Wednesday, November 18, 2020

Review: Love Beauty And Planet Sheet Mask Collection | All Variant

November 18, 2020

 


Holla…

 

Seperti janjiku di postingan sebelumnya. Sekarang giliran mengulas produk terbaru dari Love Beauty And Planet. Yassss! Yaitu tiga varian sheet mask mereka yang baru diluncurkan pada moment 11.11 kemarin.

 

Sheet mask ini merupakan produk kedua dari face care range BLP Indonesia. Yang pertama adalah face cleanser yang sudah lebih dahulu launch. Sekitar pertengahan bulan Oktober kemarin.

 

Baca Juga: Review: Love Beauty AndPlanet Face Care Collection | All Variant

 

Seperti apa produknya? Worth to buy? Apakah berhasil memenangkan hatiku (halah-halah) seperti beberapa produk mereka lainnya?

 

Sheet Mask Dengan Natural Ingredients, Biodegradable Sheets, Plus Vegan & Cruelty Free Lho!

 



Varian dan klaim setiap sheet mask LBP ini sama persis dengan rangkain face cleansernya. Biru, dengan kandungan Coconut Water dan Mimosa Flower. Ditujukan untuk menghidrasi kulit. Pink atau Murumuru Butter dengan Aroma Rose, untuk membuat kulit lebih bercahaya. Hijau, yang memiliki kandungan Tea Tree Oil dengan aroma Vetiver atau akar wangi. Berfungsi untuk mendetox kulit.

 

Jadi emang face care range LBP ini memiliki keterkaitan satu sama lain.

 

Seperti yang kita ketahui, produk mereka merupakan produk vegan. Selain itu, sheet mask ini juga sudah cruelty free lho.

 

Natural ingredients setiap produk berasal dari sumber yang berkelanjutan, atau ethically sourced. Dari Bulgaria dan Haiti. Jadi meskipun diambil untuk proses produksi. LBP tetap bertanggung jawab untuk melestarikan sumber tanaman-tanaman tersebut. Jadi ngga serta merta punah ya beb.

 

Lembaran maskernya juga dibuat dari natural fibres dan biodegradable/mudah terurai. Sehingga mengurangi jejak karbon bagi Bumi.

 

Untuk spesifik setiap produknya, nanti akan aku ulas satu persatu ya.

 

Dengan Packaging Warna-Warni Khas LBP

 

Masker ini dikemas dalam pouch plastik dengan desain print yang khas setiap variant LBP. Banyak dari kita pasti sudah familiar ya?

 



Setiap warna mewakili ingredients di dalamnya. Print yang terpampang pada bagian depan kemasaan juga merupakan gambar dari kandungan utamanya. Untuk yang Coconut Water & Mimosa Flower, kita akan melihat gambar kelapa mendominasi. Murumuru Butter & Rose, dipenuhi dengan mawar pink yang kesannya sweet dan romantis banget. Sedangkan Tea Tree Oil & Vetiver dipenuhi oleh gambar dau tea tree dan vetiver.

 

Jadi, lihat sekilas aja, kita udah tahu ini varian yang mana. Itu varian yang apa, meskipun tidak membaca keterangannya lagi.

 

Oia, kita mungkin sudah mengetahui kalau LBP juga dikenal dengan kemasaannya yang umumnya terbuat dari recycled material. Namun, pada sheet mask ini, belum menggunakan kemasaan dari bahan daur ulang beb. Karena memang team LBP belum menemukan yang sesuai. Semoga aja soon akan dikemas dengan kemasaan yang lebih ramah lingkungan ya.

 

Tapi, lembarannya tetap terbuat dari bahan yang ramah lingkungan kok.


Selain itu, sheet mask LBP ini no silicones, paraben & colorants.


Love Beauty And Planet Hydration Infusion Sheet Mask | Coconut Water & Mimosa Flower

 



For refreshed And Hydrated Skin

 

Aromanya persis banget kayak face cleansing gel-nya. Seperti air kelapa muda yang manis. Seger dan yummy. Kayak kue sagoon atau klapertar. haha.


Belakangan emang terasa hint floral, mungkin dari mimosa flowernya ya. Ngga tau juga, ngga pernah nyium mimosa flower. 


Essencenya liquid gel yang lite banget. Konsistensinya pas, ngga begitu cair ataupun kental. Berasa licin, itu sebabnya aku simpulkan dia liquid gel. Mungkin dari glycerinnya ya.


Terus, meresapnya di kulit juga mudah. Namun, aku masih merasa agak lengket. 


Tapi okenya, karena feelnya seger banget, jadi lengketnya ngga masalah. Sesuai klaimnya, efek hydratingnya juga nampol banget. Kulit keringku jadi "ngga haus" lagi habis maskeran pakai ini. Hihi. 





Oia, sheetnya juga nyaman banget nempel di wajah. Meskipun bukan yang tipis banget gitu, tapi pas sama detail wajahku. Ngeratain bekas lipetannya yang di tengah juga mudah.


Rate: 4,5/5

Price: @25.000 IDR


Love Beauty And Planet Blooming Radiance Sheet Mask | Murumuru Butter & Rose

 



For Soft And Glowing Skin

 

Di antara ketiga sheet masknya, yang murumuru butter dan rose ini paling kalem aromanya. Ngga sekuat yang lain, padahal body washnya untuk wangi rose ini cukup intense dan semerbak. Oke-oke aja sih. 


Essencenya juga mirip dengan kedua varian lain. Ngga gitu cair ataupun kekentalan. Meresapnya juga cepat ke kulit. Terasa sejuk dan bikin rileks. Essencenya ngga berasa lengket. 


Efek moisturizingnya terasa banget. Plus emang bikin kulit lebih cerah dan bercahaya.





Sheetnya juga nyaman banget. Meskipun ngga tipis banget, tapi nempel di wajah pas dan ngga mudah geser.


Rate: 4,5/5

Price: @25.000 IDR


Love Beauty And Planet Rapid Reset Sheet Mask | Tea Tree Oil & Vetiver

 



For Revived And Soft Skin

 

Nyobain Tea Tree Oil & Vetiver Sheet Mask karena lagi ada jerawat di dahi. 


Aroma tea treenya terasa banget. Biodegradable sheetnya lembut dan nempelnya pas. Lembarannya bukan yang super tipis gitu, tapi lembut dan halus banget.





Essencenya lumayan banyak & cepat meresap. Di kulit essencenya terasa kesat. Ngga ada efek greasy sama sekali. Seger banget deh. Jerawat yang lagi radang, terlihat agak mengempes.


Rate: 4,5/5

Price: @25.000 IDR


Conclusion

 

Menurutku secara tekstur, racikan essencenya cukup konsisten ya. Liquid bening yang kekentalannya medium dan lite. Ngga kental banget, tapi juga ngga gitu cair. Ada feel seperti gel karena berasa licin-licin gitu.

 



Namun, tetap terdapat sedikit perbedaan pada formulanya di setiap varian. Karena kesan yang ditinggalkan masing-masing terasa tidak benar-benar serupa. Oke-oke aja sih. Justru menjadi ciri dari setiap varian.

 



Biodegradable sheetnya sama-sama nyama dan menempel mantap di wajah. Bukan kategori lembaran masker yang super tipis memang, tapi halus dan tidak mudah geser. Plek-ketimplek deh di wajah.


Fungsi setiap varian, sesuai dengan rata-rata permasalahan kulit kita. Yang butuh hydrating, detox dan pengen glowing. Cukup menjawab dan memenuhi kebutuhan mayoritas lah ya. Haha.


Sheet mask ini cukup berkesan dan mendapat tempat di hatiku. Experiencenya ketika menggunakanya, menyenangkan. Performanya juga oke, mendekati/sesuai klaim. Harga juga terjangkau.

 

Where To Buy?

 

Untuk saat ini, kamu bisa mendapatkan LBP sheet mask di Official Store Love Beauty And Planet di Shopee beb. 




Aku juga mau repurchase ahhh. Suka banget.

 

 

XOXO

 

Madamabi___

 

Saturday, November 14, 2020

Review: Love Beauty And Planet Face Care Collection | All Variant

November 14, 2020

 


Holla…

 

Setelah memanjakan kita dengan body serta hair carenya. Sekarang Love Beauty And Planet (LBP) menghadirkan rangkaian perawatan wajah mereka. Tidak hanya satu jenis produk, namun juga dua jenis produk dalam waktu yang berdekatan. Yaitu, face cleanser dan sheet mask yang paling baru (diluncurkan pada moment 11.11 kemarin).

 

Lucky me! Aku memiliki kedua rangkaian produk terbarunya yang memiliki tagline, Face The Natural You ini. Namun pada postingan ini, aku mau mengulas rangkaian face care atau cleansernya dulu ya.   

 

Face The Natural You: Terinspirasi Dari Cantiknya Bumi, Untuk Wajah Glowing Alami

 



Seperti yang kita ketahui, LBP merupakan brand kecantikan yang perduli dengan Bumi ini. Kandungan utamanya made with natural ingredients atau bersumber dari tumbuhan. Selain itu juga diambil dari sumber yang sustainable. Jadi ngga perlu khawatir, ketika dipetik untuk proses pembuatan produk. Akan tetap dilestarikan.

 

Ethically sourced fragrance juga, meskipun harum tetap lebih aman.

 

Kemasaanya botolnya dari 100% bahan daur ulang. Untuk ini juga, mereka memberlakukan system kembalikan botol kosong. Untuk detailnya kalian bisa cek Instagram (@lovebeautyandplanet_id) atau Website mereka ya.

 

Oia, kabar baiknya lagi. Selama ini memang kita sudah mengenal LBP merupakan produk yang Vegan kan? Untuk Face Care Collection ini, selain Vegan mereka juga sudah tersertifikasi cruelty free lho.

 

Karena diformulasi dengan bahan yang mild, aman untuk kulit sensitif. Bumil dan busui friendly. Tapi untuk kondisi tertentu, kalian tetap harus konsultasikan dengan dokter ya.

 

Jadi LBP mengajak kita selain mencintai dan melestarikan diri sendiri. Juga ikut turut serta dalam melestarikan Bumi. Karena memang mereka menciptakan produknya, terinspirasi dari cantiknya Bumi kita ini. Itu sebabnya munculah slogan, Face The Natural You! Bahan alami untuk memancarkan kecantikan yang alami.

 

Pada rangkaian Face Care ini, terdiri dari tiga varian dengan kandungan dan warna yang khas.

 

Biru, Refresh & Hydrate Face Cleansing Gel | With Coconut Water & Mimosa Flower Aroma. Fungsinya untuk menghidrasi dan melembabkan kulit. Produknya berupa gel.

 

Pink, Petal Polish Face Scrub | With Murumuru Butter & Rose Aroma. Seperti namanya, produk ini merupakan face scrub yang membantu mengeksfoliasi wajah dari sel kulit mati. Sehingga membuat kulit menjadi lebih glowing dan bercahaya.

 

Hijau, Invigorate & Purify Face Cleansing Gel | With Tea Tree Oil & Vetiver Aroma. Yang satu ini juga gel cleanser. Tapi fokusnya lebih untuk mendetox kulit. Cocok untuk yang acne prone atau yang sering terpapar polusi.

 

Untuk deskripsi yang lebih spesifik dan bagaimana performa setiap variant di atas, nanti akan aku ulas satu persatu ya.

 

Packagingnya Selain Cantik, Juga Menggunakan Botol 100% Daur Ulang Lho!

 



Kemasaanya simple namun cantik dan eye cathing. Seperti judul di atas. Botol plastiknya terbuat dari bahan daur ulang. Itu sebabnya berwarna gelap dan buram. Jika perhatikan juga, semua botol kemasaan LBP ini berbeda-beda kegelapannya lho. Karena memang kemasaan daur ulang proses pewarnaanya juga secara alamiah kan? Jadi tidak bisa seragam.

 

Untuk face cleanser ini, hampir mirip dengan kemasaan body lotion mereka. Apalagi terdapat pump hitam untuk memudahkan kita mengeluarkan produk.

 

Oia, untuk pump hitamnya ini, memang belum menggunakan bahan recycle. Karena belum menemukan material yang sesuai.



Seperti slogan mereka, small acts of love. Meskipun belum bisa sepenuhnya ikut melestarikan planet ini. LBP concern menyelamatkan Bumi dengan sedikit demi sedikit membantu mengurangi produksi sampah.

 

Sejauh ini juga sih, aku sangat suka dengan kemasaan LBP. Warna dan desainnya manis banget. Ramai tapi ngga too much menurutku (karena aku tim ramai juga sih, LOL).

 

Meskipun kadang suka bingung. Karena mirip-mirip gitukan antar produk? Haha.

 

Untuk deskripsi dan info produk juga cukup detail dan lengkap. Ya meskipun fontnya kecil amat beb.

 

Berikut ini, aku mau mengulas masing-masing produknya satu persatu ya.

 

Love Beauty And Planet Refresh & Hydrate Face Cleansing Gel | With Coconut Water & Mimosa Flower Aroma

 



PETA Certified Cruelty Free – Vegan – This Bottle is Made From 100% Recycled Materials – Plant Based Cleansers – Natural Coconut Water – Ethically Sourced Mimosa – Mild Cleanser

 

Produk ini memiliki kandungan alami air kelapa yang kaya mineral dan nutrisi. Plus mimosa flower (bunga dari tanaman perdu putri malu) yang nyegerin. Membuat variant ini cocok untuk menghidrasi dan melembabkan kulit. Membersihkan kotoran di wajah dengan lembut tanpa meninggalkan efek kering.




Yang coconut water & mimosa flower cleansing gel ini, aromanya tuh seperti air kelapa muda ijo yang manis banget. Aku kebayang klapertart malah, LOL. Menurutku, karena semanis dan seairkelapa ituh haha.


Aromanya juga nempel banget di tangan aku.


Untuk kategori cleansing gel, teksturnya sangat lite dan busanya super melimpah. Oia, pakai satu pump aja udah oke banget untuk semuka.



Ketika diaplikasikan, rasanya licin. Jadi mijet-mijet wajah enak dan rasanya nyaman banget.


Memang awalnya aku ngerasa kayak anget gitu. Tapi setelah dibasuh oke-oke aja dan malah fresh banget. Ngga ada efek licin atau seperti kurang bilas gitu kok.




Pas banget klaim hydratingnya. Karena kulit aku jadi halus dan ngga ngerasa lebih cepat kering kayak kaku dan ketarik gitu. Ini adalah cleanser yang lagi rutin aku pakai. Gentle banget untuk kulit keringku dan sering rewel. Hehe.


Rate: 5/5 

Price: @65.000 IDR


Love Beauty And Planet Petal Polish Face Scrub | With Murumuru Butter & Rose Aroma



 

PETA Certified Cruelty Free – Vegan – This Bottle is Made From 100% Recycled Materials – Plant Based Cleansers – Natural Murumuru Butter – Ethically Sourced Rose

 

Face scrub yang terbuat dari perpaduan murumuru butter dan rose ini, diformulasi untuk mencerahkan dan membuat kulit lebih bercahaya.




Sebelumnya aku juga sudah menggunakan versi body wash yang pink, dan aku sangat suka. Wanginya romantis banget. Haha. Untuk scrubnya sendiri, aroma mawarnya lebih kencang dan hint khas lemak nabati (mungkin dari murumuru-nya) tidak begitu kentara. Sedangkan di body wash-nya, aroma khas lemak nabati tadi cukup strong.


Yang Muru-muru butter & rose face scrub, teksturnya buttery plus watery pas udah dipoles ke Kulit. Uniknya, semakin digosok, residunya semakin lumer dan hilang. Lalu hanya meninggalkan scrub yang lama-lama berubah seperti powdery.




Scrubnya rame namun halus. Cukup intense terasa gerinjelnya. Namun di kulit ngga bikin iritasi. 


Seperti namanya, bener-bener mempolish wajah dengan lembut. Tekstur kulit langsung halus. Komedo di hidung terekstrasi.


Yang ini juga aku merasakan efek tingling yang cukup kenceng, apalagi pada area hidung. Namun setelah dibilas sih langsung hilang efeknya. 




Kulit kelihatan deh lebih glowing dan cerahan. Aaah super lav.


Rate: 4,5/5

Price: @75.000 IDR


Love Beauty And Planet Invigorate & Purify Face Cleansing Gel | With Tea Tree Oil & Vetiver Aroma




PETA Certified Cruelty Free – Vegan – This Bottle is Made From 100% Recycled Materials – Plant Based Cleansers – Natural Tea Tree Oil – Ethically Sourced Vetiver – Mild Cleansers

 

Tea tree sudah sangat dikenal sebagai antioksidan dan mampu melawan radikal bebas. Sehingga sering dipakai sebagai ingredient yang sifatnya untuk detox. Baik juga untuk kulit berjerawat karena memiliki kandungan antiseptik. Perpaduan dengan vetiver atau akar wangi menambah sensasi yang lebih menyegarkan.





Awalnya, aku menangkap wangi dari tea tree lebih dominan. Namun beberapa saat kemudian, aromanya tuh imbang antara tea tree dan vetiver. Seger banget dan khas forest gitu.


Tekstur gelnya lebih thick dikit dibanding yang coconut water & mimosa flower.  Meskipun mereka sama-sama cleansing gel.




Teremulsinya juga mudah. Licinnya pas. Busanya juga pas, ngga yang berbusa kali atau malah kering. 


Tapi karena kulitku kering, setelah dibilas lebih cepat terasa efek ketariknya. Emang wajah jadi bersih dan matte. Hanya aja, aku ngerasa kulitku kaku dan agak ngga nyaman. 


Untuk yang oily skin mungkin akan oke ya. 




Namun bagusnya, jerawat juga agak reda radangnya. Kulit tetap berasa halus sih meskipun ninggalin efek kering buat aku. 


Fix, ini aku pakai ketika sedang berjerawat atau ngerasa sedang oily bgt wajah. Atau sesekali untuk detox. 


Rate: 4/5

Price: @65.000 IDR


Conclusion


Standing applaus deh untuk Love Beauty And Planet. 


Rangkaian face carenya sangat memenuhi kebutuhan kulit kita. Disesuaikan dengan beberapa tipe kulit juga. Untuk yang kering dan sensitif, bisa pakai yang biru kayak aku. Yang oily, oke banget pakai yang hijau. Untuk yang normal bisa pakai keduanya. Sesuaikan dengan kebutuhan kulit aja.


Ada eksfoliatornya juga yang pink. Dan menurutku, scrubnya ini oke untuk segala jenis kulit ya. Karena meskipun scrub, mild banget sih.


Selain produknya kece, affodable, maknanya juga dalem banget. 


Selain mencintai diri, juga mengajak kita mencintai bumi dengan action yang nyata.


Jadi cantik dan bertanggung jawab. Jadi solusi bukan polusi yuk beb!


Untuk saat ini, kalian bisa beli face care collection mereka di: blibli.com


Untuk sheet masknya akan aku review pada postingan setelah ini ya.


Who's Excited?


XOXO


Madamabi___

Friday, November 6, 2020

Review: L’OREAL Paris 1,5% Hyaluronic Acid Serum

November 06, 2020



Holla…

 

Semakin ke sini, kita (pencinta skin care) semakin memahami esensi dari merawat wajah. Ngga hanya berpatok pada template cantik yang sepihak. Namun semakin memenuhi keinginan dari kulit dan tubuh kita sendiri. Dalam memilih produk skin care, juga semakin teliti melihat dan memilih ingredients.

 

Di usia kepala tiga ini,hydrating dan anti aging jelas menjadi fokus utamaku. Bukan hanya di postingan ini, tapi juga dibeberapa postingan lain juga aku sering mengatakan hal ini. Karena ya memang, itulah yang menjadi concern kulitku. Apalagi, hydrating dan aging memang memiliki kaitan juga. Sebab itu, Hyaluronic Acid merupakan salah satu ingredient skin care favoritku.

 

Kalau kalian perhatikan (ya kalau sih hihi), rata-rata skin care yang aku gunakan dan pernah aku review di sini, memiliki kandungan Hyaluronic Acid.

 

 

Kebetulan pada tanggal 09 Oktober 2020 kemarin, aku sempat ikut virtual event L’oreal Paris dengan Female Daily. Acara yang dipandu oleh Arinda Kristie (FD Babes) tersebut dihadiri juga oleh, Beatrix Oktaviani (L’oreal Team), dr. Litya Ayu, SpKK, FINSDV (Certified Dermatologist) dan queen of hinyai siapa lagi kalau bukan the one and only Heny Harun (Beauty Content Creator).

 



Jadi dari para pembicara ini, aku dapat info-info menarik dan juga lebih dalam lagi tentang serum ini. Untuk itu, selain mengulas produknya, aku juga bakalan share beberapa info penting dari L’oreal Paris 1,5% Hyaluronic Acid Serum di sini. Keep reading beb.

 

Seputar Hyaluronic Acid

 

Hyaluronic Acid (HA) sendiri sebenarnya secara natural sudah ada dalam kulit kita. Persentasenya sekitar 50%. Namun sekitar usia 20-an, produksinya bakalan menurun.

 

HA ini memiliki fungsi untuk menstabilkan struktur kulit. Berperan dalam menciptakan tekstur kulit agar lebih tampak halus dan licin.

 

Dapat diandalkan juga untuk menghindrasi kulit. Karena HA dapat menahan air lebih dari beratnya sendiri. Yaitu hingga 1000x. Ngga heran kan, ketika melihat produk skin care dengan klaim hydrating. Pasti akan terdapat Hyaluronic Acid di dalamnya.

 

Karena secara alami akan terjadi penurunan HA, sebab itu jika kulit kekurangan kadar HA maka akan memicu penuaan dini. Sebut aja, kulit jadi kering kemudian kusam. Tekstur kulit juga bisa kacau, sehingga garis-garis halus yang berpotensi menjadi keriput rentan datang. Ngga heran kenapa produk anti aging juga erat kaitannya dengan Hyaluronic Acid.

 

Oia, selain itu, HA juga biasanya dipakai dalam treatment kecantikan seperti filler.

 

Kenapa Persentasenya Hyaluronic Acid-nya 1,5%?

 

Dari judulnya, kita bisa melihat bahwa L’oreal Paris memang spesifik sekali menyebutkan persentase kandungan HA di dalam produknya. Hal ini bukan tanpa alasan. Memang ada hal yang mendasari, kenapa kandungan HA-nya 1,5%.

 



Jadi, 1,5% adalah persentase HA tertinggi dan masih terasa nyaman di kulit. Bisa saja kalaupun dibuat lebih dari itu, namun feelnya akan terasa kurang nyaman di kulit. 1,5% HA ini dianggap paling tinggi sekaligus paling aman.

 

“Cukup tinggi tapi juga cukup aman.”

 

Demikian deh kurang lebih, kalau mengutip ucapan dari Mba Beatrix di acara itu.

 

Memiliki 2 Jenis Hyaluronic Acid Yang Berkerja Dari Permukaan & Dalam Kulit

 



Selain klaim 1,5%  Pure Hyaluronic Acid. Yang menarik di sini adalah, serum ini memiliki dua jenis HA. Micro dan macro yang memiliki cara kerja tersendiri.

 

Macro HA melembabkan/menghidrasi serta kulit dari permukaan. Sehingga kulit tampak lebih halus dan teksturnya semakin licin.

 

Sedangkan Micro HA, membantu menjaga elastisitas kulit dari dalam. Sehingga kulit tampak lebih kenyal.

 



Macro dan Micro HA ini juga membantu membuat kulit 42% lebih cerah.

 

Produk ini diformulasi cocok untuk semua jenis kulit. Karena bebas paraben. No synthetic dyes. Tidak menyumbat pori-pori dan juga fragrance free.

 

FYI, meskipun baru hadir di Indonesia, sebenarnya Hyaluronic Acid Serum dari L’oreal Paris ini bukan produk baru. Sudah terlebih dahulu dipasarkan dan sangat diminati di beberapa Negara lainnya.

 

Untuk peredarannya sendiri ke Indonesia. Produk ini juga sudah melalui proses pengujian dermatologis pada kulit Asia.

 

Ingredients

 



Info Produk

 

Netto: 30 ml

BPOM: NA11200100030

Price: @245.000 IDR

Where To Buy: Sociolla, Shopee, Tokopedia, Guardian & Watson

 

Packaging Botol Kaca Simpel Yang Ala L’oreal Banget!

 



Kemasaannya menggunakan box yang didominasi warna merah. Keterangan produk sangat lengkap pada boxnya. Mulai dari deskripsi produk. Penjelasan tentang Hyaluronic Acid, PAO (Period After Opening) sampai cara penggunaannya.

 



Memang dipenuhi oleh tulisan Thailand yang jelas aku ngga ngerti (hihi). Tapi terdapat juga translate English. Untuk pendistribusian di Indonesia, ditempelkan lagi stiker tambahan dengan deskripsi Bahasa pada segel plastik pada box. Tapi ya gitu. Ketika plastik dibuang, ya otomatis stikernya juga kebuang.

 



Karena boxnya udah cukup ramai. Botol kaca beningnya sangat simple dan ketebalannya pas. Meskipun transparent tapi terlihat kokoh. Selain keterangan brand dan nama produk pada bagian depan. Terdapat juga sedikit direction, PAO, keterangan isi dan kontak brand pada bagian belakang botol. Selebihnya asli polosan aja. Sedep sih lihatnya. Bersih dan ngga ribet gitu rasanya di pandang. Haha.

 



Tutup ulir-nya yang berlapis silver dilengkapi dengan pipet tetes yang berguna sebagai aplikator. Pumpnya cukup nyaman dipencet, ngga keras ataupun macet. Tapi dari ketika produk masih full sampai udah mau habis. Aku belum berhasil ngepump sampai cairan terisi penuh di pipetnya. Ngga begitu masalah sih memang. Tinggal pump ulang aja sampai aku rasa cukup.

 

Bisa dibilang ngga ada masalah ya dengan kemasaanya. Simple. Classy dan khas L’oreal banget.

 

Meskipun Kental, Feel-nya Enak Banget di Kulit

 

Cairan beningnya memang cukup kental dan mudah berbuih. Baik ketika sedang ngepump isinya untuk digunakan atau terguncang sedikit, buihnya sudah ramai terlihat. Ngga ada masalah sih dengan ini. Cuma aku notice aja karena semudah itu dia berbuih.

 

Ketika diaplikasikan ke kulit. terasa basah dan licin banget. Licinnya ini bikin makin asyik aja ketika diratakan ke kulit. Apalagi nyambi dipijet-pijet manja kan beb. Bener-bener menambah kenikmatan dalam ber-skin-care.

 




Apalagi kulitku yang kering ini, langsung kelihatan banget perbedaan teksturnya. Langsung terlihat lembab, bercahaya dan kenyal. Pokoknya dari pemakaian pertamapun kulit udah tersirat sehatnya.

 



Walaupun cairannya cukup mudah meresap, memang masih terasa sedikit lengket ya. Tapi tunggu beberapa menit deh. Setelah beneran nyaman dan ngga berasa feel ganggu ataupun lengket lagi. Bahkan ditimpa skin care lain juga ngga makin berat kok.


No Fragrance? Yasss!

 

Ya, kayak klaimnya sih memang. Ngga ada fragrance apa-apa. Tapi kalau diendus, masih ketangkap aroma dari campuran ingredientsnya. Kayak aroma lem gitu kertas gitu, hehe. Itupun kalau emang sengaja diendus. Kalau ngga, ya ngga sih. Sama sekali ngga ngenganggu penciuman ketika digunakan kok.

 

How To Use

 

Pada kemasaanya disarankan untuk digunakan sebelum moisturizer. Aman digunakan pada siang ataupun malam hari.

 

Aku biasanya menggunakan ini setelah step essence, dan sebelum sheet mask (kalau pas emang mau pakai sheet mask) atau moisturizer ya. Baik pada day skin care routine dan night skin care routine.

 

Kulit Ngga Hanya Lembab, Tapi Juga Jadi Lebih Kalem

 

Ketika pertama kali menggunakan serum ini, kulitku sedang berjerawat. Ngga hanya satu, tapi ada beberapa. Dalam kondisi yang agak rewel lah pokoknya.

 

Bisa dilihat di foto berikut ya:

 



Sekitar kurang lebih 3 minggu. Kulitku jadi lebih stabil dan kalem. Jerawat perlahan tapi pasti, mengempes. Padahal aku ngga pakai acne treatment apapun. Calon jerawat baru juga ngga muncul.

 

Bisa dilihat di sini ya:

 



Selain yang terlihat. Aku juga merasakan kulitku jauh lebih nyaman. Terasa lembut dan kenyal. Untuk yang kulitnya kering, paham lah ya gimana kakunya wajah kalau kulit lagi kering parah.

 



Intinya sih, serum ini benar-benar menutrisi, menghidrasi dan menjaga performa kulitku. Kuncian kulitku banget.

 

Conclusion

 

L’oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid ini benar-benar menjawab kebutuhan kulitku. Kering. Rentan aging. Juga agak rewel.

 

Efek hydratingnya terkesan sederhana. Tapi mensupport kebutuhan kulit lain. Ngga hanya ngelembabin, tapi membantu kulit tampak lebih muda dan sehat.

 

Untuk yang fokus pada aging tapi ngga mau pakai serum yang berat dan rentan purging, aku sangat rekom serum ini. Apalagi, serum ini juga sangat oke untuk ditandem dengan serum lain. sebut aja Retinol dan Niacinamide.

 

Pros

 

Cocok untuk semua jenis kulit

Efek hydratingnya langsung terasa

Nyaman di kulit

No fragrance

 

Cons

 

Masih ada feel lengket, meskipun sebentar

 

Repurchase

 

Yas! Udah niat banget.

 

Rate

4,5 / 5

 

XOXO

 

Madamabi___

Sunday, November 1, 2020

#JurnalBulananMadamabi: Oktober 2020

November 01, 2020


Holla...


Seperti yang aku katakan pada postingan diary bulan September kemarin. Aku pengen rutin bikin jurnal bulanan di blog ini. Bodo amat la ya ada yang tertarik baca atau nggak (*pesimis* wkwk so sad), paling tidak mau nepatin janji sama diri sendiri aja. Sama mau nepatin janji juga sama blog ini. Dulu waktu bikin, ngebet banget mau nulis apapun di sini.


So.. Gimana idup di Oktober kemarin Sar?


Santuy tapi pasti. Haha.


Masih kebawa ambience September kemarin yang pengen santai besar-besar-an. Oktober-pun aku masih mampu melawan ke-ambi-an virgoku. Yang bawaannya mau ini-itu. Harus begini-begitu. Yang ujung-ujungnya puyeng dan jalan di tempat juga.


Oalah Vir.. Vir...


Oktober ini, meskipun aku masih mau ngga gitu ngerencanain apa-apa. Tapi justru semuanya lebih stabil dan terkendali. Jadi lebih memikirkan untuk tetap begini. Untuk mempertahankan mood begini seterusnya. Hihi.


Baru aku sadarin, ternyata bulan kemarin tuh aku cukup rajin bikin konten di IG. Spontan aja gitu. Pengen moto, ya langsung cus bikin. Pengen ngepost, ya cus langsung dipost.


Di akhir bulan, tetiba ngide aja untuk bikin feed satu tema gitu. Jadi per 12 feed pengennya tuh temanya sama. Sekarang tuh lagi coba-coba bikin tema yang ada unsur itemnya. Awalnya pengen dark mood. Ternyata ada beberapa foto yang aku ngga sreg dibikin dark. Ya uda deh, dalam rangka ngga mau ribetin pikiran sendiri. Kita ambil jalan tengahnya aja. Ada item-itemnya aja pokoknya.


Sedangkan untuk feed IG daganganku (lelipstickan), aku mutusin untuk bikin ke arah cerah ceria rainbow.




Bisa dibilang ini mewakili dua sisi diriku.


Wkwk.


Ribet ya?


Ya gitulah.


Siapa yang masalah tone/tema feed IG seribet itu juga? *carik kawan*


Buat yang tanya, ngapain sih dipikirin kali feed IG. Setiap orang pasti jawabannya beda-beda ya. Tujuan rang-orang main sosmed juga beda-beda ya.


Kalau aku, senang aja kelak ketika aku ngelihat feed IG secara keseluruhan manis aja gitu kolasenya. Rapi. Benar-benar ngasi efek spark joy di aku.


Apalagi yang akun dagangan itu. Bikin semangat aja menjemput cuan. Ya sama dengan orang yang punya toko offline. Display produk pasti juga ngasih efek semangat kan baik bagi pembeli maupun penjual.


Anak visual, monmaap. Bahagianya dari indera penglihatan.


Terus... Awal bulan kemarin juga akhirnya datang ke event beauty lagi. Tapi virtual haha. Bukan sekedar zoom meeting yang dengerin host sama guestnya ngomong aja gitu. Tapi beneran yang kayak datang event offline.


Ada brief, dress code, challenge, kuiz, unboxing dan goodie bag juga haha. Oke untuk yang suka event tapi mager pergi event kayak aku.




Memang untuk beberapa teman blogger udah dari kapan datangi virtual event ya. Aku baru di awal Oktober  kemarin.


Dari event itu, aku juga sedikit "tertampar" dan disadarkan kalau belakangan lagi longgar banget dengan yang namanya skin-care-an.


Makanya wajahpun jadi didatangi jerawat.


Nah setelah itu mulai deh makin gercep skin-care-an lagi. Tiap malam diusahain sheet mask atau CSM. Ya memang. Hasilnya kerasa bok.


Ditambah aku kembali menemukan sisi kedamaian lagi dari aktifitas skin care. Jujur, sempat hilang sih feel itu. Mungkin karena seperti terlalu jadi rutinitas. Lama-lama kayak jengah sendiri. Jadi ya emang butuh jeda ya apa-apa itu. Cuma jangan kelamaan aja jedanya. Efeknya jadi ambyar tuh mukak.


Mmmm...


Terus ada lagi nih hal (kurang kerjaan) yang aku lakukan kemarin. Yaitu buat dried flower. Setelah sebelumnya, bentuknya ngga jelas. Sekarang mencoba dengan cara yang benar. Karena yang lalu sih aku asal dan otoy banget emang. Jemurnya digeletakin gitu aja di bawah sinar matahari langsung. Terus dapat saran dari yang ahli dan plus liat tutorial di yutub, baiknya jemurnya diikat dan digantung kebalik gitu. Jemurnya juga jangan langsung kenak matahari.





Tadaa...


Cukup berhasil sih.





Mayan untuk nambah-nambah props flat lay.


Laluuuu, kemudian apalagi ya yang bisa aku ceritain untuk curhatan bulan ini?


Oia, aku lagi punya moment me time baru. Yaitu dengerin musik relaksasi (duh "umur" banget yak?) sambil ngerjain sesuatu yang santai dan nyenangin. Biasa sih, sambil skin-care-an. Ngedit foto di lightroom. Atau, minum teh anget sambil nemenin anak ngelukis.


Kayak meditasi, tapi nggak. Hanya efek damainya mirip lah.


Beberapa lagu favorit aku, adalah:




1. Dancing Elves - Stellan Jhonson


2. Daydreamer - Picea


3. Wings On The Wind - Carol Comune


4. Moon River - Damian Syslo


Yang terakhir itu, juga OST-nya Breakfast At Tiffany's hanya beda genre dan musisinya. Kebetulan aku memang lagi kembali gandrung sama BAT. Disaat rang-orang lagi hanyut dengan Emily In Paris, aku masih terpesona dengan stylenya Holly Golightly. Meskipun luarnya classy tapi, tapi sifatnya Holly yang spontan, fun dan sembrono lebih kerasa real aja. No offense ya. Masalah selera aja sih.


FYI: Aku emang agak obses sih sama  drama-drama hitam putih (yang benar-benar pada zamannya ya). Kayak BAT tadi, To Kill A Mocking Bird-nya Gregory Peck. Bahkan drama hitam putih lokal kayak Asrama Dara dan 3 Dara. Apa ntar bikin blog postnya juga ya? Hihi.


Kayaknya sekian untuk #JurnalBulananMadamabi Oktober 2020 ini ya. Terlalu banyak curhat juga ngga baik. LOL.


XOXO


Madamabi___

Review: Mother Of Pearl My Lips But Prettier Skin Tint | 07 Pretty Bold

Okeh.. waktunya kita review lipennya mama ayang!! Dari awal kemunculan Mother Of Pearl, aku udah ngebatin "harus coba nih!". At ...