Showing posts with label Local Brand. Show all posts
Showing posts with label Local Brand. Show all posts

Saturday, October 21, 2023

Review: Mother Of Pearl My Lips But Prettier Skin Tint | 07 Pretty Bold

October 21, 2023


Okeh.. waktunya kita review lipennya mama ayang!!


Dari awal kemunculan Mother Of Pearl, aku udah ngebatin "harus coba nih!". At least satu produk aja gitu nyicip. Karena seorang Tasya Farasya di mataku tuh, adalah beauty influencers yang selektif dan standartnya dalam menilai produk cukup tinggi. Jadi emang aku antusias sekali akan bagaimakah produk hasil karyanya.


Sempat ngewishlist browcarra MOP, namun begitu tersiar kabar mereka ngeluncurin lip products. Jelas, aku ngga mikir lama lagi.


Yass! @mop.beauty My Lips But Prettier Skin Tint shade 07 Pretty Bold. Zuzurly sih aku ngincer yang Pretty Rad tadinya. Namun... Kosyong!


Aku bocorin dikit di awal ya. Menurutku, ini adalah produk yg feelnya bikin aku "eh gimana...gimana" gitu lho. Maksudnya Sar? Baca aja ya sampai habis. Hihi.


Mother Of Pearl My Lips But Prettier Skin Tint | Silky, Stain and One of a Kind




MOP MLBP (singkatan nama produknya, jadi kita sebut saja dia begitu), diklaim sebagai lip tint dengan tekstur satin dan hasil finish velvet, matte namun tetap menghidrasi.


Dengan hybrid formula yang tetap terasa ringan di bibir, minim tranfer namun tetap long lasting.


Tersedia dalam tujuh pilihan shade lho.


Packagingnya Segemes Mama Ayang!


Dari pekejing aja, aku masih sering kebalik-balik. Kirain yg agak oval di atas, yg rata di bawah.




Tapi ya.. ini gemes deh pekejingnya. Warna dan finish tubenya bener-bener kayak pearl. Cute tapi juga classy gitu. Kayak mereprentasikan seorang Tasya Farasya yang look ya classy namun juga selalu ada unsur cute dan playfulnya. Segemes Mama Ayang deh ini packagingnya.


Dilengkapi juga dengan box ungu yang desainnya setipe dengan tubenya.




Terus lihat aplikatornya juga, dibilang doe foot. Tapi kok ya lentik amat ujung brushnya. Agak bengkok dan tidak se-flat doe foot applicator pada umumnya. Namun ini sih yang bikin molesnya jadi effortless dan rapi. Bahkan menurutku, brushnya ini untuk bikin ombre sih ngebantu sekali.


Teksturnya Unik Deh...


Kalau aku lihat-lihat nih. Teksturnya itu antara mousse dan gel. Unik deh. Awalnya terlihat tebal dan padat, lalu kemudian dia jadi lebih enteng. Apalagi kalau pas dipoles-poles, keliatan semburat moussenya.


Dari awal pake, sampe sekarang aku ngga ngerasa dia bikin kering sama sekali. Lembab dan ringan deh formulasinya.


Shade: 07 Pretty Bold




Untuk warna, yang Pretty Bold ini aku kirain bakalan reddish brown. Namun di aku jatuhnya deep red dengan hint orange. Baik full ataupun ombre, sama-sama cakep deh. Aku suka. Tipe merah klasik yang masuk ke semua skintone.


Dipakai single cakep, dipake ombre atauu ngoples dengan produk lain juga cakep. Juara deh.


Coverage, Pigmentasi dan Lasting Powernya Gimana?


Udah gitu, coveragenya sekilas bikin aku mikir, "kurang nutup deh kayaknya". Lalu diperhatiin lagi, nutup kok. Pinggir bibir yang gelap jadi ngga kelihatan.


Pigmentasinya good. Untuk transfer masih ada ya. Lasting power juga medium sih. Namun, karena formulasinya nyaman, tinggal poles lagi aja.


Worth To Buy?


Meskipun experiencenya agak mengecoh, karena dia cukup unik. Aku sih suka dengan produk ini. Worth to buy lah. Ngga nyesel sama sekali sih kalau aku. Masih ngincer Pretty Rad dan kepikiran sama Pretty Slay juga untuk base ombre.


Pros


Packaging gemes

Formulasi nyaman

Pigmented


Cons


Susah amat dapetinnya, sering sold out.


Repurchase?


Iya nih, pengen yang Pretty Rad.


Rate


4.5/5




XOXO


Madamabi___

Friday, February 5, 2021

Review: Dear Me Beauty Perfect Lasting Lip Tint | Shade Dear Tasya

February 05, 2021



Holla...


Tahun 2020 kemarin, aku segandrung itu pakai liptint. Selain karena konsepnya lip tint kan lebih transferproof tuh, dibanding lip cream atau lipstick. Jadi lebih mask-able. Juga karena looknya jadi lebih necurel dan santai. Cocoklah untuk situasi yang masih berharap kita di rumah aja ini.


Ada beberapa lip tint yang aku coba, salah satunya yang paling favorit adalah yang mau aku review ini. Yasss. Dear Me Beauty Perfect Lasting Lip Tint shade Dear Tasya. Ngga ada niat khusus sih sebenarnya. Kebetulan pengen nambah liptint dan pas cek sociolla lagi promo mayan murah. Dari harga asli 109ribuan, aku dapat cuma sekitar 60ribuan. Kan cucok kan beb. Ya emang penasaran juga untuk nyoba produk dari brand ini.


Lalu, gimana sih menurutku lip tint lokal yang satu ini? Aku ulas dan swatch di bawah ini ya.


Pewarna Bibir Dengan Watermelon Extract




Karena bagian dari watermelon collectionnya Dear Me Beauty (DMB). Produk ini mengandung watermelon extract (memang terasa sih aroma semangkanya) & Inca Omega Oil. Ada Vit E & F utk menutrisi bibir dan juga sebagai antioxidant. Plus ada UV protectionnya juga.




Terdiri dari sepuluh shade yang cukup beragam. Dari merah, nude, mauve, orange dan pink.


Oia, selain lip tint. Seri watermelon ini juga terdapat dua produk lain. Multipurpose gel & multipurpose spray.


Info produk


Netto: 5,5 gr
NO BPOM: NA18201300040
Price: @109.000 thanks god kemarin aku belinya pas promo. Hihi.
Where To Buy: Official Store Dear Me Beauty (Shopee & Tokopedia) - Sociolla. 


Ingredients



Tube Seperti Kapsul Yang Cute




Pengemasannya cukup apik dan safe. Dengan box bernuansa merah dan hijau. Serta dilapis segel plastik lagi dibagian luarnya.





Keterangan dan deskripsi produk dalam box tertera jelas. Nama brand, nama produk, deskripsi dan klaim produk, nama swatch, kode batch, expired dan no BPOM.


Kemasaannya berupa tube aklirik bening yang menunjukkan isi dari lip tint ini. Dengan tutup ulir berwarna merah. Uniknya, wadahnya menyerupai bentuk kapsul. Tube silinder dengan kedua ujungnya yang cembung.




Meskipun telihat bulky. Namun masih cukup fleksibel dan untuk dibawa dan diselipkan dalam pouch atau tas. Ya meksipun pertanyaannya, mo kemaneeee situasi begini. Hihi.





Aplikatornya tipe doe foot yang brush sekitarnya halus dan ngga bikin bibir gatal. Stick aplikatornya juga kokoh dan ngga goyang-goyang ketika diaplikasiin. So far sih aku suka dan nyaman dengan aplikatornya.


Tekstur Creamy Moussenya Menarik Banget


Produk ini masuk kategori creamy tint. Karena teksturnya sangat kental, creamy dan mengarah ke mousse.




Tapi setelah diaplikasikan ke bibir, residunya perlahan ngeset dan sheer. Sampe lama-lama cuma ninggalin stainnya. Ngga benar-benar terbalut seperti kita pakai lip cream.


Formulanya Ngga Bikin Bibir Terkelupas Lho!


Begitu mengenai bibir, tekstur creamynya terasa moist. Awalnya masih meninggalkan rasa tebal. Namun setelahnya sih tidak begitu kentara lagi. Bibir juga tidak terasa lengket jika kedua sisinya menempel.


Seharian pakai lip tint ini, aku tidak melihat dan merasakan  ada efek bibir kering. Ngga bikin bibir terkelupas atau terasa kaku.


Oia, aku juga menangkap ada hint agak pahit ketika lidahku bertemu dengan kulit sekitar area bibir.


Dengan Aroma Watermelon Yang Samar


Karena watermelon series, sempat sih ekspektasinya bakalan wangi manis kayak semangka gitu. Ternyata, setelah aku gunakan, aroma semangkanya memang ada. Tapi jatuhnya lebih ke fatty daripada sweet. Oke sih, meskipun jauh dari bayangan.


Aromanya samar namun cukup awet di penciuman.


Shade: Dear Tasya


Berhasrat sekali dengan @dearmebeauty Perfect Lasting Lip Tint shade Dear Tasya ini karena sempat lihat swatch dan deskripsi shade yang katanya reddish brown. Kebetulan lagi nyari shade begitu.


Ternyata di bibirku jatuhnya deep orange. Orange pekat yang seorange ituh. Masih kerasa yellow hintnya dan masih masuk kategori warm tone. Mengingatkan aku sama pumpkin sorbetnya BLP (yg juga favoritku), versi lip tint tapinya ini.




Meskipun agak geser dikit dari ekspektasiku. Tetap oke sih, karena warnanya ngasih efek kulit  medium tan jadi lebih glowy dan fresh.


Coveragenya Bagaikan Lip Cream


Coveragenya berada di kelas lip cream. Hi coverage yg super nutup. Ya ngga heran juga sih, teksturnya creamynya memang mempengaruhi.




Untuk yang sering enggan menggunakan lip tint karena khawatir ngga menutup permukaan bibir. Apalagi bibir yang gelap sepertiku, ini sih cocok banget.


Pigmentasi? Wah... Wah... Wah...


Pigmentasinya ngga main-main deh. Super pigmented. Ngga perlu pake sekali swab, oles setitik aja lalu dibaurin, udah keluar banget pigmentasinya. Lav!


Finishnya Gimana?


Finishnya soft matte. Ketika sheer pun, permukaan bibir akan terlihat soft karena terbalut residunya.


Transfer Ngga Sih?


Ada transfernya, tapi tipis-tipis lah. Ngga yang beleber kemana-mana gitu.


Lasting Powernya Awet Nih!


Oia, lasting powernya good. Pake makan minum masih ada stainnya. Memang ya ngga seperfect di awal. Tapi aku ga masalah. Tinggal poles aja lagi.




Yay Or Nay?


Meskipun ada beberapa hal yang tidak benar-benar ngena' di hatiku. Tapi aku menyimpulkan aku suka dengan produk ini. Masuk kategori lip tint yang bakalan aku pake terus.


Mulai dari penampakan, isi sampai perfoma oke.


Warnanya cantik dan banyak pilihan. Awet dan nyaman di bibir. Terus, satu lagi ya. Pilihan tepat untuk yang ingin pakai lip tint tapi selalu keganjel takut ngga nutupin warna bibir yang gelap. Cus cobain deh.


Ibaratnya tuh, kualitas lip cream tapi feelnya yang tetap lip tint. Aku sih Yay!


Pros


Kemasaannya cute

Pilihan warna banyak dan cantik-cantik

Ngga bikin bibir kering & kaku

Long lasting

Pigmentasinya super!

Coveragenya nampol!

Cons


Masih ada transfernya

Ada pait-paintnya, hehe

Repurchase


Udah kepikiran sih, tapi untuk shade lain.


Rate


4/5


XOXO


Madamabi___

Wednesday, July 15, 2020

Review: Wardah Colorfit Velvet Matte Lip Mousse | 03 Rose Ballerina & 06 Fuschia Lover

July 15, 2020


Holla…


Wardah tuh emang ngga berhenti-hentinya ya berinovasi? Ada aja produk dengan konsep baru yang mereka luncurkan. Rajin banget emang mereka meracik produk. Apalagi lipstick dan lip cream. Aku jelas salah satu penggemar produk pewarna bibir mereka.

 

Produk yang mau aku review kali ini memang bukan produk baru. Tapi merupakan produk Wardah terfavorit saat ini.

 

Lip Mousse Dengan Formula Comfort Matte

 


Colorfit Velvet Matte Lip Mousse, merupakan pewarna bibir dari Wardah  yang diracik dengan formula Comfort Matte. Comfort Matte? Gimana tuh maksudnya? Yaitu formula yang memberikan hasil matte namun tidak terasa lengket dan membuat bibir kering. Mengandung Vitamin E juga.

 

Halah… biasa! Produk yang sebelumnya juga gitu.

 

Iya. Memang! Tapi yang satu ini memiliki tekstur yang berbeda dari lip cream mereka sebelumnya lho. Yaitu mousse texture. Finishnya juga berbeda dari sebelumnya.

 

Ha? Gimana..gimana?

 

Detail dong!

 

Oke. Baca terus ya review ini.

 

Info Produk

 

Netto: 4 g

BPOM: Shade 03 Rose Ballerina NA18191305793 | Shade 06 Fuschia Lover NA18191305796

Price: @73.000 IDR

Where To Buy:

(Offline)

Counter Wardah di supermarket dan department Store

Guardian

Watson

 

(Online)

Sociolla

Official Store Wardah di Shopee

Atau bisa ke online shop aku beb IG: @lelipstickan

 

Dikemas Simpel & Cute Ala Brand Korea

 


Lip mousse ini dikemas dalam tube berupa tabung aklirik berwarna-warni dengan finish doff. Warna dari tubenya disesuaikan dengan setiap shade dari produknya. Konon katanya shadenya sangat persis dengan warna tubenya, jika kita menepuk-nepuk lipcream yang kita gunakan dengan jari. Sayangnya aku lupa dimana aku membaca hal tersebut.

 

Kemasaannya sangat sederhana. Ketika dijualpun hanya disegel plastik tanpa box. Karena materialnya kokohnya, aku sih oke-oke aja. Ngga mempermasalahkan kemasaan tanpa box tersebut. Karena sejauh ini tidak mengganggu ataupun mempengaruhi kualitas produk.

 

Aku suka dengan tampilannya, meskipun tak bisa dipungkiri sedikit banyaknya mengingatkanku dengan beberapa lipstick keluaran brand korea. Meskipun yang punya wardah ini, masih tetap menunjukkan sisi asli dari brand lokal pengusung kosmetik halal.

 


Untuk aplikator, masih sama dengan varian lip cream Wardah sebelumnya. Wardah Exclusive Matte Lip Cream (EMLC), yang berupa doe foot. Tapi, yang EMLC belakangan sudah dimprovisasi juga aplikatornya. Menjadi lebih pipih ujungnya, meski masih tetap masuk dalam kategori doe foot.  Karena sudah terbiasa dengan model aplikator begini, aku sih oke-oke aja. Walaupun lebih memilih aplikator yang reservoir tip sih memang.

 

Tekstur Mousse Padat Begini, Nyaman Ngga Ya Di Bibir?

 

Teskturnya creamy padat, tapi seperti ada semburat foam tipis-tipis. Mungkin itu sensasi dari moussenya. Itu juga yang membuat dia berbeda dengan lip cream biasa. Sekilas seperti mengingatkan dengan whipped cream atau dalgona? Eh… wkwk. Dalam versi berwarna kali ya.

 


Walaupun teskturnya padat, tapi di bibir teksturnya tidak sepadat itu juga. Tidak membuat bibir jadi berat dan terasa tebal. Teksturnya masih terasa enteng, meskipun ngga benar-benar terasa “seperti tidak pakai apa-apa” juga.

 

Keringnya lumayan lama. Selama belum “ngeset” itu, rasanya emang kayak ngambang. Maksudnya, seperti ada feel residunya tidak berada di atas kulit bibir. Seperti ada sesuatu yang membatasi dan memisahkan residu dengan bibirku. Ya, sensasi awal yang agak membingungkan emang. Hihi.

 

Tapi, hal itu tadi juga yang bikin lip mousse ini jadi oke dan enak diombre. Karena lama ngeringnya, jadi ketika ditimpa shade lain mudah ngeblendnya.

 

Setelah benar-benar kering dan ngeset sih aman-aman dan nyaman-nyaman saja. Ngga ada perasaan aneh seperti di awal tadi.

 

Pigmentasinya good. Sekali poles juga langsung keluar warnanya. Coveragenya juga sama bagusnya. Aku ngga pake cocol lagi udah rata ketutup permukaan bibirku.


Oia, lebih spesifik memang ada sedikit perbedaan formula pada dua shade yang aku punya. Lebih detailnya, aku certain di bagian shade nanti ya.

 

Masih Transfer Sih, Tapi……

 

Transfernya masih ada. Tapi ngga parah kok. Dikit banget, beneran. Ngga beleber kemana-mana gitu. Cuma kalau minum, masih ada bercak digelas atau sedotan. Itupun tipis-tipis aja.


Kayak foto berikut ini nih...



Dikit banget kan, transfernya?

 

Tahan Lama Ngga Ya?

 

Ketahanannya standartlah untuk lip cream lokal di bawah seratus ribu. Empat jam-an lah. Dipakai makan-minum,buyar. Tapi bagusnya ketika pudar ngga babak belur. Kalau reapply juga masih tetap bagus kelihatannya.

 

Finish Dari Lip Mousse Itu Seperti Apa Sih?

 

Seperti klaimnya. Lip mousse ini, memiliki finish velvet matte yang membuat bibir terlihat halus. Mattenya ngga yang kering kaku begitu ya. Powdery tapi bukan dalam artian bergumpal dan berserbuk. Intinya sih membuat bibir terlihat smooth. Masih memperlihatkan garis bibir, tapi ngga tampak kasar.

 

Fragrance-nya Mengingatkan Pada Aroma Kue, Yummmy.

 

Ketika pakai ini, seperti ada aroma manis seperti kue. Kedua shade meninggalkan aroma yang sama. Ngga nyegrak, lama juga hilang kok.

 

Pilihan Shadenya Banyak

 


Secara keseluruhan, sudah ada empat belas shade. Pada awalnya, Wardah Colorfit Velvet Matte Lip Mousse ini mengeluarkan delapan shade di batch pertama. Sekitar awal tahun 2020 ini, mereka sudah launch enam shade terbaru lagi dengan nuansa earthy. Yaaas! Aku mupeng dan sudah berniat untuk adopsi satu. Hihi.

 

Saat ini aku hanya memiliki dua shade saja. Jadi aku review dulu yang aku punya ya. Nanti kalau sudah punya yang lain, aku review lagi deh.

 

Wardah Colorfit Velvet Matte Lip Mousse 03 Rose Ballerina

 


Rose Ballerina dalam pengamatanku, masuk dalam kategori peachy-nude dengan hint neon yang kentara. Apalagi pada awal pemakaian. Neonnya kencang banget. Tapi, setelah beberapa menit (sekitar 20-30) akan bergeser menjadi lebih pink. Neonnya perlahan meredup, tapi ngga hilang total ya. Bisa dibilang ini termasuk oksidasi, tapi aku malah lebih suka ketika dia oxidase begini.



Masih oke di kulit medium. Cuma masalahnya, pas di bagian tepi bibir kok kayak ngga bisa rapi. Seperti patchy, tapi hanya di bagian pinggir bibir saja. Harus dibantu tap-tap pake jari. Kalau berdasarkan perngalamanku ya, shade peach yang ada neon-neonnya begini emang sering patchy. Namun untuk produk ini, masih bisa teratasi kok.

 

Wardah Colorfit Velvet Matte Lip Mousse 06 Fuschia Lover

 


Shade yang ini seperti namanya, Fuschia. Deep fuschia dan masih ada berasa neonnya. Masih masuk sih di kulit medium. Tapi fuschianya kayak kurang fresh gitu menurutku. Aku termasuk team fuschia lipstick, tapi yang ini tidak begitu ngena dengan seleraku. Ingat! Seleraku ya. Karna warnanya memang cantik. Bold tapi tetap sweet.


Shade yang ini juga mengalami oksidasi. Cukup jauh malah perubahan warnanya. Lebih gelap jatuhnya, tapi aku malah lebih berjodoh ketika warnanya oksidasi begini.

 


Untuk shade Fuschia Lover ini, formulanya lebih enak dan ringan dibanding Rose Ballerina tadi. Ngga patchy di pinggir bibir.

 

Note: Meskipun kedua shade ini tidak begitu favorit bagiku. Tapi jika diombre, merupakan favoritku. Aku senang menggunakannya dengan menggabungkan kedua shadenya.

 


Conclusion

 

To be honest, begitu melihat produk ini dirilis pertama kali. Aku agak skeptis. Takut sebelas-duabelas lah dengan produk sebelumnya. Itu dia alasan aku cukup lama baru mencobanya. Lalu, setelah mencoba bagaimana?

 

Produk ini cukup berbeda dengan produk lip cream wardah sebelumnya. Mulai dari kemasaan, tekstur, formula, finish sampai warna juga memiliki karakteristik yang berbeda. Good job! Jadi benar-benar menambah experience baru dalam menggunakan lip cream.

 

Hal itu membuat istilah, “satu lipstick ngga akan cukup” terasa sangat valid. Haha.

 

Meskipun tidak sampai mencapai point perfect. Tapi lip mousse ini memang oke untuk dimiliki. Karena harganya terjangkau. Sesuai dengan lasting power dan kualitas yang diberikan. Finishnya cantik. Ringan di bibir dan membuat bibir terasa lembut. Pilihan warnanya juga banyak. Apalagi yang earthy tone, awww. Bikin kalap!

 

Pros

 

Formulanya ringan

Finishnya cantik

Pilihan warna banyak

Harga terjangkau

Oke untuk di ombre

 

Cons

 

Shadenya masih berasa neon, agak rawan untuk kulit medium-tan

Untuk shade nude masih patchy

 

Repurchase?

 

Yas!! Tapi aku memilih untuk shade lain. Terutama earthy tone seriesnya. Udah ngelirik yang 13 Sweet Cinnamon dan 14 Dainty Caramel.

 

Rate

4/5

(****)

 

XOXO

 

Madamabi___

Monday, May 25, 2020

Review: Elsheskin Glam Gloss Crystal Peach

May 25, 2020


Holla...


Ini adalah review terakhir untuk rangkaian lip cream, dari Elshebeauty yang merupakan beauty line dari Elsheskin.


Last but not least! Yang berikut ini merupakan lip gloss bening yang merupakan favoritku. Setelah sekian lama ngga pakai lip gloss, produk ini bikin aku jatuh cinta.


Langsung aja ya aku ulas si Elsheskin Glam Gloss Crystal Peach ini.


Lip Gloss Dengan Kilap Sempurna Yang Mengandung Ester Oil



Smooth | Non Sticky | Lightweight | Luxurious Finish


Glam Gloss adalah variant dari Elsheskin Lip Cream yang memberikan finish berkilau sempurna pada bibir. Ditujukan agar tampilan lebih mewah dan bibir tampak lebih bervolume.


Diformulasi dengan Ester Oil dan Vitamin E. Agar bibir lebih lembab dan sehat.


Gloss bening ini, diracik juga agar tidak menggeser lapisan lipcream/lipstick di bawahnya. Sehingga aman jika ingin dipakai sebagai top coat.


Info Produk


Netto: 6gr


Diproduksi Oleh: PT Cosmax Indonesia Untuk CV Putra Jaya Mandiri (Elsheskin)


Price: @129.000 IDR


Where To Buy: Shopee (Official Store Elsheskin), Website Elsheskin atau Via WA & LINE yang ada di bio Instagram @elsheskin


Atau pakai kode "SQUADSARIHATI" untuk disc 10% min order 250k via website, LINE dan WA.


Dikemas Dalam Tube Bening Yang Menunjukkan Gemerlap Dari Glitternya


Bentuk kemasaanya masih mirip dengan dua variant lain (Intense Gloss Matte & Smooth Lip Matte). Hanya saja, yang glam gloss tidak ada sisi gelap pada tube akliriknya. Semua bening. Sehingga menunjukkan gemerlap dari glitternya.



Boxnya juga berbeda. Yang ini berwarna peach dengan detail glitter gold pada seluruh body box. Terdapat segel stiker bulat juga pada bagian atas dan bawah tutup box.


Untuk aplikatornya juga masih sama. Reservoir tip yang lancip pada bagian ujungnya. Sisi brushnya juga lentur dan sedikit miring. Sejauh ini, masih merupakan aplikator favoritku. Enak banget diswipe ke seluruh permukaan bibir kalau aplikatornya begini.



Kemasaan masih masuk kategori aman dan apik menurutku. Meskipun belum ada sisi yang "unik" banget sih. Tapi tetap eye catching kok.


Teksturnya Kental Seperti Caramel


Tekstur dari lip gloss ini cukup kental. Yasss, aku melihatnya seperti karamel. Hal ini mempengaruhi, ketika ingin mengambil produknya dari dalam tube. Agak sulit untuk dijangkau. Harus bolak-balik celup.


Sempat terpikir untuk menyalahkan lubang tubenya yang terlelalu sempit. Tapi setelah dipikir-pikir. Letak kesalahnnya bukan di kemasaan ataupun aplikator. Karena dua variant lain masih aman-aman aja dan tidak sulit dijangkau.


Setelah menelaah lebih jauh (halaaaaah!). Aku menyimpulkan teksturnya yang terlalu kental itulah yang membuatnya susah untuk dicolek.



Ngga hanya teksturnya yang seperti karamel. Lip gloss ini juga bening dengan hint warna peach. Mirip seperti penampakan karamel yang belum terlalu gosong. Bedanya, terdapat glitter gold yang halus namun kilaunya tetap kelihatan.


Meskipun Kental, Namun Formulanya Tidak Terasa Lengket


Meskipun terlihat seperti karamel yang kental. Tenaaaang. Lip gloss ini tidak lengket seperti karamel juga lho.


Formulanya terasa nyaman di bibir. Meskipun ketika bibir mengatup, kedua sisi bibir terasa seperti melekat. Namun ngga lengket yang sampai bikin risih gitu. Meskipun belum dapat dikatakan benar-benar tidak lengket sempurna juga.


Intinya sih, aku masih merasa nyaman dengan lip gloss ini. Ngga bikin bibir terasa berat dan tebal. Tetap nyaman dibawa beraktifitas.


Makin lama juga semakin ngeset dan ringan ketika digunakan.


Lasting Power Termasuk Awet Untuk Ukuran Lip Gloss


Lasting power dari si Glam Gloss ini juga oke. Apalagi untuk ukuran lip gloss ya. Termasuk awet. Sekitar 5 sampai 6 jam tanpa makan dan minum. Ketika dipakai makan dan minum tidak langsung bubar. Efek kilaunya masih terasa.


Pigmentasi Dan Stainnya Keluar Banget


Untuk ukuran lip gloss (lagi nih), pigmentasinya juga oke. Stainnya terasa banget. Awalnya aku pikir, ngga bakalan mempan menutupi bibirku yang gelap dan pinggirnya yang hitam. Namun ternyata... Waw.


Berhasil bikin bibirku jadi lebih merona. Ngga sekedar ngasih efek kilap aja. Jadi bibirku ngga semata kelihatan berminyak seperti mamam gorengan aja. Ada semburat warna yang bikin makin fresh.


Finishnya Membuat Bibir Berkilau Tanpa Berlebihan


Walaupun klaimnya mengatakan, lip gloss ini membuat bibir tampak mewah. Jatuhnya tetap manis dan tidak berlebihan menurutku.



Berhasil memberi efek glass lips atau candy lips yang berkilau dan tampak fresh.


Menariknya lagi, lip gloss ini berhasil mengupgrade tampilan bibir kita dengan kilaunya.


Hal ini aku buktikan, ketika aku menggunakan lipstick tanpa dan dengan dilapisi Elshekin Glam Gloss ini. Transformasinya benar-benar terlihat. Sebelum dilayer, tampak flat. Ketika dilayer, langsung terlihat lebih manis dan fresh.


Without Elsheskin Glam Gloss

With Elsheskin Glam Gloss


Crystal Peach, Bening Namun Memberi Rona Segar Pada Wajah


Untuk variant Glam Gloss ini, masih tersedia satu shade saja. Semoga next ada shade baru ya.


Seperti namanya, lip gloss ini meskipun bening (seperti kristal?) namun memiliki hint peach yang soft. Meskipun lembut, tetap berhasil membuat bibir lebih merona natural.


Seperti yang aki sebutkan sebelumnya. Shadenya manis sekali. Membuat bibirku lebih fresh dan lebih cerah dari warna aslinya. Benar-benar diluar dugaanku. Aku pikir hanya kasi efek kilau-kilau aja.


Shimmer-glitter goldnya ngga lebay. Halus sekali namun tetap berperan memberi semburat jingga yang lembut pada bibir.


Conclusion


Bisa dibilang, Elsheskin Glam Gloss ini berhasil bikin aku kembali seneng pakai lip gloss.


Meskipun masih ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan harapanku. Seperti tekstur kental yang membuatnya sulit dicolek.


Secara keseluruhan sih aku suka dengan produk ini. Finish glossnya ngga lebay. Warnanya juga kece di bibir.


Cukup candu jadinya sama lip gloss ini. Rasanya pengen dipakai terus. Hihi.


Pros


Finish glossnya tidak berlebih

Shade peachnya bikin bibir merona segar

Shimmernya halus

Cons


Teksturnya terlalu kental, agak sulit dicolek.


Repurchase?


Kemungkinan besar, YASSSS!


Rate


4,5/5


XOXO


Madamabi___

Thursday, December 27, 2018

Review: Rivera Luminous Micro Powder | 01 Soft Honey, 02 Natural & 03 Sand Beige (All Shade)

December 27, 2018

Holla...

Walaupun kulitku kering dan kurang hidrasi, tapi produksi minyak alaminya juga lumayan menggangu. Sebab dari itu, aku akan selalu menyempatkan untuk set makeup dengan bedak. Khususnya sih bedak tabur. Kenapa? Karena menurutku, oil controlnya lebih bisa diandalkan, dan partikelnya juga ringan di wajah. Kalau kalian perhatikan isi blogpost ku, aku juga sering sekali membahas perihal bedak tabur ini. Sesuka itu memang.

Friday, October 5, 2018

Review: Beauty Story Haul

October 05, 2018

Holla...

Produk-produk dari brand ini, sebelumnya memang sudah sering wara-wiri di akun instagram ku (IG: @jurnal_madamabi). Tapi karena aku sudah janjian sama teman-teman BeautyCollabID untuk ngebahasnya di You Tube Channel, jadi aku mau sedikit cerita aja tentang brand lokal yang packagingnya super gemesin ini. 

Friday, June 1, 2018

Review: Purbasari Metallic Color Matte Lipstick (71 Rubellite & 75 Goldstone)

June 01, 2018

Holla...
Sebenarnya aku udah pernah nyinggung tentang  produk ini di postingan Unboxing goodie bag dari eventnya Beautynesia dan Purbasari kemarin sih. Tapi cuma sekilas aja. Lengkapnya memang aku janjikan untuk direview secara khusus.

Monday, April 9, 2018

Review: TRISIA Cosmetic (Acne+ Facial Foam, Anti Aging Day Antioxidant Moisturizer & Anti Aging Intensive Antioxidant Night Moisturizer)

April 09, 2018

Holla..

Beberapa waktu lalu, aku di kirimin tiga produk skin care dari TRISIA Cosmetic dan Medan Beauty Blogger. Ketiga produk tersebut adalah: Acne+ Facial Foam, Anti Aging Day Antioxidant Moisturizer dan Anti Aging Intensive Antioxidant Night Moisturizer.

Friday, April 6, 2018

Review: Wardah Essential Peeling Cream & Facial Mask

April 06, 2018

Holla...

Siapa disini yang suka facial? Atau suka treatment wajah sendiri di rumah? Nah, untuk yang suka. Sini cantik. Merapat. Kita mau bahas dua produk yang cocok digunakan untuk kalian yang ingin facial ala-ala di rumah. Untuk yang nggak suka, sini merapat juga. Mana tahu jadi suka kan yak... *Maksa*

Review: Mother Of Pearl My Lips But Prettier Skin Tint | 07 Pretty Bold

Okeh.. waktunya kita review lipennya mama ayang!! Dari awal kemunculan Mother Of Pearl, aku udah ngebatin "harus coba nih!". At ...