matte" karena lip cream ini, memberikan efek glossy namun tetap terasa kering ibarat lipmatte. Tanpa sensasi greasy yang lengket.


Mengandung Vitamin E juga Ester Oil, yang membuat bibir terasa lembab dan juga lembut.


Seperti namanya, meskipun ada sentuhan glossy, namun lip cream ini diformulasi dengan pigment yang intense. Berbeda dengan pewarna bibir glossy yang pada umumnya memiliki pigmentasi yang rendah.


Info Produk


Netto: 6gr

Diproduksi Oleh: PT Cosmax Indonesia Untuk CV Putra Jaya Mandiri (Elsheskin)

Price: @139.000 IDR

Where To Buy: Shopee (Official Store Elsheskin), Website Elsheskin atau Via WA & LINE yang ada di bio Instagram @elsheskin

Atau pakai kode "SQUADSARIHATI" untuk disc 10% min order 250k via website, LINE dan WA.


Packaging Mewah & Simpel


Jujur ya, dari dulu aku sempat merasa bahwa Elsheskin adalah salah satu brand dengan kualitas baik namun pengemasannya kurang. Namun, di lip cream kali ini, aku happy melihat penampilannya yang cantik banget. Mewah, elegant dan tetap simpel.



Boxnya bernuansa hitam dengan sentuhan warna dari setiap shadenya.


Begitupun tube akliriknya yang mewah. Ada detail bagian transparant menyerupai ujung lipstick yang lancip.


Untuk ketiga varian lip creamnya sebenarnya memiliki karakteristik yang sama. Namun ada beberapa sentuhan yang dibedakan.



Seperti yang varian Intense Gloss Matte ini, jika sekilas dilihat sangat mirip dengan yang Smooth Lip Matte. Namun, yang membedakan. Yang Gloss Matte terlihat lebih glossy baik box maupun tubenya. Sedangkan yang Smooth Matte, box tubenya memiliki finish doff.



Aplikatornya juga tipe aplikator kesukaanku, reservoir tip. Tipe begini, enak banget molesnya sampe ke sisi tersempit bibir. Meminimalisir lip cream numpuk di bagian dalam bibir.


Teksturnya Creamy Namun Mudah Merata Di Permukaan Bibir


Konsistensi dari ke-creamy-an teksturnya pas. Ngga terlalu padat, ngga cair juga.


Mudah merata keseluruh permukaan bibir tanpa harus celup ulang. Coveragenya juga oke. Nutup banget untuk bibirku yang dikelilingi lingkar hitam ini.


Untuk semua shadenya, ngga ada yang patchy. Konsistensi semua sama. Good.


Lipcream Glossy Namun Tidak Membuat Bibir Terasa Tebal


Biasanya, lipcream/lipstick dengan finish glossy identik dengan sensasi tebal. Bikin bibir kayak jundeeeer banget. Tapi Intese Gloss Matte ini ngga.


Memang masih ada feel lengket. Tap tipis-tipis aja sih menurutku. Itu juga kalau dirasa-rasa kali. Kalau dengan sengaja kita katup bolak-balik bibir, ya memang berasa masih nempel.


Setelah aku baca dengan seksama, bisa dibilang ini asal muasal disebut gloss-matte. Meskipun glossy namun terasa "kering". Tidak begitu membuat bibir terasa basah, walaupun penampakannya begitu berkilau.


Glossy, Tapi Pigmentasinya Nampol


Aku ingat sekali, terkahir kali pakai lipen gloss. Asli ya, pigmentasinya sheer banget. Warnanya ngga keluar. Tapi lip cream Elsheskin ini, high pigmented.


Even itu warna ter-nude sekalipun. Warnanya intense banget di bibir. Ya pas kayak nama produknya sih.


Finish Glossnya Mewah Banget


Seperti klaimnya, Luxurious Finish. Ya iya banget. Yang mau tampil natural, kayaknya aku ngga gitu rekom lip cream ini. Emang glossnya kelihatan mewah dan cetar. Bahkan, di warna yang nude sekalipun.


Tapi kalau dipakai tipis, oke sih. Jatuhnya seperti satin finish.


Meski Lasting Powernya Low, Namun Tetap Apik Ketika Re-Apply


Untuk lasting powernya, lipstick ini cukup low. Mudah banget keangkat. Tentunya juga tidak transferproof. Mudah menempel juga soalnya.


Tapi bagusnya, ketika di re-apply juga bagus. Ngga bergumpal ataupun bikin bibir pecah-pecah, sampe sel kulit mati bibir terkelupas.


Tidak Ada Aroma Mencolok


Aku tidak menemukan ada tanda-tanda fragrance dalam ingredientsnya. Entah juga ya kalau aku kurang paham istilah kimia atau gimana. Tapi menurut penciumanku, memang tidak ada aroma seperti parfum.


Yang terasa hanya aroma khas chemical dalam artian yang aman dan wajar.


Terdiri Dari Tiga Pilihan Shade Yang Wearable


Varian ini memiliki tiga pilihan shade. Ketiganya dalam kategori yang aman dan wearable.


Cinnamon Candy


Cinnamon Candy merupakan shade nude dengan nuansa choco-mauve dan hint beige, yang bikin feel MLBB (My Lip But Better) makin terasa.



Walaupun bisa dikatakan cukup nude, tapi tidak bikin wajahku pucet. Hal ini aku simpulkan karena efek glossynya.


Untuk kulit medium tan sepertiku, shade ini masih cocok.


I Rose You


Shade ini warnanya rose pink-coral dan hint merahnya juga kenceng. Kalem tapi ngga nude. Namun ngga sampai bisa disebut bold juga.



Warnanya manis banget. Paling feminim diantara kedua temannya. Menurutku ini shade yang banyak disukai orang. Karena dapat memberikan efek segar tanpa terlihat mencolok dan berlebihan.


Yang I Rose You ini bakalan cocok untuk semua skintone menurutku.


Sugarberry


Yang terakhir, Sugarberry ini jatuhnya di aku lebih kelihatan pink-mauve. Masih masuk kategori nude dan MLBB juga di aku. Namun tetap aman dan no pucet-pucet.



Meskipun bukan shade yang tipe aku banget. Namun menurutku shade ini kece dan wearable. Cocok juga di skintone sawo matang.


Note: penggambaran warna bisa saja berbeda di setiap orang ya beb. Karena menyesuaikan skintone dan undertone masing-masing.


Conclusion


Yang bisa aku simpulkan dari Elsheskin Intense Gloss Matte ini adalah:


Menurutku produk ini seperti lip gloss, tapi super pigmented dan full coverage. Walaupun glossy dan teksturnya agak padat, tapi ngga lengket di bibir. Kayak klaimnya ya, memberikan finish yang mewah. Benerann. Pake ini, langsung cuuun bibir kesannya uwow.


FYI, lip cream ini merupakan personal favoritenya Rissa @lippielust juga lho.


Aku cukup puas dengan Intense Gloss Matte ini. Meskipun masih ada yang kurang. Tapi untuk debut pertama Elsheskin di dunia lipcream, ini adalah usaha yang baik.


Mereka berhasil memberikan experience yang menyenangkan bagiku ketika mencoba lip cream ini.


Pros


Pilihan shadenya cantik dan wearable
Finish glossynya mewah
Formulanya nyaman
Tekstur creamy
Hi coverage
Hi pigmented

Cons


Lasting power low
Mudah transfer

Repurchase?


Bisa dibilang ingin. Tapi kadang hati ini tetap gatel mencoba produk lain. Apalagi untuk urusan lipen.


Rate


4,5/5


XOXO


Madamabi___

Review: Mother Of Pearl My Lips But Prettier Skin Tint | 07 Pretty Bold

Okeh.. waktunya kita review lipennya mama ayang!! Dari awal kemunculan Mother Of Pearl, aku udah ngebatin "harus coba nih!". At ...