Showing posts with label Sheet Mask. Show all posts
Showing posts with label Sheet Mask. Show all posts

Wednesday, November 25, 2020

Review: Mediheal Teatree Care Solution Essential Mask EX

November 25, 2020



Holla...


Lumayan lelet sih emang, hari gini baru nyobain sheet mask dari Mediheal. Yang konon katanya, sheet mask Korea terbaik. Yah.. Better late than never lah ya bok.


Yang selalu jadi masalah setiap mau nyobain nih masker adalah, yang mana dulu ya? Banyak banget variannya. Udah gitu klaimnya cukup mirip-mirip. Tapi dengan kekuatan cap cip cup belalang kuncup, aku mutusin beli beberapa varian.


Kemudian memutuskan untuk menggunakan yang Teatree Care Solution Essential Mask EX ini dulu. Karena kebenaran kulit saat itu lagi ngambek, dan muncul beberapa jerawat.


Langsung aja deh ya aku ulas produk satu ini.


Dengan Teatree Leaf Oil Yang Menenangkan Kulit




Mediheal Teatree Care Solution Essential Mask EX ini memang ditujukan untuk meredakan stress pada kulit.




Tidak hanya Teatree Leaf Oil, namun juga mengandung Chamomilla Recutita Extract dan Centella Asiatica Extract yang menenangkan kulit yang sedang iritasi. Merawat kulit yang glossy dan pori-pori yang melebar. Sehingga membuat kulit lebih kencang dan lembab. Serta berfungsi memberikan efek segar.


Produk ini ditujukan untuk oily skin atau kulit memiliki masalah jerawat, sensitif atau iritasi.


Ingredients




Info Produk


Netto: 24 ml
Price: @29.000 IDR
Where To Buy: Sociolla

Packagingnya Hanya Selebar Telapak Tangan, Travel Friendly Dong...



Dikemas dalam pouch plastik dengan warna hijau yang dominan. Sizenya ngga begitu lebar, hanya selebar telapak tangan. Lebih travel friendly tentunya.




Deskripsi produknya cukup detail. Tapi ya gitu deh... Lebih dominan tulisan Koreanya. Ya aku mana paham? Haha.


Memang ada keterangan English-nya, tapi tetap aja bahasa Koreanya lebih ramai beb.


Tapi masih bisa aku pahami sih. Oke-oke aja memang.


Essencenya Seger Banget!!


Essencenya dalam porsi yang pas. Ngga begitu banjir menurutku. Tapi emang banyak dan basahnya juga pas. Mudah meresap, meskipun masih ada feel lengket, tapi tetap oke ya.





Apalagi dia berasa dingin sejuk gitu. Iya, memang sebelumnya aku tarok di kulkas. Tapi memang essencenya lebih ngasih efek seger dan adem dibanding essence pada umumnya. Efek segernya juga cukup awet dan lebih semeriwing di kulitku. Aku suka banget sensasinya.


Sheet-nya Halus. Sttthhhh..... Mirip Jelly! Hihi


Jadi, dari pertama buka, aku suka banget sama sheetnya. Pas masih dilipatan tuh kayak jelly, kenyel-kenyel.


Ketika digunakan memang terasa banget sih kalau lembarannya halus dan lembut.




Agak lebar, tapi mendingan kan dibanding kesempitan. Detail matanya juga kelebaran, tapi hidung dan mulut lumayan pas.


Nempel di wajah enak banget. Ngikutin lekuk wajah. Plek ketimplek. Ngga yang tipis banget, tapi nyaman di wajah.


Aroma Teatree-nya, Menenangkan


Seperti nama produknya. Jelas ada aroma khas tee tree yang kayak minyak kayu putih gitu. Ngga nyegrak, tapi di awal terasa.


Ngga ganggu dan aman aja dipenciuman.


Beneran Menenangkan Kulit Yang Stress?


Afternya berasa lembab, wajah jadinya juga glowing karena terhidrasi dengan baik.


Pas pula lagi ada jerawat, kayaknya ga ada efek apapun. Kempes ngga, makin radang juga ngga. Tapi emang nyut-nyutannya hilang. Mungkin karena baru sekali pakai ya.Tapi kalau di foto kayak kempesan ya? Namun aslinya aku perhatiin ngga juga sih.






Meskipun begitu, aku tetap suka sih dengan sheet mask ini. Klaim menenangkan kulit yang stressnya cukup terasa di aku. Kulit jadi lebih enak aja rasanya. Lembab, halus, segar dan jerawat ngga makin denyut.


Conclusion


Untuk pengalaman pertama menggunakan sheet mask ini. Ditambah lagi juga udah kepengen dari lama, menurutku dia berhasil membuat aku jatuh cinta dan pengen pakai lagi.


Ekspektasi dan realitanya, imbang lah.


Untuk sheet mask yang harganya masuk kategori "nunggu promo dulu". Ini sih oke banget. Essence dan lembarannya benar-benar berkelas.


Puas deh.


Pros


Lembarannya halus & nyaman di wajah
Essencenya segar
Denyut jerawat mereda

Cons


Ngga langsung ngempesin jerawat


Repurchase


Yasss.. Tentu sajahhhh.


Rate

4,5 /5


XOXO


Madamabi___

Wednesday, November 18, 2020

Review: Love Beauty And Planet Sheet Mask Collection | All Variant

November 18, 2020

 


Holla…

 

Seperti janjiku di postingan sebelumnya. Sekarang giliran mengulas produk terbaru dari Love Beauty And Planet. Yassss! Yaitu tiga varian sheet mask mereka yang baru diluncurkan pada moment 11.11 kemarin.

 

Sheet mask ini merupakan produk kedua dari face care range BLP Indonesia. Yang pertama adalah face cleanser yang sudah lebih dahulu launch. Sekitar pertengahan bulan Oktober kemarin.

 

Baca Juga: Review: Love Beauty AndPlanet Face Care Collection | All Variant

 

Seperti apa produknya? Worth to buy? Apakah berhasil memenangkan hatiku (halah-halah) seperti beberapa produk mereka lainnya?

 

Sheet Mask Dengan Natural Ingredients, Biodegradable Sheets, Plus Vegan & Cruelty Free Lho!

 



Varian dan klaim setiap sheet mask LBP ini sama persis dengan rangkain face cleansernya. Biru, dengan kandungan Coconut Water dan Mimosa Flower. Ditujukan untuk menghidrasi kulit. Pink atau Murumuru Butter dengan Aroma Rose, untuk membuat kulit lebih bercahaya. Hijau, yang memiliki kandungan Tea Tree Oil dengan aroma Vetiver atau akar wangi. Berfungsi untuk mendetox kulit.

 

Jadi emang face care range LBP ini memiliki keterkaitan satu sama lain.

 

Seperti yang kita ketahui, produk mereka merupakan produk vegan. Selain itu, sheet mask ini juga sudah cruelty free lho.

 

Natural ingredients setiap produk berasal dari sumber yang berkelanjutan, atau ethically sourced. Dari Bulgaria dan Haiti. Jadi meskipun diambil untuk proses produksi. LBP tetap bertanggung jawab untuk melestarikan sumber tanaman-tanaman tersebut. Jadi ngga serta merta punah ya beb.

 

Lembaran maskernya juga dibuat dari natural fibres dan biodegradable/mudah terurai. Sehingga mengurangi jejak karbon bagi Bumi.

 

Untuk spesifik setiap produknya, nanti akan aku ulas satu persatu ya.

 

Dengan Packaging Warna-Warni Khas LBP

 

Masker ini dikemas dalam pouch plastik dengan desain print yang khas setiap variant LBP. Banyak dari kita pasti sudah familiar ya?

 



Setiap warna mewakili ingredients di dalamnya. Print yang terpampang pada bagian depan kemasaan juga merupakan gambar dari kandungan utamanya. Untuk yang Coconut Water & Mimosa Flower, kita akan melihat gambar kelapa mendominasi. Murumuru Butter & Rose, dipenuhi dengan mawar pink yang kesannya sweet dan romantis banget. Sedangkan Tea Tree Oil & Vetiver dipenuhi oleh gambar dau tea tree dan vetiver.

 

Jadi, lihat sekilas aja, kita udah tahu ini varian yang mana. Itu varian yang apa, meskipun tidak membaca keterangannya lagi.

 

Oia, kita mungkin sudah mengetahui kalau LBP juga dikenal dengan kemasaannya yang umumnya terbuat dari recycled material. Namun, pada sheet mask ini, belum menggunakan kemasaan dari bahan daur ulang beb. Karena memang team LBP belum menemukan yang sesuai. Semoga aja soon akan dikemas dengan kemasaan yang lebih ramah lingkungan ya.

 

Tapi, lembarannya tetap terbuat dari bahan yang ramah lingkungan kok.


Selain itu, sheet mask LBP ini no silicones, paraben & colorants.


Love Beauty And Planet Hydration Infusion Sheet Mask | Coconut Water & Mimosa Flower

 



For refreshed And Hydrated Skin

 

Aromanya persis banget kayak face cleansing gel-nya. Seperti air kelapa muda yang manis. Seger dan yummy. Kayak kue sagoon atau klapertar. haha.


Belakangan emang terasa hint floral, mungkin dari mimosa flowernya ya. Ngga tau juga, ngga pernah nyium mimosa flower. 


Essencenya liquid gel yang lite banget. Konsistensinya pas, ngga begitu cair ataupun kental. Berasa licin, itu sebabnya aku simpulkan dia liquid gel. Mungkin dari glycerinnya ya.


Terus, meresapnya di kulit juga mudah. Namun, aku masih merasa agak lengket. 


Tapi okenya, karena feelnya seger banget, jadi lengketnya ngga masalah. Sesuai klaimnya, efek hydratingnya juga nampol banget. Kulit keringku jadi "ngga haus" lagi habis maskeran pakai ini. Hihi. 





Oia, sheetnya juga nyaman banget nempel di wajah. Meskipun bukan yang tipis banget gitu, tapi pas sama detail wajahku. Ngeratain bekas lipetannya yang di tengah juga mudah.


Rate: 4,5/5

Price: @25.000 IDR


Love Beauty And Planet Blooming Radiance Sheet Mask | Murumuru Butter & Rose

 



For Soft And Glowing Skin

 

Di antara ketiga sheet masknya, yang murumuru butter dan rose ini paling kalem aromanya. Ngga sekuat yang lain, padahal body washnya untuk wangi rose ini cukup intense dan semerbak. Oke-oke aja sih. 


Essencenya juga mirip dengan kedua varian lain. Ngga gitu cair ataupun kekentalan. Meresapnya juga cepat ke kulit. Terasa sejuk dan bikin rileks. Essencenya ngga berasa lengket. 


Efek moisturizingnya terasa banget. Plus emang bikin kulit lebih cerah dan bercahaya.





Sheetnya juga nyaman banget. Meskipun ngga tipis banget, tapi nempel di wajah pas dan ngga mudah geser.


Rate: 4,5/5

Price: @25.000 IDR


Love Beauty And Planet Rapid Reset Sheet Mask | Tea Tree Oil & Vetiver

 



For Revived And Soft Skin

 

Nyobain Tea Tree Oil & Vetiver Sheet Mask karena lagi ada jerawat di dahi. 


Aroma tea treenya terasa banget. Biodegradable sheetnya lembut dan nempelnya pas. Lembarannya bukan yang super tipis gitu, tapi lembut dan halus banget.





Essencenya lumayan banyak & cepat meresap. Di kulit essencenya terasa kesat. Ngga ada efek greasy sama sekali. Seger banget deh. Jerawat yang lagi radang, terlihat agak mengempes.


Rate: 4,5/5

Price: @25.000 IDR


Conclusion

 

Menurutku secara tekstur, racikan essencenya cukup konsisten ya. Liquid bening yang kekentalannya medium dan lite. Ngga kental banget, tapi juga ngga gitu cair. Ada feel seperti gel karena berasa licin-licin gitu.

 



Namun, tetap terdapat sedikit perbedaan pada formulanya di setiap varian. Karena kesan yang ditinggalkan masing-masing terasa tidak benar-benar serupa. Oke-oke aja sih. Justru menjadi ciri dari setiap varian.

 



Biodegradable sheetnya sama-sama nyama dan menempel mantap di wajah. Bukan kategori lembaran masker yang super tipis memang, tapi halus dan tidak mudah geser. Plek-ketimplek deh di wajah.


Fungsi setiap varian, sesuai dengan rata-rata permasalahan kulit kita. Yang butuh hydrating, detox dan pengen glowing. Cukup menjawab dan memenuhi kebutuhan mayoritas lah ya. Haha.


Sheet mask ini cukup berkesan dan mendapat tempat di hatiku. Experiencenya ketika menggunakanya, menyenangkan. Performanya juga oke, mendekati/sesuai klaim. Harga juga terjangkau.

 

Where To Buy?

 

Untuk saat ini, kamu bisa mendapatkan LBP sheet mask di Official Store Love Beauty And Planet di Shopee beb. 




Aku juga mau repurchase ahhh. Suka banget.

 

 

XOXO

 

Madamabi___

 

Thursday, December 12, 2019

Review: Ishizawa Lab Keana Rice Sheet Mask

December 12, 2019

Hola...

Kali ini mau bahas masker lageee....

Sheet mask lageee....

Bosan?

Ya maap.

Jadi sheet mask kali ini, Ishizawa Lab Keana Nadeshiko Rice Mask. Adalah produk (sheet mask) dari Jepang yang cukup membuat aku penasaran sampe sebegitunya. Selalu bertanya-tanya. Kayak apa sih dia? Iya gitu sebagus itu? Karena sering liat reviewnya selalu dalam rate yang tinggi.

Ya udah deh ya, begitu dapat kesempatan ngejastip, ya cus deh.

Lalu, apakah sesuatu yang semeriah itu direview bagus oleh orang lain bakalan bagus juga di kita? Simak pengakuanku ini ya. LOL.

Tentang Produk


Keana Nadeshiko Rice Mask adalah sheet mask keluaran Ishizawa Laboratories. Dinfused dengan  serum yang 100% berasal dari beras jepang organik. Yang dimana formulanya merupakan campuran dari sake (japanese rice liquor), rice bran oil, rice ceramide dan rice bran extract.

Semua ingredients tersebut, berfungsi untuk membuat kulit lebih tehidrasi, kencang dan halus.

Itu juga sebabnya cocok untuk pemilik kulit kering, yang ingin kulit wajahnya lebih cerah, supple dan mulus.

Wah, apakah kulitku akan berubah seperti moci setelah pakai ini?

Fyi: Di Jepang, produk ini juga mendapat penghargaan sebagai salah satu face mask terbaik versi @cosme pada tahun 2018 & 2019.

Jadi...paham kan betapa aku ngebet banget mau cobain ini. Apalagi di tahun 2019, dia menduduki posisi pertama dan meninggalkan Mediheal (yang juga disebut sebagai pakarnya sheet mask) di posisi kedua.

Produk ini juga tersedia dalam versi cowoknya.

Info Produk

Netto: 165 ml | 1 Pack = 10 sheet
Price: 650 ¥ (kalau jastip sekitar @150.000 IDR - @200.000 IDR)
Where to buy: eBay, Rakuten Global Market, Amazon, atau gampangnya jastip aja ya beb sama kenalan kalian yang ke Jepan. Di Instagram juga banyak yang buka jastip Jepang dan jual produk ini. Bisa di search via #openjastipjepang ya bok.

Packaging


Keseluruhan kemasaan dipenuhi oleh aksara Jepang (auk ah namanya apa). Jadinya untuk informasi deskripsi, ingredients, dll, aku benar-benar berkelana kesana-kemari. Ngga salah juga sih, karena kan memang dipasarkannya di sana.



Dalam satu plastik sachet, berlapis doff dan berwarna cream-biru ini terdapat sepuluh sheetmask. Itu sebabnya kemasaanya dapat dikunci lagi. Karena setelah segel dibuka, terdapat penutup berupa zip lock. Zip locknya juga sangat rapat dan mudah ngunci lho.

Secara keseluruhan, packagingnya berkualitas, sederhana dan jepang sekali. Apalagi ada ilustrasi seorang gadis, yang merupaka ikon dari produk-produk Ishizawa Lab.

Essence

Essencenya cukup kental dan berwarna putih. Dibilang milky juga ngga gitu pas sih kalau menurutku. Karena ngga creamy. Kayak air cucian beras, tapi kental.

Awalnya essencenya tuh greasy sekali lho diwajahku. Malah lengketnya parah. Entah karena ada pengaruh waktu seal di buka, setelah lembar kesekian jadi lebih enak peresapannya dan ngga lengket. Terakhirnya jadi keset.

Sheet

Lembarannya halus, tapi awalnya terasa agak kaku ketika digunakan. Namun, setelah beberapa detik kemudian semakin mudah dan cukup menurut ketika di rekatkan kewajah.

Yah, meskipun tidak yang menempel plek-ketimplek gitu. Tapi cukup rekat dan lengket. Tidak turun dan mudah melorot jatuh.


Ada feel rekat yang agak ketat sih menurutku.

Bentuk sheetnya agak beda dari umumnya. Bukan bulat ataupun oval, tapi seperti agak persegi sedikit. Karena bagian atas dan bawahnya ngga melengkung, melainkan rata.


Untuk detailnya, sekilas sih rasanya seperti agak sempit ya cuttingnya. Setelah aku rasa-rasa lagi sih pas. Meskipun untuk bagian mata, kayaknya lebih oke kalau gede dikit. Mungkin ini disesuaikan dengan mata orang jepang yang sipit ya. Bisa dipahami sih.

Lembarannya memiliki ketebalan yang pas. Tidak terlalu tebal, tapi juga nggak tipis-tipis amat.

Oia, daya serap sheetnya juga pas. Dia tidak membawa essence terlalu banyak, tidak juga sedikit. Sehingga sheetnya tidak cepat kering dan tidak banjir. Pas!

Fragrance

Walaupun tidak ada fragrance, produk ini seperti ada sensasi gas yang cukup nyegrak. Seperti alkohol atau mungkin aroma dari sake, barangkali ya?

Dari lembaran pertama sampai habis, aromanya beneran ngga bersahabat sih denganku.

Tapi awal-awal, di sheet pertama sampai kelima gitu deh, dia aroma asamnya kerasa. Terus, lembar selanjutnya kayak asam ada manisnya. Ngingatin sama aroma tape (LOL) bok.

How To Use

Pakainya sama seperti sheet mask pada umumnya ya. Setelah cleanser dan toner. Lalu gunakan masker ini. Disarankan digunakan selama 5 (lima) menit.

Dan aku baru tahu hanya disarankan lima menit, setelah maskernya habis. Soalnya aku sempat lihat ada yang review di IG dan katanya pakainya 15 menit, jadi aku ikutin deh (terus aja nyalahin orang Sar! Wkwk). Pantes jadinya greasy di aku, orang dipake 15 menit. Sar.. Sar..

Oia, karena greasy itu, aku seringnya pakai pas malam. Namun, diluar greasynya. Pakai sheet mask malam emang enak sih.

Dianjurkan juga kan? Sebab regenerasi kulit terjadi pada malam hari bukan?
Karena isinya juga ada banyak dalam satu kemasaan. Setelah seal dibuka, aku taruh dalam kulkas. Biar lebih sejuk pas dipakai dan essencenya lebih terjaga kualitasnya.

Performa

Sebelumnya, aku memang niat mau konsisten. Untuk menggunakan sheet mask ini secara berurutan setiap hari, selama sepuluh hari.

Tapi karena situasi dan kondisi ngga mendukung, jadinya makeknya lompat-lompat deh.

Jadi performa yang aku infoin disini bukan hasil pemakaian rutin selama sepuluh hari ya. Tapi hanya hasil pakai dari sheet pertama sampai habis.

Awalnya aku tuh merasa kayak nyesal dan kesel sih sama masker ini. Karena ya itu, greasy-nya itu lho. Wajahku jadi oily dan kucel malah jatuhnya. Padahal mah aku yang kelamaan makeknya kayaknya. Wkwk.

Lalu pakai lagi besoknya, dan greasynya masih. Oily juga mayan. Tapi ngga separah sebelumnya. Dan wajah ngga kucel gitu. Malah aku bisa merasakan skin tone jadi cerah dikit (dikit).

Lalu semakin digunakan, essencenya makin bersahabat dengan kulitku. Perlahan greasynya menurun dan perespaannya semakin oke.


Mulai di sheet ke-lima aku merasa wajahku jadi segeeer banget habis pakai sheet mask ini. Kulit juga mulai terasa lebih supple dan ngeplump gitu beb. Hidrasinya juga terasa. Untuk cerahnya ngga meningkat setiap sheetnya sih. Tapi emang membuat skintone stabil aja kecerahannya.

Conclusion

Jadiii...

Mungkin sheet mask ini agak-agak error awalnya di aku karena kesalahanku sendiri (lagi ngga denial >__<). Aku benar-benar buta dengan deskripsi produknya. Cari info sana-sini tapi ngga gitu pas juga kebenaraanya. Hihi.

Memang perlu sekali untuk memahami apa yang kita pakai, sekaligus menurunkan ekspektasi ketika menggunakan produk.

Diluar itu semua, Keana Nadeshiko Rice Mask ini tetap berhasil menutrisi kulitku. Ngga sampai yang jadi kayak moci sih. Tapi selama pakai ini, ngga kusam dan jadi senang elus-elus kulit wajah. Wajah jadi kenyal dan lembut.

Pros

Kemasaan praktis (10 sheet dalam pack) ngga gitu merasa "nyampah".

Ada zip lock, jadi tetap higienis (menurutkuuu).

Efek hydratingnya terasa.

Bikin kulit ebih supple dan plump.

Mampu mencerahkan kulit
Harga terjangkau.

Cons

Aromanya kurang menyenangkan.

Lumayan susah mendapatkannya.

Mengandung Sake, mungkin banyak yang kontra ya.

Repurchase?

Kalau ada kesempatan, pengen sih nitip sheet mask ini lagi. Juga penasaran dengan produk Ishizawa Lab lainnya.

Rate

3,5/5

XOXO

Madamabi___

Saturday, August 24, 2019

Review: Etude House 0.2mm Therapy Air Mask Sheet

August 24, 2019

Holla...

Walaupun bukan penggemar K-SkinCare, tapi untuk urusan sheet mask aku selalu penasaran dengan produk keluaran negri gingseng ini. Salah satunya adalah, Etude House 0.2mm Therapy Air Mask Sheet. 

Wednesday, July 31, 2019

Review: Citra Glow Recipe Juicy Sheet Mask | Green Tea + Yuzu Orange & Activated Charcoal + Pomegranate

July 31, 2019

Holla...

Siapa sih yang nggak kenal dengan brand satu ini? Yap, Citra. Sudah melegenda di Indonesia sebagai salah satu pelopor brand skincare lokal. Jika selama ini kita mengingat Citra dengan body lotion dan face creamnya. Sekarang mereka sudah merilis sheet mask juga lho. Baru aja launching beberapa waktu lalu.

Review: Mother Of Pearl My Lips But Prettier Skin Tint | 07 Pretty Bold

Okeh.. waktunya kita review lipennya mama ayang!! Dari awal kemunculan Mother Of Pearl, aku udah ngebatin "harus coba nih!". At ...